Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA astronom dibuat tercengang oleh fenomena luar angkasa yang belum pernah mereka saksikan sebelumnya. Sebuah lubang hitam supermasif di galaksi jauh tiba-tiba memancarkan semburan cahaya luar biasa terang, setara dengan 10 triliun Matahari, setelah melahap bintang berukuran raksasa.
Peristiwa tersebut diduga merupakan tidal disruption event (TDE), yakni fenomena saat sebuah bintang tersedot dan hancur akibat tarikan gravitasi lubang hitam. Jika benar terkonfirmasi, peristiwa yang diberi nama J2245+3743 ini akan menjadi semburan energi paling kuat dan paling jauh yang pernah diamati manusia.
“Bayangkan seluruh Matahari kita diubah menjadi energi menggunakan rumus terkenal Einstein, E = mc². Sebanyak itulah energi yang dipancarkan dari semburan ini sejak pertama kali kami mengamatinya,” ujar K. E. Saavik Ford, astronom dari City University of New York dan anggota tim peneliti.
Temuan tersebut dipublikasikan pada 4 November di jurnal Nature Astronomy dan langsung melampaui rekor sebelumnya. Pada 2023, ilmuwan sempat mencatat peristiwa serupa yang dijuluki “Scary Barbie”, melibatkan bintang bermassa 3 hingga 10 kali massa Matahari. Namun, peristiwa kali ini jauh lebih besar dan jauh lebih terang dari apa pun yang pernah tercatat sebelumnya.
Fenomena J2245+3743 berasal dari inti galaksi aktif atau active galactic nucleus (AGN), yakni lubang hitam supermasif yang aktif menyedot materi di sekitarnya. Lubang hitam ini diperkirakan memiliki massa lebih dari 500 juta kali massa Matahari dan berada pada jarak sekitar 10 miliar tahun cahaya dari Bumi.
Selama beberapa bulan pengamatan, semburan cahaya tersebut bersinar hingga 30 kali lebih terang dari fenomena serupa yang pernah terdeteksi sebelumnya dengan puncak kecerahan setara 10 triliun Matahari. Intensitasnya bahkan sempat berubah hingga 40 kali lipat selama periode pengamatan.
“Energinya menunjukkan bahwa objek ini sangat jauh sekaligus sangat terang,” kata Matthew Graham, penulis utama studi dan profesor riset astronomi di California Institute of Technology (Caltech). “Ini benar-benar berbeda dari AGN mana pun yang pernah kami lihat.”
Fenomena ini pertama kali terekam oleh Zwicky Transient Facility (ZTF) di Observatorium Palomar, California, pada 2018. Sejak itu, berbagai teleskop di Bumi dan luar angkasa terus memantau semburan tersebut. Hingga laporan ini disusun, cahayanya masih tampak meski perlahan mulai meredup.
Menurut Graham, penurunan kecerahan kemungkinan terjadi karena bintang yang tertelan belum sepenuhnya hancur. “Kondisinya mirip seperti ikan yang baru setengah tertelan oleh paus,” ujarnya menggambarkan.
Kecerahan luar biasa J2245+3743 menjadikannya berbeda dari sekitar seratus peristiwa TDE yang pernah teramati sejauh ini. Sebagian besar TDE biasanya redup dan sulit dibedakan dari aktivitas normal lubang hitam, sehingga temuan kali ini menjadi kejutan besar bagi ilmuwan.
Para peneliti menduga masih ada banyak fenomena serupa di berbagai penjuru alam semesta. Mereka berencana menelusuri data tambahan dari ZTF dan observatorium baru Vera C. Rubin untuk menemukan peristiwa sejenis di masa mendatang. (Live Science/Z-10)
Keempat astronot yang terdiri dari Reid Wiseman sebagai komandan, Victor Glover sebagai pilot, serta Christina Koch dan Jeremy Hansen.
NASA resmi menonaktifkan instrumen LECP pada Voyager 1. Langkah ini diambil untuk memperpanjang usia operasional wahana antariksa terjauh manusia tersebut.
Kenapa bulan bisa terlihat berbeda di tiap negara? Ternyata bukan berubah bentuk. Ini penjelasan ilmiah soal orientasi bulan yang sering bikin bingung.
Benarkah Tembok Besar Tiongkok terlihat dari luar angkasa? Simak fakta ilmiah dari astronot NASA dan sejarah asal-usul mitos populer ini.
Misi Artemis 2 NASA kirim 4 astronaut ke bulan dengan risiko tinggi, radiasi, kehilangan komunikasi, hingga ancaman kematian di luar angkasa.
Kebakaran tragis dalam kapsul Apollo 1 menewaskan tiga astronaut NASA dalam hitungan detik. Simak kronologi lengkap dan penyebab di balik insiden ini.
Peneliti ungkap bagaimana materi gelap membantu pembentukan lubang hitam supermasif di awal semesta, memecahkan misteri temuan teleskop James Webb.
Astronom menemukan dua lubang hitam supermasif di galaksi Markarian 501 yang saling mendekat. Tabrakan dahsyat diprediksi terjadi dalam waktu kurang dari 100 tahun.
Penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan SMBH mencapai puncaknya pada periode yang disebut cosmic noon, yakni sekitar 9,5 hingga 10,5 miliar tahun lalu
Astronom akhirnya mengungkap alasan mengapa lubang hitam supermasif tumbuh melambat dalam 10 miliar tahun terakhir. Ternyata, mereka sedang "diet" paksa.
Quasar ID830, lubang hitam supermasif dari awal alam semesta, ditemukan tumbuh melampaui batas teoritis dan memancarkan sinar-X serta gelombang radio secara bersamaan.
Astronom berhasil menghubungkan jet partikel sepanjang 3.000 tahun cahaya langsung ke jantung lubang hitam M87*.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved