Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SISTEM operasi mandiri dari Xiaomi tampaknya semakin mantap dan percaya diri bisa bersaing dengan kompetitornya seperti Huawei. Setelah merilis begitu banyak info terkait HyperOS, kini Xiaomi resmi merilis logo dari sistem operasi buatannya.
Akun @Xiaomi di X mengunggah logo resmi dari HyperOS yang cukup menarik. Logonya berupa kumpulan titik geometris yang menjadi seperti sebuah bintang dengan teks ‘Xiaomi HyperOS’ di bagian bawahnya.
“Kami dengan bangga mengungkap logo dari Xiaomi HyperOS,” tulis akun X dari Xiaomi. Sayangnya, tidak ada informasi terbaru lain yang dibagikan oleh mereka kecuali tampilan logo.
Baca juga: Raksasa Smartphone Tiongkok Xiaomi Luncurkan Mobil Listrik Pertamanya
Meskipun begitu pengumuman ini memang sejalan dengan rencana pendiri Xiaomi yaitu Lei Jun yang menyampaikan bahwa Xiaomi HyperOS akan hadir pada 2024 bersama dengan Android 14 yang artinya tidak lama lagi. Beberapa waktu lalu Xiaomi mengumumkan daftar perangkat baru yang akan mendapatkan update HyperOS. Sebelumnya, Xiaomi mengungkap bahwa sekitar delapan perangkat akan mendapatkan HyperOS secara global.
Kini, Xiaomi mengumumkan bahwa gelombang kedua pengguliran update ini akan merambah 80 perangkat lain. Dengan demikian, total jumlah ponsel dan tablet yang akan mendapatkan HyperOS sebanyak 88 unit perangkat.
Gelombang terkini tersebut terdiri baik unit Xiaomi maupun Redmi, termasuk model popular seperti Xiaomi 12S Ultra, Redmi K50 Gaming dan Xiaomi Pad 5 Pro. Update ini diperkirakan akan dilakukan pada antara bulan Januari hingga Juni 2024.
Baca juga: Xiaomi Indonesia Tingkatkan Kualitas Layanan After Sales
Untuk saat ini, rencana upgrade tersebut akan secara spesifik diperuntukan untuk pasar Tiongkok. Namun Xiaomi telah mengumumkan rencana pengguliran HyperOS secara global akan dimulai pada Q1 2024.
HyperOS sendiri tidak akan menjadi sistem operasi khusus hape melainkan ekosistem untuk seluruh produk IoT Xiaomi, mulai dari perangkat rumah tangga dan smart home hingga mobil listrik buatan Xiaomi.
Di media sosial Weibo, Lei Jun mengungkapkan bahwa Xiaomi HyperOS sendiri sudah digarap sejak tahun 2014 saat ekosistem IoT mulai populer. Sistem operasi ini kemudian disiapkan untuk bisa dihadirkan pada banyak perangkat dan aplikasi IoT. (Z-6)
Dicoding kembali menggelar ajang tahunan bergengsi, Dicoding Developer Conference (DDC) 2026.
BRICS Industrial Innovation Contest 2026 resmi dibuka di Jakarta. Ajang ini menjadi peluang inovator Indonesia menembus pasar internasional dan memperkuat ekonomi.
Pemerintah Norwegia akan ajukan RUU larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun demi lindungi kesehatan mental dan membatasi pengaruh algoritma pada anak.
PT Data Labs Analytics (datalabs.id) berhasil meraih penghargaan 2026 Google Cloud Partner of the Year Award for Country: APAC-Indonesia atas pencapaiannya dalam ekosistem Google Cloud.
Menanti kehadiran Motorola Edge 70 Pro. Simak bocoran spesifikasi gahar, prediksi performa, dan fitur canggih yang akan dibawa flagship ini.
Prof Harris menegaskan pentingnya melampaui dogma hukum klasik dan mendorong algoritma dapat digugat secara hukum demi keadilan korban
WhatsApp tengah menguji fitur bubble chat dan desain baru di Android beta. Pengguna bisa balas pesan tanpa keluar dari aplikasi, makin praktis untuk multitasking.
WhatsApp uji fitur Bubble Chat di Android. Simak 5 keunggulan utamanya untuk multitasking dan balas pesan lebih cepat tanpa buka aplikasi.
Samsung mulai rilis update April 2026 untuk Galaxy A53 dan A55. Tutup 47 celah keamanan, cek apakah HP kamu sudah kebagian!
Game PS1 seperti Harvest Moon, Tekken 3, hingga Final Fantasy VII kini bisa dimainkan di Android dengan emulator. Simak cara lengkap, mulai dari instalasi BIOS hingga setting grafis agar lancar.
Apple bergerak agresif memborong stok DRAM global di tengah krisis RAM 2026. Simak dampak strategi Tim Cook terhadap pasar Android dan harga gadget terbaru.
Malware Android “NoVoice” menyusup lewat puluhan aplikasi di Google Play dan telah diunduh jutaan kali. Bisa mencuri data hingga bertahan setelah reset.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved