Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TIGA indeks utama di AS serempak ditutup melemah pada perdagangan akhir pekan lalu Jumat (2/10), merespons berita Presiden Donald Trump dinyatakan positif Covid-19.
"Pasar akan menimbang dampak dari kondisi kesehatan presiden terhadap proses pilpres yang sedang berlangsung serta kelanjutan negosiasi paket stimulus baru," kata Head of Research NH Korindo Sekuritas Anggaraksa Arismunandar, Senin (5/10).
Setelah ditutup melemah -0,39% sepanjang pekan lalu, arah pergerakan IHSG minggu ini akan banyak dipengaruhi sentimen global terutama dari Amerika Serikat. Dari dalam negeri, rilis data Indeks Keyakinan Konsumen dan posisi cadangan devisa pada minggu ini juga akan menjadi faktor yang dinanti oleh para investor.
Beberapa faktor yang mempengaruhi sentimen pasar antara lain permintaan batu bara yang meningkat, membuat harga natu bara acuan (HBA) Oktober naik 3,2% menjadi US$ 51 per ton. Mulai pulihnya industri di Tiongkok serta industri baja dan otomotif Jepang ikut meningkatkan permintaan batubara global.
baca juga: IHSG Berpotensi Menguat Jangka Pendek
Sedangkan dari AS, pesanan baru untuk barang-barang AS berkurang hingga di bawah ekspektasi pada Agustus, meskipun pengeluaran untuk barang-barang telah membaik, yang menopang ekonomi pada kuartal tiga. Departemen Perdagangan AS mengatakan pada Jumat bahwa pesanan barang pabrik naik 0,7% setelah naik 6,5% pada Juli. (OL-3)
IHSG hari ini dibuka menguat 0,34% ke posisi 7.096,61 pada sesi pembukaan Rabu (29/4). Indeks LQ45 juga terpantau naik ke level 684,88.
IHSG ditutup melemah 0,48% ke level 7.072,39 pada Selasa (28/4/2026) akibat ketidakpastian konflik AS-Iran dan penantian hasil rapat FOMC The Fed.
IHSG Selasa (28/4) pagi dibuka menguat 0,31% ke posisi 7.128,47. Simak analisis pergerakan pasar modal dan indeks LQ45 selengkapnya di sini.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tetap memandang masa depan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dengan optimisme tinggi.
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia menutup perdagangan Senin (27/4) di zona merah.
IHSG Senin (27/4) pagi dibuka menguat 0,41% ke level 7.158,51. Simak analisis pergerakan pasar modal dan performa indeks LQ45 selengkapnya di sini.
IHSG diprediksi bergerak mendatar pekan ini (27-30 April 2026). Simak analisis Phintraco Sekuritas terkait dampak kebijakan The Fed, ECB, hingga BoJ.
Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) pekan ini terlihat begitu babak belur. Indeks menunjukkan pelemahan signifikan sebesar 6,61%.
IHSG hari ini Kamis (23/4/2026) melemah 0,69% ke level 7.489,82. Simak analisis sentimen global, harga minyak, dan dampaknya terhadap pasar modal Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved