Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ANAK yang memiliki pengalaman masa kecil yang tidak menyenangkan cenderung memiliki masalah mental di kemudian hari. Mereka, kemungkinan besar akan menderita depresi atau kecemasan serta akan memiliki tingkat kesejahteraan yang lebih rendah.
Demikian dilansir dari Medical Xpress pada Selasa (24/11), berdasarkan penelitian Profesor Otak, Keamanan dan dilakukan oleh Anne-Laura van Harmelen, seorang profesor Otak, Kesehatan, dan Ketangguhan Mental di Leiden University, Belanda. Penelitiannya menunjukkan jika anak yang memiliki masa kecil tidak menyenangkan dapat memiliki ketahanan mental yang lebih kuat jika memiliki hubungan persahabatan yang bagus. Masa kecil yang tidak menyenangkan itu bisa diakibatkan perceraian orang tua, pelecehan, ataupun karena masalah keuangan dan psikologis di keluarga.
Pada penelitiannua, Van Harmelen dan tim mewawancarai lebih dari 1.200 kaum muda berusia 14 dan 17 tahun, serta mewawancarai salah satu pengasuh mereka, termasuk ibu, mengenai masa kecil dan kondisi mental anak-anak muda itu.
"Kami melihat bahwa ketangguhan mental yang lebih bagus ternyata berkorelasi dengan kualitas persahabatan yang lebih baik. Hal ini bahkan lebih terlihat pada remaja usia 14 tahun daripada remaja usia 17tahun,” ujar Van Harmelen.
Korelasi persahabatan dengan ketangguhan mental diperkuat dengan penelitian lebih memdalam Van Harmelen terhadap perubahan dalam persahabatan dan ketahanan mental berdasarkan cerita remaja antara usia 14 tahun dan 17 tahun. Saat mereka mengungkapkam jika ketahanan mental remaja meningkat suatu periode, terlihat pula adanya hubungan persahabatan yang kuat pada periode itu. Hal sebaliknya juga terjadi.
Dari hasil tersebut, Van Harmelen mengatakan penting untuk tidak meremehkan kontak sosial bagi remaja. Isolasi sosial karena pandemi covid-19 dapat menimbulkan efek jangka panjang pada rentanya ketahanan mental remaja. Orang tua harus berbuat lebih banyak untuk mendorong remaja melakukan kontak sosial serta perlu untuk membangun ketahanan mental pada remaja, terutama pada remaja yang memiliki masa kecil yang tidak menyenangkan. (Yulia Kendriya Putrialvita/M-1)
Studi terbaru Pew Research Center mengungkap alasan di balik penggunaan media sosial oleh remaja. Dari hiburan di TikTok hingga koneksi di Snapchat, simak dampaknya.
Roblox resmi membuka Teen Council Asia 2026. Remaja Indonesia usia 14-17 tahun diajak berkontribusi dalam keamanan digital. Simak syarat dan cara daftar.
Gagal ginjal kini banyak menyerang usia muda akibat pola hidup tidak sehat. Kenali gejala, penyebab, dan cara mencegahnya sejak dini agar tidak berujung cuci darah.
Roblox ajak remaja Indonesia usia 14-17 tahun gabung Teen Council Asia. Simak syarat, jadwal pendaftaran, dan misi keamanan digital di sini.
PkM melibatkan guru Bimbingan dan Konseling (BK) SIJB untuk pencegahan dan penanganan segera bagi siswa yang menunjukkan adanya permasalahan.
Guru Besar FKUI Prof. Agus Dwi Susanto menekankan pentingnya edukasi berkelanjutan untuk mencegah penggunaan vape pada remaja di tengah masifnya promosi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved