Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH lukisan yang menceritakan tentang sejarah pembantaian Pulau Banda Neira oleh Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) terpampang di Pameran Karya Seni Rupa Images and It's Legends, yang berlangsung di Gedung The Energy, Sudirman, Jakarta. Lukisan berjudul 'Meneer' yang berarti tuan itu merupakan karya Alumni Institut Teknologi Bandung, Mangambar Arumsari.
Berbeda dengan karya lain yang lebih banyak menceritakan tentang kehidupan termasuk pengalaman pribadi, Arum justru mengambil tema sejarah Indonesia. Kecintaan Arum atas sejarah menjadi alasannya membuat karya tersebut.
Di atas kanvas berukuran 100x150 cm, Arum menuangkan kisah terkait pembantaian di Pulau Banda Neira dengan teknik alegori visual. Dalam lukisannya terlihat lima simbol yang menggambarkan pembantaian yakni buah pala, seekor lembu, seekor harimau, Gubernur Jenderal VOC Jan Pieterszoon Coen dan gambaran tengkorak lembu.
"Dari sini saya menggunakan teknik alegori visual, jadi setiap objek yang terlibat merepresentasikan konteks yang sudah ada sebelumnya, tapi kemudian saya jadikan menjadi narasi baru yaitu lakon dari peristiwa pembantaian di Pulau Banda," ucap Arum saat ditemui di lokasi pameran, Gedung The Energy, Jakarta, Senin (30/1).
Dijelaskan Arum, gambar buah pala pada lukisannya merupakan perwujudan dari penyebab pembantaian di Pulau Banda Neira. Saat itu, diketahui VOC memonopoli komoditas utama masyarakat Banda Neira yakni buah pala. Dari sana kemudian terjadi perlawanan masyarakat yang berakhir pembantaian oleh VOC.
Baca juga: Alumni FSRD ITB Unjuk Gigi Di Pameran Karya Seni Rupa ‘Images and It’s Legends’
Sementara, gambar lembu dan harimau pada lukisannya berangkat dari elemen simbolis gunungan jawa, yang melambangkan kebaikan dan kejahatan. Kebaikan dilambangkan oleh seekor lembu atau banteng jawa berwarna biru, sementara kejahatan dilambangkan oleh harimau dan biasanya berwarna merah.
"Di posisi tengah, saya menghadirkan wujud dari Jan Pieterszoon Coen dengan posisi seperti bercermin. Kalau seperti inikan melihatnya seperti king dalam kartu remi ya, nah itu lah yang ingin saya sampaikan bahwa tokoh Jan Pieterszoon Coen itu seperti tokoh King, yang mana dalam komposisi ini dia merupakan pemenangnya, atau dalang utama atau tokoh utama," jelas Arum.
Sementara untuk simbol tulang belulang dari lembu, Arum menjelaskan gambar ini memiliki makna kondisi Pulau Banda Neira saat itu yang sudah hancur, masyarakat pulau Banda Neira sudah dibantai dan hanya menyisakan sepertiga penduduk.
Pengerjaan lukisan itu berlangsung sekitar satu bulan. Ada pesan yang ingin disampaikan Arum melalui gambar ini kepada publik. Dia berharap masyarakat tidak melupakan sejarah perjuangan masyarakat Banda Neira.
"Saya ingin menyampaikan kisah dari pembantaian Pulau Banda Neira ini, untuk mendorong publik agar tidak melupakan sejarah, inilah yang terjadi," tukasnya.
Pameran Karya Seni Rupa Images and It's Legends merupakan kumpulan karya seni rupa dari para Alumni ITB. Pameran ini dapat disaksikan secara gratis di Gedung The Energy, Sudirman, Jakarta, mulai 30 Oktober - 5 November 2023. (M-4)
ITB terus memperluas jejaring internasional sebagai bagian dari strategi peningkatan reputasi global dan penguatan posisi menuju target World University Ranking 150.
Peneliti ITB Deni Suwardhi menekankan pentingnya teknologi visualisasi 3D dan BIM untuk dokumentasi serta rekonstruksi cagar budaya yang akurat.
ITB naik ke peringkat 351-400 Asia pada The Asia University Rankings 2026. Raih skor tertinggi di Indonesia untuk kategori Research Environment dan Industry.
Institut Teknologi Bandung (ITB) menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Prasetiya Mulya dalam penyelenggaraan Program Sarjana-Magister Terintegrasi (PSMT).
Sidang Terbuka Wisuda Kedua Tahun Akademik (TA) 2025/2026 ITB yang digelar di Sasana Budaya Ganesa (Sabuga) pada Jumat–Sabtu (17–18/4), menghadirkan lebih dari sekadar perayaan akademik.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, menegaskan bahwa pihaknya menyikapi serius terkait viralnya video HMT-ITB yang lecehkan perempuan.
Konferensi Asia-Afrika (KAA) 1955 di Bandung bukan sekadar nostalgia sejarah. Menurutnya, semangat tersebut merupakan agenda nyata yang tetap relevan untuk menjawab krisis global
Belanda mengembalikan tiga benda bersejarah kepada Indonesia. Ketiganya meliputi arca Dewa Siwa abad ke-13, batu berprasasti yang dikenal sebagai Prasasti Damalung, serta mushaf Al-Qur’an
PERAYAAN Imlek kini tidak lagi sembunyi-sembunyi. Imlek bahkan sudah menjadi bagian dari perayaan hari besar dan tradisi budaya masyarakat Indonesia yang multipluralis.
BPIP bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Perkumpulan Program Studi Pendidikan Sejarah Indonesia (P3SI) menyelenggarakan Seminar Nasional Sejarah Pancasila
Bonnie Triyana meresmikan pameran revolusi di Jakarta yang menghadirkan narasi baru sejarah kemerdekaan lewat karya seni dan perspektif kemanusiaan.
DI tengah pesatnya transformasi digital saat ini, pergeseran juga terjadi di ruang narasi sejarah. Kondisi tersebut membuat narasi sejarah bertransformasi di ruang digital.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved