Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
STAF Ahli Bidang Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Bappenas Vivi Yulaswati mengungkapkan, Indonesia saat ini tengah memasuki masa bonus demografi. Hal itu berdasarkan hasil Sensus Penduduk (SP) 2020 yang mencatat jumlah penduduk usia produktif 15-64 tahun mencapai 70,72% atau sekitar 191 juta jiwa dari total 270,2 juta penduduk.
"Jumlah penduduk usia produktif ini yang terus meningkat tentunya menandakan bahwa Indonesia mulai masuk pada masa bonus demografi," ungkapnya dalam webinar Implikasi Hasil Sensus Penduduk 2020 Terhadap Kebijakan Pembangunan Kependudukan, Kamis, (4/2).
Untuk memaksimalkan bonus demografi tersebut, Vivi mengatakan, Indonesia harus memepercepat penyediaan lapangan kerja. Sehingga, visi Indonesia maju bisa tercapai di 2045 nanti.
"Percepatan penyediaan lapangan pekerjaan sangat diperlukan, agar keuntungan dari bonus demografi itu dapat dimanfaatkan maksimal," ucapnya.
Meski demikian, dia mengatakan bahwa upaya percepatan penyediaan lapangan kerja juga harus dibarengi dengan perancangan program pensiun. Mengingat, setelah masa bonus demografi maka akan muncul tantangan baru yakni tinggi penduduk berusia lanjut.
Baca juga : Money Mule, Tren Fraud dalam Sistem Pembayaran Digital RI
Agar tidak menjadi permasalahan di masa datang, program pensiun pun harus segera dirancang. Program pensiun juga menjadi bagian penting untuk memastikan kehidupan masyarakat setelah berhenti bekerja.
"Tentu dibarengi oleh pencanangan program lebih ramah lanjut usia, yang dapat menjamin taraf hidup lanjut usia setelah berhenti bekerja," kata Vivi.
Vivi menambahkan, hasil SP 2020 tidak jauh berbeda dengan proyeksi penduduk tahun 2015-2045 yang dilakukan Bappenas bersama BPS dan pemangku kepentingan lainnya. Pihak saat itu sudah susun dokumen RPJMN 2020-2024 dan juga visi 2045.
"Jadi berdasarkan proyeksi penduduk tersebut jumlah penduduk Indonesia pada tahun 2020 adalah 269,6 juta. Usia produktif Indonesia saat ini cukup besar mencapai 70% dan ini merupakan angka terbesar sejak Indonesia merdeka," tandasnya. (OL-7)
Hasil studi IHDC ini semakin memperkuat pentingnya peran berbagai pihak dalam memastikan pemenuhan gizi anak sejak dini.
Moody’s menahan rating Indonesia di Baa2. Pemerintah klaim ekonomi dan fiskal tetap kuat, defisit terjaga, Danantara dan MBG jadi tumpuan investasi.
Universitas Satya Negara Indonesia secara resmi mengukuhkan Prof. Dr. Yusriani Sapta Dewi, M.Si. sebagai Guru Besar Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik USNI.
PEMERINTAH menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memanfaatkan bonus demografi agar menjadi kekuatan pembangunan, bukan justru berubah menjadi persoalan sosial dan ekonomi
Potensi bonus demografi 2045 terancam gagal total jika usia produktifnya lumpuh akibat utang dan mentalitas instan.
Generasi muda perlu ruang untuk kembali merumuskan harapan dan arah masa depan.
Kemenperin terus meningkatkan upaya dalam mempersiapkan angkatan kerja yang kompeten dan siap bersaing di pasar kerja nasional maupun global melalui program pendidikan vokasi industri
Ke depan, tantangannya bukan hanya soal ketersediaan tenaga kerja, tetapi bagaimana memastikan kualitas dan konsistensi kinerja.
Keberadaan industri tidak boleh hanya berfokus pada aspek ekonomi dan teknologi. Itu juga harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar.
Shelter Indonesia umumkan transformasi melalui 'A New Shape of Shelter Indonesia'. Integrasikan SDM dan teknologi lewat platform Shelter+
Persoalan ketimpangan upah minimum antarwilayah masih menjadi PR di Indonesia.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Fauzan, mengatakan bahwa saat ini terdapat masalah besar yang perlu kita selesaikan yaitu budaya kerja ke luar negeri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved