Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
INSINYUR Belanda Lodewijk Frederik Otten (Lou Ottens), yang dianggap sebagai penemu kaset audio dan membantu menciptakan CD, meninggal, pada usia 94 tahun, pekan lalu. Prosesi pemakamannya dilakukan Jumat (13/3).
Ottens yang pernah bekerja di Philips, membuat kaset musik benar-benar portabel untuk pertama kalinya dan memungkinkan para penggemar musik bisa menyusun lagu-lagu favorit mereka.
Lebih dari 100 miliar kaset telah diproduksi di seluruh dunia pada masa kejayaannya dari tahun 1960-an hingga 1980-an. Belakangan para musikus juga mulai kembali melirik kaset untuk merekam dan memproduksi karya mereka.
"Kami semua sedih mendengar tentang meninggalnya Lou Ottens," kata Olga Coolen, direktur Museum Philips di Eindhoven, dalam sebuah pernyataan yang dirilis AFP. Menurut pihak Philips, dia meninggal pada 6 Maret di Desa Duizel dekat perbatasan Belgia.
Lahir pada tahun 1926 di kota Bellingwolde di Belanda, Ottens menunjukkan ketertarikannya pada teknologi di usia muda saat negaranya diduduki Nazi Jerman dalam Perang Dunia II.
“Dia membangun radio untuk menerima dengan antena khusus yang dia sebut "Filter Jerman" karena dapat menghindari pelacak sinyal Nazi,” lapor surat kabar Belanda NRC.
Ottens bergabung dengan Philips setelah belajar teknik di universitas tempat dia dan timnya mengembangkan perekam pita portabel pertama di dunia. Saat itu, dia frustrasi karena gulungan pita nya terlampau besar yang membutuhkan penggulungan manual. Oleh karena itu, dia kemudian menciptakan kaset pada tahun 1962.
"Kaset itu diciptakan karena kesal tentang alat perekam yang ada, sesederhana itu," kata Ottens seperti dikutip oleh NRC dalam satu wawancara.
Ottens kemudian mengawasi tim yang mengembangkan compact disc yang kemudian diproduksi oleh Philips dan raksasa elektronik Jepang Sony. “Lebih dari 200 miliar CD telah diproduksi,” kata Philips.
Setelah melewati masa kejayaannya, kaset menikmati kebangkitan akhir-akhir ini. Menurut Nielsen Music, penjualan album kaset di AS tumbuh 23% pada 2018, melonjak dari 178 ribu keping tahun sebelumnya menjadi 219 ribu.
Dicoding kembali menggelar ajang tahunan bergengsi, Dicoding Developer Conference (DDC) 2026.
BRICS Industrial Innovation Contest 2026 resmi dibuka di Jakarta. Ajang ini menjadi peluang inovator Indonesia menembus pasar internasional dan memperkuat ekonomi.
Pemerintah Norwegia akan ajukan RUU larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun demi lindungi kesehatan mental dan membatasi pengaruh algoritma pada anak.
PT Data Labs Analytics (datalabs.id) berhasil meraih penghargaan 2026 Google Cloud Partner of the Year Award for Country: APAC-Indonesia atas pencapaiannya dalam ekosistem Google Cloud.
Menanti kehadiran Motorola Edge 70 Pro. Simak bocoran spesifikasi gahar, prediksi performa, dan fitur canggih yang akan dibawa flagship ini.
Prof Harris menegaskan pentingnya melampaui dogma hukum klasik dan mendorong algoritma dapat digugat secara hukum demi keadilan korban
Belanda mengembalikan tiga benda bersejarah kepada Indonesia. Ketiganya meliputi arca Dewa Siwa abad ke-13, batu berprasasti yang dikenal sebagai Prasasti Damalung, serta mushaf Al-Qur’an
Dalam kegiatan ini, Vivienne bersama tim ahli lainnya turut memberikan wawasan mengenai bagaimana benda-benda ini menggambarkan perjalanan budaya yang kaya di Batam dan sekitarnya.
Punya rencana liburan yang berbeda dari biasanya? Mengunjungi museum olahraga di berbagai penjuru dunia bisa jadi pilihan liburan yang tak hanya menghibur, tetapi juga penuh dengan sejarah.
UPAYA segera menindaklanjuti proses repatriasi sejumlah benda bersejarah ke tanah air merupakan bagian penting dalam pembangunan sektor kebudayaan nasional.
Pengetahuan tentang kriteria sebuah warisan zaman dulu dapat diklasifikasikan sebagai cagar budaya masih minim di tengah masyarakat Indonesia.
Pada Juli lalu, kolektor seni asal Australia, Michael Abbot telah menghibahkan enam lembar Al-Quran tulis tangan abad ke 17 kepada Museum Negeri NTB.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved