Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
INSTAGRAM menjadi salah satu platform media sosial yang banyak digunakan di era digital. Platform berbagi foto dan video singkat itu pun banyak memunculkan konten viral yang kemudian menjadi perbincangan publik, baik di ranah digital maupun luring.
Kepopuleran Instagram pun membuat banyak pelaku usaha memanfaatkannya untuk menjajakan produknya. Meski demikian, pelaku usaha perlu memahami penggunaan Instagram sebagai medium pemasaran digital, agar produk yang dijualnya bisa dilirik, bahkan menjadi viral.
Business Consultant & Praktisi Literasi Digital Syarif Maulana membagikan 3 tips untuk memulai menggunakan instagram untuk bisnis. Pertama, pahami produk dan market yang akan dijual. Kedua, persiapkan fo, video produk.
"Terakhir, siapkan logo dan username usaha Anda", papar Syarif Maulana dalam webinar bertajuk Tips Dunia DIgital : Instagram For Bussiness yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi.
Ketua Prodi Perdagangan Internasional Politeknik APP Jakarta Bayu Sutjiatmo menambahkan, ada 3 etika yang perlu kita lakukan setiap melakukan pemasaran melalui instagram. Pertama, hindari menggunakan konten produk milik orang lain. Kedua, selalu menyapa dan berkomunikasi dengan baik dan santun kepada konsumen.
"Terakhir, tidak menjelek jelekan produk lain dalam melakukan promosi atau memberikan penjelasan kepada konsumen", jelas Bayu Sutjiatmo.
Podcaster & Co-Founder Paberik Soeara Rakjat Rizki Nugroho melengkapi pembahasan mengenai tips instagram for business ditinjau dari perspektif keamanan digital.
Baca juga : Maksimalkan Bisnis di Ranah Digital Lewat Google My Bussiness, Begini Caranya
Menurutnyany, ada 3 aktivitas sederhana yang dapat dilakukan untuk menjaga keamanan dalam melakukan pemasaran melalui instagram. Pertama, tidak sembarangan memberikan kode OTP kepada orang lain.
"Kedua, gunakan watermark setiap kali melakukan post konten. Terakhir, selalu melakukan penggantian password secara berkala”, ujar Rizki Nugroho.
Webinar itu merupakan bagian dari program Indonesia Makin Cakap Digital yang diinisiasi Kemenkominfo pada 2021 untuk meningkatkan literasi digital masyarakat Indonesia.
Berdasarkan survei Nasional Kemenenkominfo dan Katadata pada 2021, tingkat literasi digital masyarakat Indonesia berada pada angka 3,49 dari skala 5 atau masih kategori sedang belum mencapai kategori baik.
Program Cakap Digital yang fokus pada 4 pilar digital, yaitu Kecakapan Digital, Etika Digital, Keamanan Digital, dan Budaya Digital pun diluncurkan dan menargetkan peringkat literasi divital Indonesia meningkat.
"Pada tahun 2022 akan diberikan pelatihan literasi digital kepada 5,5 juta masyarakat. Kinerja literasi digital pun mulai menunjukkan peningkatan dari segi kualitas. Peluang kecakapan digital tersebut perlu dimanfaatkan secara optimal, mengingat kita memiliki potensi sumber daya manusia yang besar”, ujar Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G. Plate. (RO/OL-7)
Dalam pelatihan ini, peserta juga diajak belajar dari fenomena akun-akun media sosial yang viral sebagai inspirasi strategi pemasaran digital.
Industri brokerage properti di Indonesia telah mengalami perubahan signifikan dalam lima tahun terakhir. Pergeseran perilaku konsumen yang semakin rasional dan berbasis data
Mahasiswa Pascasarjana Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana menggelar edukasi Pemasaran dan Digital Branding bagi UMKM untuk siswa SMA Negeri 1 Jatiluhur.
HIGO dan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) menjalin kolaborasi untuk menghadirkan solusi Wi-Fi marketing yang dirancang untuk mendukung digitalisasi pemasaran.
Melalui webinar ini, peserta akan mempelajari beberapa strategi teknis yang biasanya hanya dipahami oleh pengembang sistem iklan.
PT Folago Global Nusantara Tbk ( IRSX) memperkuat posisinya di industri digital pemasaran nasional.
Adhitya mengatakan sebagai wujud konkret semangat gotong-royong, MitMe Fest 2026 mendapat dukungan penuh dari mitra strategis lintas sektor.
Google Indonesia melantik 2.000 mahasiswa GSA 2026 dari 81.000 pendaftar. Program ini bertujuan memperkuat literasi digital dan penggunaan AI di kampus.
Perlunya pengawasan orang tua, kesehatan, serta literasi digital anak di era teknologi.
Studi terbaru mengungkap menurunnya penggunaan internet pada lansia bukan sekadar masalah fisik, melainkan pilihan sadar dan faktor kognitif.
Penulis Nadhifa Allya Tsana (Rintik Sedu) menilai media sosial kini menjadi platform efektif untuk mendekatkan budaya literasi kepada generasi muda.
Dari sekadar mengunggah foto, Mama Redha bahkan kini menjual hasil tangkapan laut melalui TikTok Live, dan aktif sebagai streamer.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved