Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BUKTI bahwa industri gim berkontribusi ke sektor industri atau bisnis lain tidak lagi terbantahkan. Kali ini, hal itu ditunjukan oleh fenomena gim Black Myth: Wukong.
Black Myth: Wukong adalah gim buatan studio baru asal Tiongkok yang berhasil sukses besar di industri gim global.
Mengusung genre fighting RPG, gim ini terinspirasi dari novel mitologi versi kelam dari Journey to The West di abad ke-16 yang kita kenal lewat sosok Kera Sakti Sun Go Kong.
Baca juga : Baru Dirilis, Black Myth: Wukong Jadi Game Terlaris di Steam
Gim Black Myth: Wukong sendiri dipuji karena visual di dalamnya yang menampilkan latar kuil-kuil dan pegunungan yang terinspirasi dari Provinsi Shanxi di utara Tiongkok, sekitar 500 km dari Beijing.
Dikutip dari situs South China Morning Post, gim Black Myth: Wukong disebut menjadi faktor terjadinya lonjakan turisme di Provinsi Shanxi. Kabarnya lonjakan turismen di kawasan tersebut meningkat hingga 160%.
Salah satu spot wisata, kuil Buddhist dari Dinasti Ming (1368-1644) di kawasan Xiaoxitioan, diklaim mencatat pendapatan penjualan tiket mencapai tiga kali lipat. Bahkan pengelola tempat wisata berencana menyediakan penjualan tiket secara daring.
Baca juga : Konektivitas Tanpa Batas Perkuat Kerja Sama Pariwisata RI-Tiongkok
Selain itu, pengelola berencana memasukan konten dari gim Black Myth: Wukong ke dalam informasi di laman daring lokasi wisata itu.
Gim Blacky Myth; Wukong diketahui mengambil 36 latar dunia nyata yang 27 di antaranya terinspirasi dari lokasi wisata di Provinsi Shanxi.
Data statistik dari platform travel bernama Tunia mengklaim angka kunjungan ke Shanxi meningkat 50% pada Agustus dibandingkan Juli. Angka sewa penginapan atau hotel juga ikut meningkat dua kali lipat.
Baca juga : Libur Imlek 2024, Wisatawan Tiongkok Pilih Bali Sebagai Destinasi Wisata
Menurut pihak pengelola wisata, banyak turis atau wisatawan yang mengaku penasaran dengan sejumlah objek wisata setelah mengetahuinya lewat gim Black Myth: Wukong .
Black Myth: Wukong dirilis pada 20 Agustus 2024 untuk PC, PS5, dan Xbox Series X/S.
Tiga hari setelah dirilis, gim tersebut berhasil terjual sebanyak 8,4 juta kopi. Rencana kehadirannya memang sudah lebih dulu diumumkan sehingga berhasil membangun hype di kalangan gamer.
Gim ini dilaporkan dibuat dengan memakan waktu enam tahun dan biaya produksi mencapai US$70 juta, kecil dibandingkan gim lain di kategori kualitas AAA. Pada September dilaporkan gim ini sudah terjual sebanyak 18 juta kopi. (Z-1)
Game yang sangat dinantikan, Black Myth: Wukong, telah mengumumkan rencana untuk merilis DLC (Downloadable Content) pada Imlek 2025.
Fenomena Black Myth: Wukong berhasil menciptakan gelombang antusiasme luar biasa di kalangan gamer, hingga mencapai angka fantastis yaitu 37 juta pemain yang serentak mengakses Steam.
PENGEMBANG gim asal Tiongkok, Game Science, merilis gim Black Myth: Wukong, Selasa (20/8). Sehari setelah dirilis, game action RPG yang terinspirasi dari novel klasik Tiongkok
Program Mudik ke Jakarta yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendapat respons positif dan dinilai memberi dampak nyata bagi para mitra selama periode Lebaran 2026
KBRI Warsawa sukses gelar FamTrip 2026 untuk tour operator Polandia guna promosikan destinasi Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta sebagai pasar potensial Eropa.
Meningkatnya minat masyarakat Indonesia untuk berlibur ke Australia mendorong hadirnya pameran wisata yang menawarkan beragam kemudahan, promo menarik, dan inspirasi perjalanan.
PT Pelangi Hotel Internasional (PHI Group) memborong dua penghargaan sekaligus dalam ajang bergengsi Grand Honors 2026.
Dewan Pakar Pariwisata Taufan Rahmadi menekankan pentingnya destinasi alternatif di Labuan Bajo untuk cegah overtourism dan menjaga ekosistem Komodo.
FHTB 2026 hadir kembali di BNDCC Bali pada 28-30 April 2026. Menampilkan 200+ perusahaan global, kompetisi kuliner, dan tren pariwisata berkelanjutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved