Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Memiliki fungsi sebagai trade facilitator dan industrial assistance, Bea Cukai dituntut untuk dapat mendorong dan mendukung industri, baik industri kecil, menengah, dan besar, untuk dapat menjalankan proses bisnis dengan baik dan mengembangkan usaha. Hal ini agar volume dan nilai ekspor semakin meningkat yang pada akhirnya berdampak baik terhadap perbaikan perekonomian Indonesia.
Hal ini pun tercermin dari keikutsertaan Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Sulawesi Bagian Utara dalam pelepasan ekspor komoditas pertanian PT Royal Coconut, pada Jumat (20/09).
Kepala Kanwil Bea Cukai Sulawesi Bagian Utara, Cerah Bangun, beserta Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil dan Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Manado, Junaidi, melepas 6.947 ton komoditas pertanian berupa tempurung kelapa, fully, kopra expeller, cengkeh, dan biji pala, senilai Rp19,4 miliar.
Cerah Bangun menyebutkan pencapaian ekspor komoditas pertanian dari Sulawesi Utara naik drastis. “Tahun lalu hanya sekitar Rp106,7 miliar, sedangkan di tahun ini terhitung hingga September 2019 ekspor komoditas pertanian sudah mencapai Rp1 triliun. Kami berikan apresiasi sebesar-besarnya kepada petani dan pelaku usaha agribisnis di Sulawesi Utara," ungkapnya.
Ia pun mengungkapkan terlaksananya kegiatan ekspor tersebut merupakan bentuk sinergi yang baik antara semua pihak yang terlibat. Tidak hanya pemerintah saja tetapi juga kontribusi dari seluruh pelaku usaha.
Dengan visi dan semangat yang sama dari seluruh pihak terkait, ekspor ini dapat direalisasikan. Diharapkan dengan ekspor ini perekonomian Sulawesi Utara semakin maju dan sejahtera. (RO/OL-10)
Upaya penyelundupan hampir 40 ribu benih lobster di Bandara Juanda berhasil digagalkan. Pelaku gunakan modus baru dengan handuk basah, nilai mencapai Rp1 miliar.
Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama melakukan kunjungan kerja ke sejumlah kantor wilayah di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita enam barang dari Direktur Utama PT Sinkos Multimedia Mandiri, Faizal Assegaf, dalam penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan Bea Cukai.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan dengan menyita sejumlah barang bukti.
KPKĀ sedang mengevaluasi alasan ketidakhadiran para pengusaha tersebut pada pemanggilan pertama.
Kasus dugaan korupsi cukai yang menyeret oknum di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kementerian Keuangan (DJBC Kemenkeu) dinilai menjadi momentum penting.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved