Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PROSES penambahan modal bagi Bank Bukopin Tbk mendapatkan titik terang. KB Kookmin Bank, pemegang saham terbesar kedua di Bank Bukopin, telah menyetorkan dana segar ke Bank Bukopin.
Hal ini merupakan bagian dari komitmen Kookmin Bank guna mendukung penguatan likuiditas dan permodalan Bukopin. Bank asal Korea Selatan itu sebelumnya telah menyampaikan minatnya untuk menjadi pemegang saham pengendali (PSP) tunggal di Bukopin dengan meningkatkan kepemilikan sahamnya menjadi di atas 51%.
Saat ini, bank yang masuk urutan 10 bank terbesar di Asia itu baru memiliki 22% saham di Bank Bukopin. Kookmin akan masuk menambah modal Bukopin melalui mekanisme rights issue yang akan digelar perseroan. Direktur Operasi dan TI Bank Bukopin Adhi Brahmantya menuturkan, suntikan dana dari Kookmin Bank pada Bukopin merupakan pertanda positif di tengah lesunya sentimen pasar terhadap ekspansi bisnis dan perekonomian.
"Tentu hal ini adalah bukti bahwa akuisisi Kookmin Bank (terhadap Bank Bukopin) adalah langkah nyata dari optimisme terhadap Bank Bukopin," terang Adhi. Dengan langkah Kookmin itu, Adhi berharap nasabah akan makin yakin dengan Bukopin. Itu karena sinergi Kookmin Bank dengan Bukopin kian menguat dalam menopang pertumbuhan bisnis ke de pan.
Direktur Manajemen Risiko Bank Bukopin, Jong Hwan Han, yang merupakan direktur yang ditunjuk Kookmin Bank, menambahkan dalam waktu dekat Kookmin Bank akan merealisasikan keinginannya menjadi pemegang saham pengendali baru Bukopin dengan memenuhi proses dan ketentuan yang berlaku, baik di Indonesia maupun di Korea Selatan.
Adapun Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sejauh ini menyambut baik rencana Kookmin Bank itu. "Hal tersebut mencerminkan kepercayaan investor terhadap kinerja industri perbankan dan prospek perekonomian nasional," kata Deputi Komisioner Humas dan Logistik OJK Anto Prabowo.
Dukungan likuiditas
Terkait dengan upaya stabilisasi sektor keuangan dan pengelolaan likuiditas perbankan, OJK bersama Menteri Keuangan telah menandatangani Keputusan Bersama Nomor 265/KMK.010/2020 tentang Koordinasi Pelaksanaan Penempatan Dana dan Pemberian Subsidi Bunga dalam Rangka Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
Rencana pemberian bantuan likuiditas bagi bank yang membutuhkan dapat bisa segera terlaksana. Pada tahap awal, Kementerian Keuangan akan meminta kepada OJK daftar bank yang bisa menjadi bank peserta guna menyalurkan likuiditas yang ditempatkan pemerintah di bank tersebut.
Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan Rahayu Puspasari mengatakan tata cara kebijakan ini telah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 64 Tahun 2020. Puspa menjelaskan dana ini akan menjadi dukungan likuiditas untuk restrukturisasi kredit maupun pembiayaan atau memberikan tambahan kredit maupun pembiayaan modal kerja kepada usaha mikro, kecil, menengah (UMKM), dan koperasi.
Adapun kemarin saham-saham perbankan di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih mengalami tekanan jual akibat sentimen memburuknya ekonomi global dan menunggu kejelasan bank jangkar. (Ant/E-1)
PADA kuartal pertama 2026, pertumbuhan pembiayaan dan peningkatan kualitas portofolio mengantarkan PT Bank BTPN Syariah Tbk menorehkan kinerja positif.
RUPST SMBC Indonesia menyetujui pembagian dividen tunai 20% dari laba bersih 2025 dan mengangkat Emilya Tjahjadi sebagai Direktur baru.
Ketahanan Perbankan RI Tetap Kuat Hadapi Risiko Dampak Perang Timur Tengah
DI atas kertas, Indonesia hari ini terlihat kuat. Kita memiliki bantalan fiskal Rp420 triliun, nilai yang tidak hanya besar, tetapi juga menenangkan. Sebanyak Rp120 triliun di Bank Indonesia
Lupa password akun penting? Simak 7 cara praktis mengakses sandi yang tersimpan di HP Android, iPhone, hingga Laptop Windows dan Mac secara aman.
Sidang perkara kredit PT Sritex yang melibatkan mantan pejabat Bank DKI, Babay Farid Wajdi, membahas risiko perbankan dan prosedur mitigasi kredit bermasalah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved