Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT BTPN Syariah Tbk menyetujui penunjukan Hadi Wibowo sebagai Direktur Utama menggantikan Ratih Rachmawaty yang telah habis masa tugasnya.
Selain Ratih Rachmawaty, Mulia Salim dan Taras Wibawa Siregar juga telah menyelesaikan masa tugasnya sebagai direktur perseroan. RUPST kemudian mengangkat Fachmy Achmad yang sebelumnya merupakan Finance and Investor Relation Head perseroan, dan Dwiyono Bayu Winantio yang sebelumnya adalah Distribution Head Area 2 perseroan, masing-masing sebagai Direktur.
"Bergantinya kepengurusan di Dewan Direksi dari seluruh internal perseroan menggambarkan bahwa BTPN Syariah memiliki banyak talenta terbaik untuk membawa perusahaan naik ke kelas berikutnya” ungkap Direktur Kepatuhan merangkap Corporate Secretary Perusahaan Arief Ismail dalam keterangan tertulisnya,.
Adapun susunan Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah BTPN tidak mengalami perubahan.
RUPST juga menyetujui menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp347 miliar atau Rp45 per unit saham. Nilai dividen tunai itu setara 25% dari laba bersih tahun buku 2019.
"Perseroan juga mengalokasikan Rp20 miliar dari laba bersih sebagai cadangan umum sesuai dengan ketentuan UU perseroan terbatas," terang Arief.
Sementara susunan Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah BTPN tidak mengalami perubahan.
Tercatat, per 31 Desember 2019 total aset BTPN Syariah naik 27,8% menjadi Rp15,4 triliun dari tahun sebelumnya sebesar Rp12,0 triliun. Demikian juga dengan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang tumbuh sebesar 24,1% menjadi Rp9,4 triliun dibanding posisi Desember 2018 sebesar Rp7,6 triliun.
Sedangkan laba bersih setelah pajak mencapai Rp1,4 miliar atau tumbuh sebesar 45%. Perseroan juga membukukan pembiayaan sebesar Rp9 triliun atau tumbuh 23,7% dibanding periode sebelumnya Rp7,3 triliun.
Pembiayaan yang tumbuh itu, kata Arief, diikuti dengan catatan kualitas pembiayaan yang baik. Itu terlihat dari tingkat Non Performing Financing (NPF) yang terjaga di posisi 1,36%.
"Peningkatan jumlah pembiayaan dengan kualitas yang sehat dan terjaga adalag bukti kuat dari seluruh stakeholder dalam mewujudkan niat baik mereka," pungkas Arief. (E-1)
PADA kuartal pertama 2026, pertumbuhan pembiayaan dan peningkatan kualitas portofolio mengantarkan PT Bank BTPN Syariah Tbk menorehkan kinerja positif.
RUPST SMBC Indonesia menyetujui pembagian dividen tunai 20% dari laba bersih 2025 dan mengangkat Emilya Tjahjadi sebagai Direktur baru.
Ketahanan Perbankan RI Tetap Kuat Hadapi Risiko Dampak Perang Timur Tengah
DI atas kertas, Indonesia hari ini terlihat kuat. Kita memiliki bantalan fiskal Rp420 triliun, nilai yang tidak hanya besar, tetapi juga menenangkan. Sebanyak Rp120 triliun di Bank Indonesia
Lupa password akun penting? Simak 7 cara praktis mengakses sandi yang tersimpan di HP Android, iPhone, hingga Laptop Windows dan Mac secara aman.
Sidang perkara kredit PT Sritex yang melibatkan mantan pejabat Bank DKI, Babay Farid Wajdi, membahas risiko perbankan dan prosedur mitigasi kredit bermasalah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved