Misteri Lubang Hitam Mulai Terkuak, Kuncinya Ada di 7 Dimensi?

Media Indonesia
18/4/2026 01:15
Misteri Lubang Hitam Mulai Terkuak, Kuncinya Ada di 7 Dimensi?
Ilustrasi ruang-waktu di sekitar lubang hitam karya seorang seniman.(Sumber: Science Photo Library)

NAMA Stephen Hawking kembali dibicarakan dalam dunia sains. Bukan karena teori lamanya, tetapi karena penelitian terbaru yang mencoba menjawab teka-teki besar yang ia tinggalkan. Apa yang sebenarnya terjadi pada informasi yang masuk ke dalam lubang hitam.

Sejak tahun 1970-an, Hawking menunjukkan bahwa lubang hitam tidak sepenuhnya gelap. Ia memancarkan radiasi yang kemudian dikenal sebagai radiasi Hawking. Dalam jangka waktu yang sangat lama, radiasi ini membuat lubang hitam menyusut dan akhirnya menghilang. Jika lubang hitam benar-benar lenyap, maka seluruh informasi yang pernah masuk ke dalamnya ikut hilang. Padahal, dalam mekanika kuantum, informasi tidak boleh musnah. Kontradiksi inilah yang dikenal sebagai paradoks informasi lubang hitam.

Teori Baru Bahwa Lubang Hitam Tidak Pernah Hilang

Dilansir dari Live Science, peneliti mengangkat pendekatan baru yang. Peneliti mengusulkan bahwa lubang hitam sebenarnya tidak pernah benar-benar menguap hingga habis. Ketika mencapai ukuran tertentu, proses penguapan berhenti dan menyisakan objek yang sangat kecil. Sisa ini diyakini menyimpan seluruh informasi yang sebelumnya ditelan oleh lubang hitam. Dengan kata lain, informasi tidak hilang, hanya terkunci dalam bentuk yang sangat padat.

Kunci Utama, Alam Semesta 7 Dimensi

Yang membuat teori ini menarik sekaligus kontroversial adalah syaratnya. Model tersebut hanya bisa bekerja jika alam semesta memiliki tujuh dimensi. Selama ini, manusia hanya mengenal empat dimensi, yaitu tiga dimensi ruang dan satu dimensi waktu. Dalam teori baru ini, ada tiga dimensi tambahan yang tersembunyi dan tidak bisa diamati secara langsung. Dimensi ekstra ini diduga menciptakan efek puntiran pada ruang-waktu yang menghasilkan gaya tolak ekstrem. Gaya inilah yang menghentikan proses penguapan lubang hitam sebelum benar-benar lenyap.

Dampak Besar bagi Fisika Modern

Jika pendekatan ini terbukti benar, dampaknya akan sangat besar. Paradoks yang selama puluhan tahun membingungkan fisikawan bisa diselesaikan tanpa melanggar hukum dasar mekanika kuantum. Selain itu, sisa lubang hitam yang sangat kecil tersebut berpotensi menjadi kandidat materi gelap, komponen misterius yang menyusun sebagian besar alam semesta tetapi belum bisa dijelaskan secara pasti.

Masih Teori, Belum Fakta

Meski begitu, posisi teori ini masih jauh dari kata final. Semua yang ada saat ini masih berbasis model matematis. Belum ada bukti observasi langsung yang bisa memastikan keberadaan dimensi tambahan atau sisa lubang hitam tersebut. Para ilmuwan masih berharap pada data dari gelombang gravitasi atau fenomena kosmik lain yang bisa memberi petunjuk.

Untuk sekarang, teori tujuh dimensi ini membuka arah baru dalam memahami lubang hitam. Ia belum menyelesaikan semuanya, tetapi cukup kuat untuk membuat para fisikawan kembali mempertimbangkan bahwa realitas mungkin jauh lebih kompleks dari yang selama ini dipahami. (Intan Safitri/E-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya