Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BUMI memiliki batasan dalam menampung subjek fotografi, tetapi keindahan alam semesta adalah sesuatu yang tak terhingga. Untuk merayakan seni astrofotografi, Astrophotography Prize, sebuah kompetisi internasional yang relatif baru, telah mengumumkan pemenangnya tahun ini.
Memasuki tahun kedua, AstroPrize menarik ratusan karya dari seluruh dunia, yang dibagi menjadi empat kategori utama: Deep Space, Tata Surya, Astro Landscape, dan Remote Imaging. Selain itu, penghargaan juga diberikan untuk Astrophotographer of the Year.
Tahun ini, penghargaan tertinggi jatuh kepada fotografer asal Australia, Phil Hart, berkat fotonya yang menakjubkan tentang korona Matahari selama gerhana di Exmouth, Australia Barat, tahun lalu. Foto tersebut menangkap aliran partikel bermuatan yang biasanya tidak terlihat karena kecerahan Matahari itu sendiri. Hanya saat gerhana, partikel-partikel ini muncul ke permukaan.
Baca juga : Salurkan Kreativitas Melalui Lensa pada Manhattan Hotel Photo Competition
“Bagi saya, ini terlihat seperti bunga matahari di langit Exmouth,” ungkap Hart. “Pita-pita halus dari lingkaran korona Matahari muncul di atas pusaran yang berputar.”
Penilaian para peserta dilakukan dengan metode yang unik. Tiga ahli astrofotografi memberikan skor maksimal 100 untuk setiap gambar.
Selanjutnya, 25 gambar terbaik dari setiap kategori mengikuti babak kedua, di mana lima astrofotografer menilai secara langsung melalui YouTube untuk menjaga transparansi. Dari sini, pemenang dan dua runner-up ditentukan dalam setiap kategori, serta pemenang keseluruhan.
“Kompetisi tahun ini menyajikan sejumlah astrofotografi paling menakjubkan yang pernah kami lihat,” kata Dr. Tanya Hill, salah satu juri. “Foto Phil Hart merupakan contoh luar biasa dalam hal teknik, kreativitas, dan dedikasi, menampilkan detail bulan yang redup bersamaan dengan aliran korona Matahari yang mirip kelopak bunga.”
Dengan semakin banyaknya fotografer yang berpartisipasi dalam kompetisi ini, Astrophotography Prize terus menginspirasi dan mendorong eksplorasi keindahan kosmos yang menakjubkan, menunjukkan bahwa meskipun Bumi terbatas, keajaiban alam semesta tidak mengenal batas. (Newatlas/Z-3)
Badan Antariksa Eropa (ESA) membuka proyek sains warga Space Warps. Publik diajak mencari lensa gravitasi langka dalam data Teleskop Euclid yang belum pernah dipublikasikan.
Peneliti ungkap bagaimana materi gelap membantu pembentukan lubang hitam supermasif di awal semesta, memecahkan misteri temuan teleskop James Webb.
Astronom berhasil memetakan Supercluster Vela yang selama ini tersembunyi. Memiliki massa 30 kuadriliun matahari, struktur ini jadi salah satu objek terbesar di alam semesta.
Asteroid Apophis akan melintas dekat Bumi pada 13 April 2029. NASA memastikan aman, sekaligus jadi peluang langka untuk penelitian kosmik.
Asteroid 99942 Apophis akan melintas sangat dekat ke Bumi pada 13 April 2029. NASA memastikan tidak ada ancaman tabrakan dalam 100 tahun ke depan.
Okultasi asteroid Strenua akan terjadi 26 April 2026 pukul 19.41 WIB. Fenomena “gerhana bintang” ini langka dan dapat diamati dari Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved