Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 103 bank telah dilikuidasi selama kurun waktu 2006-2020, dari jumlah itu 102 merupakan bank perkreditan rakyat (BPR) dan sati bank umum.
Direktur Eksekutif Klaim dan Resolusi Bank Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Suwandi, mengatakan, Bank umum yang di likuidasi yakni Bank IFI yang dilikuidasi pada 2009 lalu. Sebelumnya, Bank IFI sudah masuk sebagai Bank Dalam Pengawasan Khusus (BDPK) pada 2002.
Sebaran BPR yang dilikuidasi hampir merata di setiap provinsi. Namun paling banyak ada di Jawa Barat, terdapat 36 bank yang dilikuidasi. Selain itu ada pula Sumatera Barat dengan jumlah BPR yang dilikuidasi sebanyak 15 BPR.
Adapun dampak terjadinya likuidasi pada bank bisa disebabkan oleh fraud (manipulasi) yang terjadi di lingkungan bank, baik pada bank, nasabah, atau pihak lain.
"Kinerja bank sebelum dilikuidasi pasti melalui proses yang berurutan tidak tiba-tiba. Diawali dengan gangguan awal, lalu pemburukan kinerja, permasalahan cashflow, gagal memenuhi kewajiban, lalu insolvency, dan terkahir terjadi bangkrut," kata Suwandi saat webinar Keberlanjutan Bisnis Bank Model Prediksi Tata Kelola yang diadakan LPPI, selasa (4/8).
Baca juga : Perbankan Sudah Salurkan Restrukturisasi Kredit Rp784,36 Triliun
Suwandi mengatakan setiap bank pasti memiliki laporan yang baik dan memiliki tren yang naik, klalu dilakukan pemeriksaan dan ditemukan fraud yang dilakukan komisaris hingga sekertaris.
Suwandi mencontohkan fraud ketika petinggi bank melakukan kredit fiktif sehingga dihitung sebagai kerugian yang menggerus modal. Laporan keuangan direksi yang berakibat penurunan kinerja bank sehingga ditetapkan sebagai BDPK.
"Salah satu jalan yang harus dilakukan BDPK ialah melaukan penambahan modal, jika tidak maka akan ditetapkan sebagai bank gagal (BG). Skema ini hapir terjadi di seluruh BPR yang kami tangani," ujar Suwandi.
Selain itu, Suwandi menegaskan laporan keuangan tidak bisa diprediksi, hanya menyajikan apa yang sudah terjadi. Sehingga laporan keuangan tidak memiliki korelasi dengan bangkrutnya bank. (OL-2)
PADA kuartal pertama 2026, pertumbuhan pembiayaan dan peningkatan kualitas portofolio mengantarkan PT Bank BTPN Syariah Tbk menorehkan kinerja positif.
RUPST SMBC Indonesia menyetujui pembagian dividen tunai 20% dari laba bersih 2025 dan mengangkat Emilya Tjahjadi sebagai Direktur baru.
Ketahanan Perbankan RI Tetap Kuat Hadapi Risiko Dampak Perang Timur Tengah
DI atas kertas, Indonesia hari ini terlihat kuat. Kita memiliki bantalan fiskal Rp420 triliun, nilai yang tidak hanya besar, tetapi juga menenangkan. Sebanyak Rp120 triliun di Bank Indonesia
Lupa password akun penting? Simak 7 cara praktis mengakses sandi yang tersimpan di HP Android, iPhone, hingga Laptop Windows dan Mac secara aman.
Sidang perkara kredit PT Sritex yang melibatkan mantan pejabat Bank DKI, Babay Farid Wajdi, membahas risiko perbankan dan prosedur mitigasi kredit bermasalah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved