Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Oktober 2025 akan menjadi bulan penuh pesona astronomi. Dari supermoon terang hingga hujan meteor tanpa gangguan cahaya bulan, berikut sembilan fenomena langit spektakuler yang bisa kamu amati:
Galaksi Andromeda (Messier 31) mencapai titik tertingginya di langit sekitar tengah malam. Dengan kondisi langit gelap, galaksi ini dapat dilihat dengan mata telanjang. Pada malam yang sama, planet kerdil Ceres juga berada pada oposisi, membuatnya bersinar paling terang.
Bulan purnama akan tampak berdampingan dengan Saturnus dengan jarak sekitar 3,33 derajat. Saturnus sendiri sedang dalam fase retrograde hingga 27 November.
Purnama Oktober jatuh bertepatan dengan perigee, menjadikan Bulan tampak 14% lebih besar dan 30% lebih terang. Fenomena ini dikenal sebagai Harvest Moon.
Puncak Draconid diprediksi terjadi 8 Oktober malam, meski pengamatan akan terganggu cahaya purnama.
Bulan cembung menurun melintas dekat Pleiades, atau “Seven Sisters”. Anggota paling terang masih dapat terlihat.
Galaksi spiral Messier 33 akan tampak tinggi di langit, bisa terlihat tanpa alat di area minim polusi cahaya.
Menjelang fajar, Bulan dan Venus akan tampak berdekatan di langit timur. Venus bersinar sangat terang, menjadi objek paling mencolok setelah Matahari dan Bulan.
Orionid dari sisa Komet Halley mencapai puncaknya bertepatan dengan fase bulan baru, menjadikan langit ideal untuk pengamatan.
Planet Merkurius mencapai titik terbaik untuk diamati di langit barat sesaat setelah Matahari terbenam. (National Geographic/Z-10)
Badan Antariksa Eropa (ESA) membuka proyek sains warga Space Warps. Publik diajak mencari lensa gravitasi langka dalam data Teleskop Euclid yang belum pernah dipublikasikan.
Peneliti ungkap bagaimana materi gelap membantu pembentukan lubang hitam supermasif di awal semesta, memecahkan misteri temuan teleskop James Webb.
Astronom berhasil memetakan Supercluster Vela yang selama ini tersembunyi. Memiliki massa 30 kuadriliun matahari, struktur ini jadi salah satu objek terbesar di alam semesta.
Asteroid Apophis akan melintas dekat Bumi pada 13 April 2029. NASA memastikan aman, sekaligus jadi peluang langka untuk penelitian kosmik.
Asteroid 99942 Apophis akan melintas sangat dekat ke Bumi pada 13 April 2029. NASA memastikan tidak ada ancaman tabrakan dalam 100 tahun ke depan.
Okultasi asteroid Strenua akan terjadi 26 April 2026 pukul 19.41 WIB. Fenomena “gerhana bintang” ini langka dan dapat diamati dari Indonesia.
Fenomena hujan meteor Draconid akan mencapai puncaknya pada Rabu, 8 Oktober 2025. Saksikan keindahan “fireball” Draconid yang muncul setelah senja.
Oktober 2025 jadi bulan penuh pesta kosmik dengan beragam fenomena langit setiap malam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved