Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
GABUNGAN Pengusaha Makanan dan Minuman (Gapmi) memastikan stok bahan makanan dan minuman olahan bakal tercukupi hingga masa lebarean pada Mei Mendatang.
Hal itu dipastikan Ketua Umum Gapmi Adhi S Lukman usai mengikuti rapat bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Kamis (19/3). Hanya, kata Adhi, ada sedikit catatan mengenai kekurangan bahan baku seperti gula.
"Masih ada kekurangan dan pemerintah segera akan merilis izinnya karena ketersediaannya belum ada di dalam negeri dan produksi dalam negeri belum ada khususnya gula karena baru mulai pada akhir Mei," ujar Adhi.
Menurutnya, bila pemerintah enggan mengambil tindakan, maka stok gula akan mengalami kekurangan pada Juni mendatang. Akan tetapi, pemerintah menjanjikan ketersediaan gula akan cukup.
Terlebih saat ini fokus utama ialah untuk mengamankan ketersediaan dan kebutuhan dalam negeri di tengah pandemi Covid-19 (virus korona).
Baca juga : HIPMI Apresiasi Kementan Keluarkan RIPH Amankan Stok Bahan Pokok
"Saat ini memang untuk mengamankan ketersediaan," jelas Adhi.
Ia menambahkan, selain mengamankan kebutuhan, hal lain yang perlu diperhatikan pemerintah ialah persoalan distribusi barang. Kelancaran distribusi perlu dijamin pengambil kebijakan guna meyakinkan konsumen bahwa ketersediaan akan selalu ada.
"Ada sesekali serbuan produk yang memang terjadi dan sempat kosong di outlet. Tapi itu bukan karena ketersediaan, itu karena logistik, tidak ada persiapan. Oleh karena itu kami menegaskan kita tidak ada kekurangan pangan sama sekali," tutur Adhi.
Di kesempatan yang sama, Dewan Penasehat Himpunan Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Tutum Rahanta mengatakan, pihaknya juga meyakini kebutuhan pangan tidak begitu terdampak akibat Covid-19.
Menurutnya, barang yang paling terimbas ialah masker, hand sanitizer, dan sabun kesehatan yang sejatinya bukan barang pokok. Itu pun bukan berarti terjadi kelangkaan, akan tetapi keterlambatan distribusi karena ada pembelian yang tidak wajar.
"Kalau industri cukup, kita semua tenang. Yang terdampak langsung Covid-19 adalah kebutuhan yang bukan pokok seperti masker, hand sanitizer, sabun kesehatan. Ini memang sedikit ada keterlambatan di distribusi dan pemajangan produk," jelas Tutum.
Sekretaris Jenderal Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Solihin mengungkapkan, di tengah pandemi Covid-19, pihaknya akan melayani konsumen jauh lebih agresif ketimbang biasanya.
Dalam skenario terburuk pun, kata dia, peretail siap mengantarkan barang kebutuhan ke rumah konsumen. "Kami pastikan kami siap antar bila konsumen tidak bisa keluar rumah. Artinya, kita memang melakukan pemenuhan stok dan syukurnya tidak ada permasalahan jumlah stok," pungkasnya. (OL-7)
Di tengah kebutuhan memperkuat ketahanan pangan dan energi nasional, kolaborasi antara dunia pendidikan, pelaku usaha, dan pemerintah menjadi kunci untuk mendorong hilirisasi sawit.
PARTAI Keadilan Sejahtera (PKS) menyoroti penguatan ketahanan ekonomi, pangan, dan energi sebagai fondasi kemandirian nasional di peringatan puncak Milad ke-24.
Di tengah tantangan cuaca ekstrem dan meningkatnya salinitas lahan pesisir, budidaya padi biosalin terbukti menjadi solusi adaptif yang mampu menjaga produktivitas.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI melalui Program Lumbung Pangan di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) sukses panen raya, dengan potensi hasil mencapai 400 ton jagung.
Gerakan Percepatan Tanam Serentak di area persawahan Kelurahan Mulyorejo, Kota Malang, Jawa Timur.
PEMPROV Bengkulu, akan menargetkan potensi peningkatan produksi gabah kering giling (GKG) mencapai 10 ribu ton per tahun dari total luasan lahan program cetak sawah pada 2026.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved