Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Google menyatakan telah membuat terobosan dalam penelitian komputasi kuantum. Prosesor kuantum eksperimental Google diklaim telah menyelesaikan suatu perhitungan hanya dalam beberapa menit, yang jika dilakukan superkomputer tradisional dapat memakan tempo ribuan tahun.
Temuan itu, yang diterbitkan Rabu (23/10) di jurnal ilmiah Nature, menunjukkan bahwa "percepatan kuantum dapat dicapai dalam sistem dunia nyata dan tidak dihalangi oleh hukum fisika tersembunyi," tulis para peneliti.
Komputasi kuantum adalah teknologi yang baru lahir dan terbilang rumit, untuk akselerasi pemrosesan informasi. Komputer kuantum suatu hari mungkin akan merevolusi tugas-tugas yang biasanya memakan waktu bertahun-tahun bagi komputer yang ada, termasuk berburu obat-obatan baru dan mengoptimalkan perencanaan kota dan transportasi.
Teknik ini bergantung pada bit kuantum, atau qubit, yang dapat memasukkan nilai data nol dan satu -bahasa komputasi modern- secara bersamaan. Perusahaan teknologi besar termasuk Google, Microsoft, IBM dan Intel selama ini memang rajin mengejar teknologinya.
"Benda-benda kuantum dapat berada di banyak tempat pada saat yang bersamaan," kata Chris Monroe, seorang ahli fisika Universitas Maryland yang juga merupakan pendiri IonQ startup quantum. "Aturannya sangat sederhana, mereka hanya membingungkan."
Temuan Google, bagaimanapun, sudah menghadapi sangkalan dari peneliti industri lain. Versi kertas Google bocor secara online bulan lalu dan para peneliti melihat sekilas sebelum diturunkan.
IBM dengan cepat mempermasalahkan klaim Google bahwa ia telah mencapai "supremasi kuantum," sebuah istilah yang merujuk pada momentum ketika komputer kuantum dapat melakukan perhitungan yang tidak dapat diselesaikan oleh komputer tradisional dalam masa pakainya.
Bocoran dokumen Google menunjukkan bahwa prosesor kuantumnya, Sycamore, menyelesaikan perhitungan dalam tiga menit dan 20 detik - dan bahwa dibutuhkan superkomputer tercepat di dunia 10.000 tahun untuk melakukan perhitungan yang sama.
Walakin, para peneliti IBM mengatakan bahwa Google meremehkan superkomputer konvensional, yang disebut Summit, dan mengklaim Summit sebenarnya bisa melakukan perhitungan dalam 2,5 hari. Summit dikembangkan oleh IBM dan berlokasi di Oak Ridge National Laboratory di Tennessee.
Google belum mengomentari klaim IBM.
"Tonggak sejarah supremasi kuantum yang diduga dicapai oleh Google adalah langkah penting dalam pencarian komputer kuantum praktis," John Preskill, seorang profesor Caltech yang awalnya menciptakan istilah "supremasi kuantum", menulis dalam sebuah kolom setelah kertas tersebut bocor.
Ini berarti penelitian komputasi kuantum dapat memasuki tahap baru, tulisnya, meskipun efek signifikan pada masyarakat "mungkin masih beberapa dekade lagi." (NBC/M-2)
Google resmi meluncurkan fitur Personal Intelligence untuk Gemini di Indonesia. Hubungkan Gmail dan Google Photos dengan aman untuk asisten AI yang lebih cerdas.
Google Indonesia melantik 2.000 mahasiswa GSA 2026 dari 81.000 pendaftar. Program ini bertujuan memperkuat literasi digital dan penggunaan AI di kampus.
PT Data Labs Analytics (datalabs.id) berhasil meraih penghargaan 2026 Google Cloud Partner of the Year Award for Country: APAC-Indonesia atas pencapaiannya dalam ekosistem Google Cloud.
Google resmi merilis asisten AI Gemini di Chrome Indonesia. Simak fitur ringkas artikel, edit foto, hingga integrasi Google Calendar di sini.
Nadiem Makarim ungkap fakta baru di sidang Chromebook. Saksi Google tegaskan tak ada kesepakatan dan bantah konflik kepentingan.
GOOGLE kembali menunjukkan inovasinya melalui pengembangan fitur baru bernama Pixel Glow yang terungkap dalam pembaruan APK Android 17 Beta 4.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved