Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEGIATAN operasional sistem pembayaran dan operasi moneter Bank Indonesia (BI) tetap berjalan normal sehubungan kondisi banjir di wilayah Jabodetabek pada 1 Januari 2020 serta pascakegiatan operasional BI pada Hari Raya Natal dan Akhir Tahun 2019.
Kelancaran kegiatan operasional dimaksud yakni layanan sistem pembayaran nontunai, layanan sistem pembayaran tunai, dan transaksi operasi moneter Rupiah dan valuta asing (valas)
Kepala Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko dalam keterangan resmi, Kamis (2/1), menerangkan layanan sistem pembayaran nontunai tetap normal. Hal itu didukung terjaganya kegiatan operasional sistem Bank Indonesia Real Time Gross Settlement (BI-RTGS) dan Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI).
Baca juga: Banjir Landa Jabodetabek, 74 Penerbangan Lion Group Terdampak
Begitu pula dengan layanan sistem pembayaran tunai (layanan kas) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam memperoleh uang Rupiah yang layak edar.
"Transaksi operasi moneter Rupiah dan valas didukung sistem Bank Indonesia Scripless Securities Settlement System (BI-SSSS) dan Bank Indonesia Electronic Trading Platform (BI-ETP) yang tetap terjaga, serta kegiatan operasional Jakarta Interbank Offered Rate (JIBOR) dan Indonia," jelasnya.
Guna mengantisipasi perkembangan kondisi cuaca, BI akan senantiasa berkoordinasi dengan perbankan dan lembaga/otoritas terkait lainnya untuk menjamin kelangsungan layanan sistem pembayaran nontunai dan tunai secara aman dan lancar bagi masyarakat.
"BI juga akan terus memastikan kegiatan operasi moneter serta pasar uang tetap berjalan lancar dan normal guna menjaga likuiditas dan stabilitas perekonomian," kata dia. (OL-2)
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sultra hingga 4 Mei 2026. Waspada banjir dan longsor.
SEJUMLAH anak sungai di bagian hulu DAS (Daerah Aliran Sungai) Batanghari) Jambi meluap dan membanjiri permukiman warga di Kabupaten Sarolangun dan Kabupaten Merangin.
Pemprov Jawa Barat menurunkan tim ke lokasi terdampak untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh
Banjir besar ini terjadi karena overflow air yang melampaui kapasitas kali setelah aliran air terhambat tumpukan sampah.
Volume sampah yang diangkut setiap harinya dari seluruh wilayah kecamatan mencapai puluhan ton
HUJAN deras yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara, pada Sabtu (18/4) sekitar pukul 16.15 WIB langsung melumpuhkan aktivitas di pusat Kota Tarutung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved