Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALAKajian Kemiskinan dan Perlindungan Sosial LPEM UI Teguh Dartanto mengungkapkan bahwa jika negara dan masyarakat hanya menjadi konsumen akan membuat tidak banyak nilai tambah yang terjadi di dalam negeri. Alhasil ketahanan pangan and keamanan pangan pun terkena imbasnya. Selain itu, kondisi demikian akan melemahkan inovasi dan perkembangan industri manufaktur yang rendah.
"Industri manufaktur tidak berkembang sehingga dalam jangka panjang akan bahaya terhadap pertumbuhan ekonomi," terangnya saat dihubungi Media Indonesia (12/1).
Untuk mengantisipasi hal tersebut, sektor produksi harus tetap ditingkatkan untuk bisa bersaing dengan negara lain dalam skala global.
Pada lingkup dalam negeri, pemerhati kebijakan publik/anggaran Yenny Sucipto mengungkapkan bahwa sistem pasar yang hanya menjadikan masyarakat sebagai konsumen berpotensi melahirkan struktur ekonomi yang oligarkis. Akibatnya, konsentrasi kekuatan ekonomi hanya pada segelintir orang dan menyuburkan prakter politik yang tidak demokratis.
Hal-hal ini dapat disebabkan karena perusahaan-perusahaan besar, serta korporasi-korporasi tertentu akan menjadi sebuah kekuatan tirani yang meminggirkan kedaulatan rakyat," terangnya.
Menurutnya, jika berpegang pada ideologi bangsa, sistem ekonomi harus memberikan jaminan bagi kesamaan seluruh rakyat . Hal itu sesuai dengan sila ke-4 dan ke-5 Pancasila.
"Artinya titik tolak dari konstitusi ekonomi adalah keinginan untuk menyediakan landasan bagi kebijakan ekonomi yang dapat mengadakan kesejahteraan dan kemakmuran seluruh rakyat," terangnya
Ia juga mengetengahkan bahwa sesuai Pasal 33 UUD 1945, substansi demokrasi ekonomi meliputi partisipasi seluruh masyarakat dalam proses produksi nasional dan turut menikmati hasil produksi nasional, serta kegiatan pembentukan produksi dan pembagian hasil produksi nasional. "Itu harus berlangsung di bawah pimpinan atau pemilikan masyarakat," tandasnya.
Ia juga mengutib Pasal 33 ayat (1) UUD 1945 yang menyatakan bahwa perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas kekeluargaan. Menurutnya, hal itu dapat diartikan bahwa perekonomian tidak boleh dibiarkan tersusun sendiri melalui mekanisme dan kekuatan pasar.
"Jika negara tidak bisa mengendalikan praktik oligopolistik dan monopolistik yang timbul akibat persaingan bebas maka akan melahirkan konsentrasi kekuatan ekonomi di tangan segelintir orang," tegasnya.
Menurutnya, negara harus memiliki legitismasi dan tindakan pengaturan dan pembatasan kebebasan usaha. Dengan kata lain, ekonomi kerakyatan harus bekerja di dalam suatau kerangka kelembagaan.
"Pemerintah perlu memberdayakan sektor usaha rakyat dan sektor usaha besar agar yang kecil dapat berkembang. Pemilik perusahaan memberdayakan para pekerjanya dapat ikut serta dalam pengelolaan perusahaan," pungkasnya. (OL-8)
Di tengah kebutuhan memperkuat ketahanan pangan dan energi nasional, kolaborasi antara dunia pendidikan, pelaku usaha, dan pemerintah menjadi kunci untuk mendorong hilirisasi sawit.
PARTAI Keadilan Sejahtera (PKS) menyoroti penguatan ketahanan ekonomi, pangan, dan energi sebagai fondasi kemandirian nasional di peringatan puncak Milad ke-24.
Di tengah tantangan cuaca ekstrem dan meningkatnya salinitas lahan pesisir, budidaya padi biosalin terbukti menjadi solusi adaptif yang mampu menjaga produktivitas.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI melalui Program Lumbung Pangan di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) sukses panen raya, dengan potensi hasil mencapai 400 ton jagung.
Gerakan Percepatan Tanam Serentak di area persawahan Kelurahan Mulyorejo, Kota Malang, Jawa Timur.
PEMPROV Bengkulu, akan menargetkan potensi peningkatan produksi gabah kering giling (GKG) mencapai 10 ribu ton per tahun dari total luasan lahan program cetak sawah pada 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved