Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Sejumlah peneliti di University of California baru-baru ini menemukan bukti bahwa puasa ternyata memengaruhi sirkadian (perputaran waktu selama 24 jam) pada metabolisme tubuh. Aktivitas tersebut turut berdampak pada hati dan otot pada bagian rangka, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesehatan dan perlindungan terhadap penyakit yang berkaitan dengan penuaan.
"Kami menemukan puasa memengaruhi siklus sirkadian yang juga bekerja untuk mencapai keteraturan gen secara spesifik," kata Pemimpin Penelitian, Paolo Sassone-Corsi, seperti dilansir Science Daily.
Sama halnya dengan Paolo, Ahli Biologi-Kimia di Fakultas Kedokteran University of California, Donald Bren menambahkan, dengan berpuasa otot rangka akan tampak dua kali lebih responsif. Penelitian itu sendiri dilakukan dengan menggunakan tikus percobaan. Hewan pengerat itu dibuat berpuasa selama 24 jam kemudian para peneliti mencatat perubahan-perubahan yang dialami tikus-tikus tersebut.
Mereka diamati bagaimana rasio pertukaran pernapasan, dan pengeluaran energinya, yang kemudian hasilnya dianggap sejajar dengan yang terjadi pada manusia.
Reorganisasi gen dengan puasa dapat menjadikan genom sebagai keadaan yang lebih permisif untuk mengantisipasi asupan makanan yang akan datang dan dengan demikian mendorong siklus atau ritme baru ekspresi gen.
BACA JUGA: Olahraga Tanpa Pusing Kawan dan Ruang
"Dengan kata lain, puasa pada dasarnya mampu memprogram ulang berbagai respons sel. Oleh karena itu, puasa secara optimal dalam waktu yang tepat sangat strategis untuk memengaruhi fungsi sel, dan pada akhirnya bermanfaat bagi kesehatan dan melindungi terhadap penyakit yang terkait dengan penuaan," imbuh Paolo.
Studi tersebut pada akhirnya dianggap turut membuka jalan baru investigasi yang dapat mengarah pada pengembangan strategi nutrisi untuk meningkatkan kesehatan pada manusia. Paolo pertama kali menunjukkan hubungan metabolisme dan ritme sirkadian ini sekitar 10 tahun lalu, dimana ia juga mengidentifikasi jalur metabolisme yang berhubungan dengan protein sekaligus tingkat energi dalam sel. (M-2)
NEXT Indonesia Center menyampaikan hasil riset dugaan praktik misinvoicing atau selisih pencatatan kepabeanan dalam kegiatan ekspor batu bara.
ASOSIASI Dosen dan Peneliti Ilmu Komunikasi Indonesia (ADPIKI) mendorong penguatan peran dosen sebagai otoritas akademik melalui pengembangan riset orisinal yang berdampak.
Riset terbaru mengungkap 74,6% konsumen Indonesia menggunakan AI untuk cari produk. Simak fenomena Silver Surfer Paradox dan dampaknya bagi bisnis.
BPDP tercatat telah mendukung pendanaan terhadap sekitar 400 judul penelitian yang mencakup berbagai aspek mulai dari hulu hingga hilir industri kelapa sawit.
Riset Kaspersky mengungkap 90% Gen Z dan Milenial pilih simpan data digital. Simak tren penyimpanan data di Indonesia dan tips keamanan siber terbaru.
Saat ini setiap tahunnya hanya sekitar 1 juta dari 9 juta lebih siswa SMA yang lulus berhasil masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN).
Profesor dari Indiana University, Gabriel Filippelli, mengungkapkan bahwa terdapat bukti dengan menggunakan sepatu di dalam rumah dapat meningkatkan penyebaran kuman di rumah.
Pelayaran jarak jauh ini bukan sekadar perjalanan pulang, melainkan ujian nyata bagi kesiapan teknis kapal KRI Canopus-936 dalam menghadapi berbagai kondisi laut internasional.
SEBUAH penemuan luar biasa datang dari tim peneliti Rusia yang berhasil menghidupkan kembali tanaman berbunga asal Siberia, Silene stenophylla, dari biji yang telah terkubur 32 ribu tahun.
Ruang lingkup kerja sama antara lain mencakup pelaksanaan penelitian bersama dalam bidang lingkungan hidup dan transisi energi serta program pemagangan bagi mahasiswa Teknik Lingkungan ITY.
Reaksi emosional selama ini kerap dianggap persoalan selera pribadi, dipengaruhi oleh DNA masing-masing individu merespons karya seni.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved