Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ORANG yang mengisi waktu luang di rumah dengan menonton akuarium dipercaya dapat meningkatkan kesehatan dan ketenangan yang pada akhirnya dapat berdampak pada kesejahteraan.
Sebab kegiatan itu berpengaruh pada kesehatan fisik dan mental seseorang.
Sebuah studi yang dikerjakan para ahli Akuarium Laut di Universitas Plymouth dan Universitas Exeter menilai bahwa fisik dan mental seseorang memiliki tingkat tanggapan yang berbeda tergantung jumlah ikan.
Semakin banyak ikan di akuarium maka penurunan tekanan darah dan detak jantung akan semakin signifikan.
Oleh karena itu, jumlah ikan yang banyak dalam akuarium mampu membuat orang semakin fokus pada sebuah perhatian. Mereka juga lebih piawai dalam memperbaiki suasana hatinya.
Baca juga: Ini Daftar Tanaman yang Bisa Hidup di Aquascape
Pelajar sekaligus peneliti, Deborah Cracknell mengatakan bahwa temuan itu sangat penting dalam studi pertama di bidangnya ini.
"Tangki ikan atau pajangan sering dikaitkan dengan upaya menenangkan pasien di ruang operasi dokter dan ruang tunggu gigi.
Studi ini, untuk pertama kalinya, memberikan bukti kuat bahwa 'dosis' paparan pemandangan bawah air sebenarnya dapat memiliki dampak positif pada kesejahteraan manusia," tuturnya, seperti dilansir Sciencedaily.
Adapun studi ini sendiri dilakukan di sebuah wahana akuarium besar berkapasitas 550.000 liter. Jenis ikan di dalamnya sangat beragam tentu tak terhitung jumlahnya.
Baca juga: Atasi Stres dengan Meningkatkan Kualitas Tidur
Tekanan darah orang yang menjadi partisipan penelitian ini berkorelasi dengan jumlah ikan yang ditambahkan secara bertahap.
"Penelitian kami menunjukkan akuarium dan ikan dapat menawarkan sejumlah manfaat yang sebelumnya belum ditemukan.
Dalam masa stres kerja yang lebih tinggi dan kehidupan perkotaan yang padat, mungkin akuarium bisa masuk dan menjadi oasis ketenangan dan relaksasi," imbuh Sabine Pahl, ahli psikologi yang terlibat penelitian ini. (M-1)
Penelitian terbaru mengungkap sensasi "mistis" di gedung tua sering kali disebabkan oleh infrasonik dari pipa dan ketel uap, bukan makhluk halus.
Studi terbaru mengungkap ingatan manusia tidak akurat dalam melacak konsumsi alkohol. Simak mengapa catatan harian lebih efektif dibanding kuesioner medis biasa.
DI tengah tuntutan efisiensi dan produktivitas, perusahaan semakin mengandalkan pendekatan berbasis data dalam mengelola sumber daya manusia (SDM).
Pendekatan yang terlalu keras atau sepihak untuk membatasi penggunaan medsos justru berisiko membuat anak memberontak.
Studi PISA dan data global menunjukkan kemampuan kognitif Gen Z menurun di beberapa aspek. Apa penyebabnya dan keunggulannya?
Mengapa emosi bisa berujung kekerasan? Psikolog UGM & UI jelaskan peran Amigdala vs Prefrontal Cortex serta cara mencegah perilaku impulsif.
Di sejumlah gedung perkantoran premium, akuarium mulai diintegrasikan dalam desain ruang, terutama di area lobi, ruang tunggu, hingga ruang eksekutif.
Anak-anak dapat bertemu dan berinteraksi dengan Captain JAQS dan terlibat dalam petualangan seru mencari harta karun dalam Pirate’s Quest.
BXSea akan menjadi tempat edukasi bagi masyarakat untuk mengenal biota air beserta kehidupan di bawah laut
Tiki Toss merupakan permainan menantang dengan lawan main untuk melewati rintangan jaring, papan seluncur bergetar sambil melempar ring toss.
Polisi mengatakan telah terjadi kerusakan luar biasa. Video pun menunjukkan tangki kosong dengan air mengalir ke lobi hotel.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah mengembangkan Marine Aquarium Education Center atau Pusat Pendidikan Akuarium Laut di Pangandaran, Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved