Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH tim peneliti internasional yang dipimpin Universitas Curtin berhasil mencatatkan sejarah dalam dunia astronomi dengan melakukan pengukuran langsung terhadap kekuatan pancaran jet dari sebuah lubang hitam.
Temuan yang dipublikasikan dalam jurnal Nature Astronomy ini mengungkap jet tersebut memiliki energi yang sangat masif, setara dengan kekuatan 10.000 Matahari.
Studi mendalam ini berfokus pada sistem Cygnus X-1, yang dikenal sebagai sistem biner berisi lubang hitam pertama yang terkonfirmasi di alam semesta beserta sebuah bintang super raksasa yang masif.
Menggunakan jaringan teleskop radio global yang bekerja secara sinkron, tim peneliti berhasil menangkap citra detail yang menunjukkan bagaimana energi dari lubang hitam tersebut dilepaskan ke ruang angkasa.
Metode pengukuran unik dilakukan dengan mengamati interaksi antara pancaran jet dan angin bintang kencang yang berasal dari bintang pendampingnya. Fenomena ini dianalogikan para peneliti seperti aliran air mancur yang dibengkokkan oleh hembusan angin kencang.
Dengan melacak distorsi arah jet yang "menari" saat kedua objek tersebut saling mengorbit, para ilmuwan mampu menghitung daya jet secara seketika sebuah pencapaian yang selama ini sulit dilakukan karena sebelumnya para ahli hanya bisa mengandalkan estimasi rata-rata jangka panjang.
Selain tingkat energinya, penelitian ini juga berhasil memecahkan tantangan bertahun-tahun dalam menentukan kecepatan jet. Diketahui pancaran energi tersebut bergerak dengan kecepatan mencapai 150.000 kilometer per detik, atau sekitar setengah dari kecepatan cahaya.
Penemuan ini sekaligus mengonfirmasi teori lama bahwa sekitar sepuluh persen energi yang dilepaskan saat materi jatuh ke lubang hitam akan dibawa pergi oleh pancaran jet ke lingkungan sekitarnya.
Dr. Steve Prabu dari Universitas Oxford, selaku penulis utama, menjelaskan bahwa pengamatan ini sangat krusial untuk memahami bagaimana energi di dekat lubang hitam ditransfer dan memengaruhi pembentukan struktur galaksi.
Sementara itu, Profesor James Miller-Jones dari Curtin Institute of Radio Astronomy (CIRA) menambahkan bahwa data ini akan menjadi standar kalibrasi penting bagi proyek masa depan seperti Square Kilometre Array Observatory (SKAO).
Dengan teknologi tersebut, para ilmuwan diharapkan mampu mendeteksi pancaran jet dari jutaan galaksi jauh guna memahami evolusi alam semesta secara lebih mendalam. (Science Daily/Z-2)
Materi dari bintang tersebut secara perlahan tertarik ke dalam lubang hitam melalui proses akresi, membentuk piringan panas yang berputar dengan kecepatan tinggi.
Cygnus X-1, lubang hitam pertama yang pernah dikonfirmasi keberadaannya, terus memberikan kejutan luar biasa bagi dunia astronomi.
Ilmuwan berhasil mengukur energi masif dari pancaran jet lubang hitam Cygnus X-1. Temuan ini mengungkap bagaimana lubang hitam memengaruhi evolusi galaksi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved