Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEPANJANG 2019, Perum Bulog telah menyalurkan sekitar satu juta ton beras kepada masyarakat.
Secara rinci, alokasi penyaluran terbesar masih dalam bentuk operasi pasar dan bantuan bencana alam yakni mencapai 491 ribu ton. Disusul untuk kebutuhan beras sejahtera (rastra) 353 ribu ton dan penjualan komersial sebanyak 200 ribu ton.
Volume tersebut dinilai masih sangat kecil mengingat stok pembuka perseroan pada awal tahun ini mencapai 2,1 juta ton. Ditambah serapan sepanjang 2019 mencapai 1,1 juta ton, perseroan sempat memiliki persediaan sampai 3,2 juta ton.
Dengan penyaluran yang telah dilakukan, Bulog masih menyimpan stok sekitar 2,1 juta ton.
"Pasar itu sedang jenuh. Stok di lapangan sangat banyak. Kami per hari hanya bisa menggelontorkan 3.000 ton. Padahal, perintah Kemendag itu 5.000 ton per hari," ujar Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog Tri Wahyudi Saleh di Kantornya, Jakarta, Selasa (3/12).
Melihat kondisi tersebut, perseroan pun mengusulkan penambahan alokasi pemberian beras kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).
Saat ini, melalui program tersebut, setiap KPM mendapat jatah beras sebanyak delapan kilogram (kg) per bulan.
Padahal, berdasarkan data Badan Pusat Statistik, kebutuhan beras per keluarga mencapai 30 kg per bulan.
"Kami usulkan ditambah jadi 20 kg per bulan. Sebanyak 10 kg dipasok dari Bulog. Itu sudah cukup untuk menyelamatkan stok Bulog saat ini," jelas Tri.
Sebagaimana diketahui, BUMN Pangan itu kini tengah mengalami kesulitan dalam penyaluran beras pasca ditutupnya program rastra.
Berdasarkan data Bulog, penyaluran rastra terus mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Pada 2015, jumlah rastra yang tersalur mencapai 3,26 juta ton. Turun menjadi 2,79 juta ton pada 2016 dan kembali merosot tipis ke 2,55 juta ton pada 2017.
Penurunan signifikan terjadi pada 2018 ketika penyaluran hanya 1,21 juta ton dan untuk tahun ini, pembagian rastra hanya ditetapkan 353 ribu ton.
Ketika, di sisi hulu, Bulog diwajibkan melakukan serapan hingga 1,5 juta ton, di hilir, pasarnya dikecilkan.
Hal tersebut akhirnya menjadi persoalan serius karena beras-beras yang ada di gudang berpotensi mengalami penurunan mutu atau kerusakan. (OL-8)
BADAN Usaha Milik Daerah (BUMD) pangan DKI Jakarta, PT Food Station Tjipinang Jaya memastikan pasokan beras ibu kota dalam kondisi aman.
Swasembada yang berhasil diraih Indonesia saat ini merupakan strategi yang sejak awal dirancanG oleh para pendahulu mulai dari Presiden Soekarno hingga saat ini Presiden Prabowo Subianto.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menilai dampak fenomena El Nino terhadap sektor di luar pertanian relatif terbatas.
Ketegangan geopolitik global yang dipicu konflik di Timur Tengah terus mempertebal kekhawatiran dunia terhadap stabilitas pangan.
Kementerian Pertanian menyebutkan stok cadangan beras pemerintah yang dikelola Perum Bulog stabil, saat ini mencapai 4,5 juta ton.
Perum Bulog mencatat realisasi serapan beras yang signifikan pada awal tahun ini. Hingga 5 April 2026, total beras yang berhasil diserap telah mencapai 1,7 juta ton.
ANGGOTA Komisi IV DPR RI Rina Saadah optimistis target swasembada pangan nasional pada 2029 dapat tercapai, didasari keberhasilan Indonesia dalam mencapai swasembada beras pada 2025.
Defiyan menekankan bahwa status swasembada hanya bisa diakui secara objektif jika secara faktual tidak ada lagi impor beras yang dilakukan oleh BUMN PT Badan Urusan Logistik (Bulog).
Minyakita laku keras di Pasar Gedhe Klaten karena harga terjangkau Rp15.700/liter. Pedagang berharap pasokan ditambah guna penuhi permintaan warga.
Perum Bulog Wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat menggandeng mitra untuk membuka kios RPK guna mengatasi kelangkaan Minyakita.
Meski stok melimpah, Mentan menekankan bahwa pemerintah tetap waspada terhadap tantangan eksternal, terutama dampak fenomena El Nino.
Kementerian Pertanian menyebut stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikelola Perum Bulog mencapai 4,5 juta ton sehingga ketahanan pangan nasional tetap terjaga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved