Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Apabila Anda ingin memotong atau mengupas alpukat, pikirkan pisau mana yang harus digunakan. Pasalnya, bahan alat yang Anda gunakan sama pentingnya dengan ukurannya untuk menyelesaikan pekerjaan dengan benar.
Percaya atau tidak, menggunakan pisau logam untuk mengiris alpukat mungkin merupakan salah satu kesalahan dapur paling umum yang dilakukan tanpa disadari.
Melansir dari Tasting Table, situs makanan dan minuman, Sabtu (30/7), mengiris dengan pisau logam akan mempercepat kecokelatan buah alpukat yang bakal Anda simpan sisanya. Lain halnya jika Anda berencana untuk mengonsumsi seluruh alpukat sekaligus hari itu juga, mungkin tidak terlalu masalah. Karena pisau stainless steel (besi tahan karat) mengandung tembaga dan besi. Logam ini mengaktifkan enzim dalam alpukat yang menyebabkan daging buah menjadi cokelat dengan adanya oksigen.
Mengiris alpukat dengan pisau logam mempercepat proses pencoklatan, yang dapat menyebabkan alpukat menjadi busuk sebelum waktunya. Menurut ahli biokimia Anne Marie Helmenstine, Ph.D, proses ini disebut "oksidasi", dan itu terjadi ketika molekul atau atom terpapar pada tingkat oksigen yang meningkat dan mulai kehilangan elektron.
Untuk mencegah reaksi ini yang mengubah alpukat menjadi cokelat berbintik-bintik, Nick Stellino, koki selebritas dan pembawa acara "Storyteller in the Kitchen," merekomendasikan untuk memotong alpukat tersebut dengan pisau plastik atau keramik.
"Pencoklatan adalah reaksi alami yang akan terjadi dan tidak mungkin dihentikan. Namun, pisau logam, khususnya yang mengandung unsur tembaga dan besi, akan memulai proses pencoklatan sedikit lebih cepat daripada yang terbuat dari plastik atau keramik," katanya, seperti dikutip dari majalah Reader’s Digest. (M-4)
Fitur Nightography Samsung geser kamera profesional di kalangan atlet dunia. Simak rahasia foto malam hari yang tajam dan autentik di sini.
Tanda penuaan kini muncul sejak usia 20-an. Dokter ungkap penyebab utamanya dan cara mencegah kerutan dini akibat gaya hidup modern.
Eva Longoria ceritakan adaptasinya tinggal di Spanyol. Mulai dari meninggalkan budaya 'working lunch' yang stres hingga kerinduan pada makanan Meksiko.
Biaya hidup selangit dan tekanan mental membuat banyak orangtua milenial memilih memiliki satu anak.
Mulai dari kaset dianggap fosil hingga disket dikira ikon "Save" versi 3D, inilah kumpulan cerita kocak orangtua saat anak-anak mereka menemukan teknologi era 80-90an.
Gaya hidup warga Bekasi bergeser, olahraga kini jadi bagian lifestyle seiring hadirnya fasilitas sport dan wellness terintegrasi di pusat perbelanjaan.
Alpukat bisa mnjadi sumber lemak tak jenuh sehat untuk jantung, membantu menurunkan kolesterol, kaya vitamin E, C, dan K, baik untuk pencernaan dan menjaga kesehatan kulit.
Brain fog merupakan gambaran umum dari penurunan kemampuan kognitif yang kerap dipicu oleh stres, perubahan hormon, hingga efek pascainfeksi.
Riset terbaru menunjukkan menambahkan satu alpukat dan secangkir mangga ke diet harian dapat meningkatkan fungsi pembuluh darah pada orang dengan prediabetes.
Buah dan sayuran merupakan sumber serat harian yang sangat dibutuhkan tubuh untuk memastikan saluran cerna tetap berfungsi optimal meskipun frekuensi makan berkurang.
Studi terbaru mengungkap masa depan budidaya alpukat di India. Meski permintaan tinggi, perubahan iklim dan emisi karbon mengancam keberlanjutan panen.
Buah ini memiliki daging lembut berwarna hijau kekuningan dengan tekstur creamy dan cita rasa gurih khas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved