Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETIKA mengganti ponsel atau laptop baru, perusahaan keamanan siber Kaspersky mengingatkan pengguna agar tidak lupa menghapus koneksi WiFi di gawai lama.
Ketika berganti ponsel atau laptop, hal-hal yang biasanya diingat pemilik adalah menghapus foto, pesan, email dan data-data pribadi lainnya. Tidak hanya ponsel dan komputer, ada banyak perangkat pintar yang membutuhkan koneksi internet WiFi ketika dioperasikan, misalnya printer, jam tangan pintar, sampai lemari es.
Kaspersky, dalam siaran pers, dikutip Rabu (30/8), menilai sebagian besar gawai menyimpan informasi jaringan WiFi dalam bentuk yang tidak terlindungi sehingga jaringan rentan diretas dari gawai yang dibuang atau dijual.
Baca juga: Mengenal Wireless Network Solusi untuk Meningkatkan Kolaborasi dan Konektivitas Bisnis
Mengakses jaringan WiFi orang lain memiliki nilai komersial, menurut Kaspersky. Jika WiFi gawai lama tidak dihapus dan gawai telanjur dijual atau dibuang, ditambah kata sandi WiFi berada di memori perangkat, maka jaringan WiFi mudah ditemukan.
Akses WiFi yang bocor bisa jadi berbahaya. Contoh paling gampang WiFi bocor adalah menggunakan koneksi tetangga sehingga seseorang bisa mencuri foto dan dokumen dari perangkat lainnya.
Kondisi bisa lebih buruk ketika jaringan WiFi disusupi aktivitas ilegal, misalnya menyebarkan spam dan serangan DDoS. Penjahat siber bisa meretas perangkat yang terhubung dengan WiFi lalu menggunakannya sebagai proxy.
Baca juga: 5 Cara Amankan Data Pribadi dalam Transaksi Digital
Proxy yang beroperasi dari jaringan rumah biasanya diminati peretas, menurut Kaspersky.
Akibat WiFi bocor, pemilik akan menanggung beban antara lain internet lambat, alamat IP masuk ke daftar penolakan, dan, meskipun jarang terjadi, diblokir oleh penyedia jasa internet atau didatangi polisi.
Jika perangkat pintar tersambung dengan jaringan WiFi kantor, peretas bahkan bisa menggunakan pengaturan WiFi untuk menyerang perusahaan, misalnya melancarkan ransomware atau mencuri data.
Agar pengguna gawai terlindungi dari risiko akibat WiFi bocor, Kaspersky menyarankan untuk melakukan factory reset (setelan ulang pabrik) sebelum berganti gawai. Setelah itu, cek setelan jaringan untuk memastikan sambungan WiFi sudah benar-benar hilang.
Jika perlu, lakukan setelan pabrik dua kali.
Cara kedua, ganti pengaturan WiFi setelah berganti gawai. Ubah kata sandi Wifi dan perbarui pengaturan pada perangkat lainnya yang tersambung dengan jaringan WiFi tersebut.
Ketiga, pengguna bisa membuat konfigurasi pada router supaya perangkat yang baru terhubung atau perangkat yang tidak dikenal sulit terhubung.
Atau jika perangkat sudah dijual, pengguna bisa membuat gawai itu terisolasi dari pengaturan router supaya jika ada penyerang, dia tidak bisa mendapatkan akses.
Jika cara ketiga terlalu rumit, Kasperky memberikan cara keempat, yaitu menggunakan solusi keamanan untuk smarthome (rumah pintar). Aplikasi seperti itu bisa mengetahui cara konfigurasi WiFi rumah dengan benar, mendeteksi perangkat tamu sampai memberi peringatan jika ada perangkat yang tidak dikenal. (Ant/Z-1)
Psikolog Sani Budiantini menekankan pentingnya kesiapan mental orangtua dalam menghadapi reaksi anak saat implementasi PP Tunas dan pembatasan gawai.
Psikolog UI Prof. Rose Mini dan Alva Paramitha menyarankan orangtua kreatif berikan alternatif kegiatan nyata untuk kurangi ketergantungan gawai anak.
Penggunaan gawai justru memutus kebutuhan stimulasi tersebut karena sifatnya yang searah. Anak cenderung hanya menjadi peniru pasif tanpa memahami makna di balik kata-kata yang didengar.
Jika orangtua melarang anak bermain ponsel namun mereka sendiri sibuk dengan perangkatnya, hal itu akan mengirimkan pesan yang bertentangan bagi anak.
Anak-anak adalah peniru ulung yang belajar dari apa yang mereka lihat sehari-hari.
Aktivitas fisik dan sosial tidak hanya efektif mengalihkan perhatian dari layar, tetapi juga mendorong perkembangan interaksi anak dengan lingkungan sekitar.
Permintaan WiFi terbaik di Indonesia meningkat. Pengguna kini lebih mengutamakan stabilitas dan latensi rendah daripada sekadar angka Mbps yang tinggi.
COLORFUL meluncurkan seri BATTLE-AX B860M-PLUS S WIFI7 dan B760M-PLUS S WIFI7 dengan dukungan Intel Core Ultra 200S dan teknologi Wi-Fi 7 terbaru.
Huawei luncurkan HUAWEI WiFi Mesh X3 Pro di Indonesia. Router Wi-Fi 7 dengan desain Golden Mountain Glow, kecepatan 3.6 Gbps, dan fitur Mesh+ canggih.
SASE dapat dianalogikan sebagai “penjaga pintu digital” perusahaan.
Tanpa dukungan WiFi yang andal, pelaku usaha berisiko menghadapi gangguan operasional yang berujung pada hilangnya peluang penjualan.
WiFi bekerja dengan mengirimkan data melalui gelombang radio frekuensi 2.4 GHz atau 5 GHz dari router ke perangkat lain. Dengan WiFi, kamu bisa mengakses internet
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved