Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Strawberry Moon mungkin salah satu fenomena bulan yang paling populer. Tapi tahukah kamu bahwa ada banyak fenomena bulan lainnya selain Strawberry Moon yang terjadi sepanjang tahun?
Nama-nama bulan purnama ini berasal dari berbagai budaya kuno, terutama suku asli Amerika dan petani Eropa, dan masih digunakan hingga sekarang untuk merujuk pada karakteristik bulan purnama setiap bulan.
Simak daftar lengkapnya berikut ini agar kamu tak melewatkan momen langka di langit malam!
Berikut adalah fenomena bulan lainnya yang tak kalah menarik:
Wolf Moon adalah fenomena bulan purnama pertama setiap tahun. Namanya berasal dari legenda suku asli Amerika yang mengaitkan lolongan serigala di musim dingin dengan kelaparan dan dinginnya malam.
Bulan purnama ini muncul saat puncak musim dingin dan dikenal sebagai Snow Moon karena biasanya salju turun paling deras di bulan ini.
Worm Moon menandai datangnya musim semi. Cacing tanah mulai muncul kembali dari tanah yang mencair, menandakan ekosistem mulai aktif.
Meski namanya Pink Moon, bulan ini tidak benar-benar berwarna merah muda. Nama ini berasal dari bunga liar phlox berwarna pink yang mekar pada awal musim semi.
Flower Moon mencerminkan mekar luas bunga-bunga di belahan bumi utara dan menjadi simbol keindahan alam musim semi.
Inilah fenomena yang paling dikenal luas. Strawberry Moon merujuk pada musim panen stroberi dan biasanya terlihat lebih rendah dan keemasan di langit malam.
Buck Moon menandai pertumbuhan tanduk baru pada rusa jantan. Nama ini digunakan secara luas di kalangan petani dan pemburu.
Dinamai dari ikan besar sturgeon yang banyak ditangkap pada bulan ini di Danau Besar Amerika.
Corn Moon atau Harvest Moon adalah simbol musim panen dan sering muncul sangat terang selama beberapa malam berturut-turut.
Bulan purnama ini memberikan cahaya tambahan bagi pemburu untuk mengisi stok makanan sebelum musim dingin.
Mengacu pada waktu saat beaver (berang-berang) mulai membangun bendungan untuk menghadapi musim dingin.
Cold Moon menandai awal musim dingin dengan malam yang panjang dan suhu dingin ekstrem.
Selain nama-nama tradisional di atas, ada juga fenomena bulan yang dikenal secara modern:
Dari Wolf Moon di awal tahun hingga Cold Moon di bulan Desember, ada banyak fenomena bulan lainnya selain Strawberry Moon yang memikat dan sarat makna budaya. Menyaksikan keindahan langit malam bisa menjadi aktivitas yang menghubungkan kita dengan alam dan sejarah manusia.
Ayo catat kalender astronomimu dan jangan lewatkan setiap momen langka dari langit malam yang menakjubkan! (Z-10)
Sumber Referensi:
Badan Antariksa Eropa (ESA) membuka proyek sains warga Space Warps. Publik diajak mencari lensa gravitasi langka dalam data Teleskop Euclid yang belum pernah dipublikasikan.
Peneliti ungkap bagaimana materi gelap membantu pembentukan lubang hitam supermasif di awal semesta, memecahkan misteri temuan teleskop James Webb.
Astronom berhasil memetakan Supercluster Vela yang selama ini tersembunyi. Memiliki massa 30 kuadriliun matahari, struktur ini jadi salah satu objek terbesar di alam semesta.
Asteroid Apophis akan melintas dekat Bumi pada 13 April 2029. NASA memastikan aman, sekaligus jadi peluang langka untuk penelitian kosmik.
Asteroid 99942 Apophis akan melintas sangat dekat ke Bumi pada 13 April 2029. NASA memastikan tidak ada ancaman tabrakan dalam 100 tahun ke depan.
Okultasi asteroid Strenua akan terjadi 26 April 2026 pukul 19.41 WIB. Fenomena “gerhana bintang” ini langka dan dapat diamati dari Indonesia.
Fenomena Bulan yang disebut perlahan menjauh dari Bumi kembali ramai dibahas. Di media sosial, narasinya cepat melebar,
Fenomena Bulan yang perlahan menjauh dari Bumi dijelaskan secara ilmiah oleh pakar IPB University.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved