Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SOSIS merupakan bahan makanan yang banyak digemari karena bisa menjadi stok frozen food di rumah. Saat ini, banyak jenis dan merek sosis yang beredar di pasaran.
Namun tahukah Anda bagaimana awal mula sosis dibuat?
Dilansir dari A Global History, by Gary Allen, sosis muncul karena kebiasaan nenek moyang manusia yang hidup dari berburu daging hewan. Namun, ukuran daging hewan yang besar dan sifatnya yang mudah rusak menjadi sebuah masalah.
Mereka terus mencari cara untuk mengatasinya. Awalnya, mereka mengeringkan daging serta menambahkan garam untuk membuat daging tahan lama. Akhirnya, bangsa Mesir mulai menemukan cara baru, yaitu daging dimasukkan ke dalam sebuah tempat dan dibakar.
Inilah yang menjadi asal mula terbentuknya sosis. Hingga kini, sosis digemari banyak orang dan sudah bisa ditemukan di mana-mana, tentunya termasuk di Indonesia.
Salah satu sosis premium juga turut mewarnai pasaran Indonesia adalah Hanzel. Diracik dengan rempah-rempah yang menggugah selera, sehingga tanpa tambahan bumbu pun, Sosis Hanzel sudah nikmat dikonsumsi.
Baca juga: Simak, 5 Tempat Kuliner Ini Wajib Dicoba Jika Ke Buah Batu Bandung
“Sosis Hazel diolah dari daging sapi unggulan yang berkualitas, kemudian langsung diproses untuk menjaga kualitas dan kesegaran daging. Dengan kemasan yang aman dan diantar dengan mobil berpendingin atau cold chain agar kualitas sosis tetap terjaga,” ungkap GM Sales and Marketing PT Sumber Prima Anugrah Abadi Audiany Sari dalam keterangan resminya pada Sabtu (16/4).
“Sosis ini secara gizi pangan dan convenience-in-cooking sangat tepat untuk membantu konsumen kami mendapatkan experience yang beda daripada yang lain. Kami ingin inovasi kami menjadi kebanggaan konsumen saat menyajikan masakannya. Baik untuk sendiri maupun untuk keluarga atau teman,” tambahnya.
Hanzel, sambung Audiany, juga menyediakan berbagai produk olahan daging dengan varian yang unik dan belum pernah ada sebelumnya, membuatnya sangat mudah diolah dan tidak membosankan. Cukup dengan cara penyajian pan-fry, sudah memberikan sebuah kenikmatan rasa yang lezat. (R-3)
Konferensi Asia-Afrika (KAA) 1955 di Bandung bukan sekadar nostalgia sejarah. Menurutnya, semangat tersebut merupakan agenda nyata yang tetap relevan untuk menjawab krisis global
Belanda mengembalikan tiga benda bersejarah kepada Indonesia. Ketiganya meliputi arca Dewa Siwa abad ke-13, batu berprasasti yang dikenal sebagai Prasasti Damalung, serta mushaf Al-Qur’an
PERAYAAN Imlek kini tidak lagi sembunyi-sembunyi. Imlek bahkan sudah menjadi bagian dari perayaan hari besar dan tradisi budaya masyarakat Indonesia yang multipluralis.
BPIP bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Perkumpulan Program Studi Pendidikan Sejarah Indonesia (P3SI) menyelenggarakan Seminar Nasional Sejarah Pancasila
Bonnie Triyana meresmikan pameran revolusi di Jakarta yang menghadirkan narasi baru sejarah kemerdekaan lewat karya seni dan perspektif kemanusiaan.
DI tengah pesatnya transformasi digital saat ini, pergeseran juga terjadi di ruang narasi sejarah. Kondisi tersebut membuat narasi sejarah bertransformasi di ruang digital.
Rudianto tidak membeli ikan dari pasar besar yang telah melalui rantai distribusi panjang. Ia menjemput bola langsung dari tangan para nelayan lokal.
Keberlanjutan dalam dunia kuliner dimulai dari pemilihan bahan baku yang sadar dan transformasi menu.
HARRIS Hotel & Conventions Festival Citylink Bandung menghadirkan promo kuliner Beyond Plates dengan menu lokal, Chinese, dan Western spesial HUT ke-30 Ascott.
Bold flavor menjadi tren kuliner utama yang mengedepankan rasa tajam, pedas, dan rempah kuat. Simak pengaruhnya pada industri makanan saat ini.
EKSPLORASI rasa menjadi hal yang semakin digemari para pencinta kuliner di Tanah Air. Saat ini, bold flavor menjadi salah satu tren rasa kekinian yang digemari masyarakat Indonesia.
Pada kesempatan itu juga diadakan sesi percobaan hasil olah daging (food tasting session).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved