Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
INOVASI sangat dibutuhkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Salah satu inovasi yang bisa diterapkan di sektor pertanian adalah pemupukan berimbang yang ramah lingkungan. Penyuluh pun diharapkan bisa mengajak petani menerapkan pemupukan berimbang.
Teknik pemupukan berimbang ini menjadi materi dalam kegiatan Mentan Sapa Petani Penyuluh (MSPP) yang diadakan Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Jumat (29/1), yang dilakukan dengan video telekonferensi dari di AOR BPPSDMP.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan inovasi dibutuhkan di sektor pertanian.
"Ilmu terus berkembang, teknologi semakin maju. Dan pertanian kita pun sudah measuk dalam era 4.0. Artinya, inovasi dan teknologi harus juga diterapkan dalam pertanian. Karena inovasi ini yang bisa membantu kita untuk meningkatkan produktivitas pertanian," katanya.
Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi, mengatakan salah satu teknologi yang penting untuk diterapkan saat ini adalah pemupukan berimbang.
"Pemupukan berimbang merupakan Pemberian pupuk ke dalam tanah dengan jumlah dan jenis hara sesuai dengan tingkat kesuburan tanah dan kebutuhan tanaman untuk mencapai hasil yang optimal," jelasnya.
Dedi Nursyamsi menambahkan, pemupukan berimbang diberikan berdasarkan karakteristik tanah.
"Dan tentunya sesuai kebutuhan tanaman untuk meningkatkan produksi tanaman, efisiensi pemupukan, meningkatkan pendapatan petani, dan mengurangi pencemaran lingkungan," ujarnya.
Dedi Nursyamsi menambahkan, peran penyuluh sangat dibutuhkan untuk menerapkan inovasi ini.
"Sebagai garda terdepan yang selalu mendampingi petani, penyuluh memiliki peran penting untuk mengajak petani menerapkan pemupukan berimbang. Penyuluh harus bisa meyakinkan petani jika cara ini efektif membantu meningkatkan produktivitas," katanya.
Sedangan narasumber kegiatan MSPP, A Kasno, peneliti utama Balitbang Kementan, mengatakan diperlukan perbaikan tanah sebelum dilakukan pemupukan.
"Hal ini harus dilakukan untuk meningkatkan kemampuan tanah memegang hara, efektivitas dan efisiensi pemupukan,” ujar A Kasno.
Menurutnya, pupuk anorganik diberikan ke tanah sesuai dengan status hara tanah dan kebutuhan tanaman. Selain itu, pemberian pupuk harus dilakukan dengan dosis yang tepat sesuai dengan status hara tanah, kebutuhan tanaman yang ditetapkan dengan uji tanah, dan rata-rata hasil dan diberikan pada saat tanaman memerlukan dalam jumlah banyak.
"Lokasi penempatan pupuk harus dilakukan di tanaman yang secara efektif mengakses hara dengan pupuk yang tepat jenisnya dan formula pupuk organic/an-organik sesuai kebutuhan tanaman dan kesuburan tanah," katanya lagi.
Kasno menjelaskan, konsep pemupukan berimbang yaitu Hara esensial 16 unsur Unsur hara makro: N, P, K, Ca,Mg, S Unsur hara mikro: B, Cu, Fe, Na, Mn, Mo, Zn, Ni, Cl Beneficial element: Si, Co, penemuan unsur-unsur hara sangat bermanfaat untuk tanaman sangat diperlukan.
"Manfaat menerapkan pemupukan berimbang diantaranya meningkatkan produktivitas dan mutu hasil tanaman, meningkatkan efisiensi pemupukan, meningkatkan kesuburan tanah & lestari, menghindari pencemaran lingkungan, jumlah pupuk lebih sedikit hasil tetap sama, hasil optimum petani untung," ujarnya.
Selain melalui pemupukan berimbang, inovasi bidang pertanian lainnya yaitu pemberian benih unggul bermutu, pengendalian OPT serta penanganan panen dan pasca panen.
Diharapkan dengan inovasi yang dilakukan di bidang pertanian dapat menjawab tantangan pertanian kedepan diantaranya Degradasi dan Penurunan Produktivitas Lahan, Konversi dan Fragmentasi Lahan, Kelangkaan/Keterbatasan Lahan Subur, Variabilitas dan Perubahan Iklim serta terbatasnya infrastruktur. (RO/OL-09)
Penyerahan bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian di Desa Alue Awe, Lhokseumawe, Aceh.
PEMPROV Bengkulu, akan menargetkan potensi peningkatan produksi gabah kering giling (GKG) mencapai 10 ribu ton per tahun dari total luasan lahan program cetak sawah pada 2026.
Pemprov Jateng siapkan mitigasi kekeringan dengan 123 juta liter air bersih dan optimalisasi 1.137 embung untuk amankan kebutuhan warga serta lahan pertanian.
Ancaman kekeringan akibat fenomena iklim global mulai terasa di Aceh, mendorong kalangan akademisi mengingatkan pentingnya strategi adaptasi bagi sektor pertanian.
Guru Besar IPB Prof Hermanu Triwidodo tawarkan solusi preemtif murah hadapi ledakan hama penggerek batang & wereng saat Godzilla El Nino 2026.
MENTERI Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyoroti lambatnya penanganan sawah terdampak bencana Sumatra saat meninjau langsung lokasi Kabupaten Padang Pariaman.
Sekretaris Perusahaan, Yehezkiel Adiperwira, menyebut keseimbangan antara operasional dan target iklim menjadi fokus utama perusahaan saat ini.
Sudaryono menyebutkan bahwa sejumlah negara telah menjalin komunikasi dengan pemerintah Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pupuk mereka.
Pemerintah terus memperkuat cadangan pangan nasional sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi dampak fenomena El Nino yang dapat mengganggu produksi dan distribusi pangan.
Pupuk Indonesia bersama Petronas Chemicals Group Berhad dan Brunei Fertilizer Industries resmi membentuk asosiasi produsen pupuk Asia Tenggara bernama SEAFA.
Harga pupuk jenis Urea non-subsidi kini bertengger di angka Rp450.000 per sak, naik dari harga sebelumnya Rp400.000. Tidak hanya itu, pupuk KCL turut merangkak naik ke Rp430.000 per sak.
Komitmen memperkuat efisiensi industri dan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG) mengantarkan PT Pupuk Indonesia (Persero) meraih sejumlah penghargaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved