Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENELITIAN terbaru Sleep Laboratory di Swansea University menunjukkan bahwa menceritakan mimpi dan mendengarkan cerita mimpi orang lain dapat membantu meningkatkan tingkat empati Anda. Dalam penelitian juga ditemukan bahwa ketika orang yang mendiskusikan mimpi mereka secara signifikan mampu meningkatkan empati pendengarnya.
Seperti dikutip dari artikel yang ditulis oleh profesor psikologi Swansea University Mark Blagrove di The Conversation, peneliti melibatkan orang-orang dengan cara berpasangan. Seperti orang yang sudah memiliki hubungan atau teman. Kemudian diuji tingkat empati mereka satu sama lain. Peneliti menggunakan kuesioner empati dengan pernyataan bagi peserta untuk setuju atau tidak setuju dengan beberapa daftar contohnya adalah mengenai kemampuan melihat sudut pandang teman dan kemampuan mengerti apa yang dilalui teman.
Satu anggota dari masing-masing pasangan kemudian berbagi dan mendiskusikan satu atau lebih dari satu mimpi mereka dengan anggota pasangan yang lain, elama periode dua minggu. Kedua orang kemudian mengisi kuesioner empati lagi setelah setiap diskusi mimpi. Ditemukan bahwa orang yang mendiskusikan mimpi mereka secara signifikan meningkatkan empati terhadap orang yang berbagi mimpi mereka.
Penelitian juga menunjukkan terlibat dengan fiksi sastra, yang mencakup film dan drama juga dapat meningkatkan empati seseorang. Ini karena Anda bisa memahami dunia yang digambarkan dan mengambil perspektif karakter.
Para peneliti percaya bahwa mimpi bertindak dengan cara yang sama, sebagai bagian dari fiksi. Jadi ketika mimpi itu dieksplorasi oleh si pemimpi, dan oleh orang-orang yang berbagi dengannya maka itu akan menimbulkan empati tentang keadaan kehidupan si pemimpi. Aspek bercerita dari berbagi mimpi membantu dalam hal ikatan sosial. (M-1)
Jeni memang tercatat sebagai pemegang gelar Puteri Indonesia Riau 2024. Namun, posisi tersebut dinilai membawa tanggung jawab besar.
Studi Herbalife mengungkap 88 persen konsumen Indonesia rutin konsumsi suplemen, namun banyak yang belum memahami dosis aman dan risiko interaksi obat.
Kenali perbedaan bakteri, virus, jamur, dan protozoa serta cara efektif memutus rantai penyebaran kuman demi menjaga kesehatan tubuh.
Menjelang Hari Buruh, laporan Indonesia Health Insights Q2 2026 mengungkap telekonsultasi mampu tangani 95 persen kasus medis dan tekan biaya kesehatan hingga 15 persen.
Sering memangku laptop? Hati-hati, kebiasaan ini bisa memicu gangguan kulit, masalah kesuburan, hingga nyeri punggung. Simak penjelasan medis dan tips aman.
Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan kembali menorehkan prestasi membanggakan ditingkat nasional dengan meraih penghargaan sebagai Kota Unggul dalam Inovasi ibu dan anak.
Penelitian terbaru mengungkap sensasi "mistis" di gedung tua sering kali disebabkan oleh infrasonik dari pipa dan ketel uap, bukan makhluk halus.
Studi terbaru mengungkap ingatan manusia tidak akurat dalam melacak konsumsi alkohol. Simak mengapa catatan harian lebih efektif dibanding kuesioner medis biasa.
DI tengah tuntutan efisiensi dan produktivitas, perusahaan semakin mengandalkan pendekatan berbasis data dalam mengelola sumber daya manusia (SDM).
Pendekatan yang terlalu keras atau sepihak untuk membatasi penggunaan medsos justru berisiko membuat anak memberontak.
Studi PISA dan data global menunjukkan kemampuan kognitif Gen Z menurun di beberapa aspek. Apa penyebabnya dan keunggulannya?
Mengapa emosi bisa berujung kekerasan? Psikolog UGM & UI jelaskan peran Amigdala vs Prefrontal Cortex serta cara mencegah perilaku impulsif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved