Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGGUNAAN kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) di masyarakat global dalam membantu pekerjaan kini sudah menjadi salah satu hal yang tidak dapat dihindari sejalan dengan pertumbuhannya yang masif.
Meski begitu, tidak sedikit masyarakat yang merasa masih kesulitan dan canggung untuk bertanya atau istilah kerennya memberi prompting kepada AI Generatif dalam mencari solusi untuk mempermudah aktivitas hariannya.
Country Marketing Manager Google Indonesia Muriel Makarim pun berbagi beberapa tips bagi para pemula yang ingin mencoba memanfaatkan teknologi AI generatif seperti Gemini yang dikembangkan oleh Google.
Baca juga : Pelatihan dan Sertifikasi Bantu Lulusan Bisa Bersaing Internasional
"Kadang-kadang memang ada orang yang takut mau nanya seperti apa ke Gemini. Nah kami ada boks-boks pilihan pertanyaan yang bisa dicoba untuk pertama kali. Dimulai dari situ aja dulu. Kalau lihat jawabannya kurang detail, kita bisa coba elaborasi ide-idenya terus dari jawaban tersebut," kata Muriel, dikutip Minggu (8/9).
Menurut Muriel pengguna Gemini tidak perlu takut untuk terus-terusan mengajukan pertanyaan, justru dengan semakin banyak pertanyaan atau permintaan yang spesifik nantinya AI generatif bisa memberikan ide yang lebih baik sesuai dengan keperluan pengguna.
Terkait dengan pemilihan bahasa dalam pertanyaan atau prompting, menurut Muriel, pengguna baiknya menggunakan bahasa yang memang digunakan sehari-hari dan tidak perlu terlalu formal.
Baca juga : Apple dan Google Berkolaborasi Ciptakan Teknologi AI di iPhone, Penasaran?
Dengan demikian pemanfaatan Gemini sebagai AI generatif bisa lebih dipahami oleh pengguna bahkan Gemini bisa lebih memahami preferensi pengguna ke depannya.
"Pakai bahasa sehari-hari pun Gemini bisa kok. Jadi pakai istilah gue-lo pun bahasa yang biasa digunain kayak ke teman itu dia (Gemini) bisa ngerti. Tidak usah berpikir terlalu jauh supaya jawabannya bagus. Justru the idea of new tech adalah kita harus berani saja trial dan error berulang kali gak masalah," katanya.
Terakhir yang perlu diingat, agar tetap sejalan dengan norma dan etika dalam memanfaatkan AI generatif, ide-ide yang diberikan kepada pengguna ke depannya perlu dikembangkan lebih jauh lagi oleh sang pengguna.
Gemini sebagai AI Generatif dalam penciptaan karya berperan sebagai teman kolaborasi dan bukan sepenuhnya pemberi jawaban solusi sehingga penggunaannya terutama untuk komersialisasi perlu diperhatikan agar tetap sejalan dengan norma dan etika.
"Jadi jawaban dari Gemini itu adalah first starter, ide-ide awal. Untuk akhirnya ide itu dikembangkan dan dikomersialisasikan tentu
pengguna harus follow the rule, memastikan tidak ada hak paten atau IP (intellectual property) yang dilanggar, itu semua tanggung jawab penggunanya," pungkas Muriel. (Ant/Z-1)
Google kembangkan Proactive Assistance untuk Gemini. AI ini mampu prediksi kebutuhan pengguna via aktivitas layar & notifikasi. Simak fitur & keamanannya.
Google resmi meluncurkan fitur Personal Intelligence untuk Gemini di Indonesia. Hubungkan Gmail dan Google Photos dengan aman untuk asisten AI yang lebih cerdas.
ChatGPT mengalami gangguan? Jangan khawatir, berikut adalah 5 rekomendasi alternatif AI chatbot seperti Google Gemini dan Claude yang bisa Anda gunakan sekarang.
Bundling Operator Hadirkan Akses Google Gemini bag Pelanggan
Google uji coba aplikasi Gemini untuk Mac dengan fitur Desktop Intelligence. Siap saingi ChatGPT & Claude di macOS dengan integrasi layar real-time.
MEDIA sosial tengah diramaikan dengan fitur baru berbasis Kecerdasan Buatan (AI) besutan Google Gemini, adalah Gemini 2.5 Flash Image (alias nano-banana).
Dicoding kembali menggelar ajang tahunan bergengsi, Dicoding Developer Conference (DDC) 2026.
Shadow AI menjadi ancaman baru keamanan data perusahaan. Pelajari contoh, risiko, serta tools pencegahan untuk menjaga integritas sistem Anda.
Agentic AI memungkinkan perusahaan bergerak lebih cepat, adaptif, dan presisi dalam merespons kebutuhan pelanggan.
AI juga menciptakan ilusi yang menenangkan sekaligus berbahaya: keyakinan bahwa konflik dapat diprediksi dan dikendalikan sepenuhnya melalui data.
Di saat dunia sudah berpindah ke teknologi kecerdasan buatan (AI) real-time trading, sebagian broker ritel di Indonesia masih bertahan dengan sistem trading saham lama.
Dengan adanya perubahan kebijakan SLIK OJK, kesempatan jadi terbuka untuk banyak calon pembeli rumah yang sebelumnya tidak bisa melanjutkan proses pembelian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved