Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PLATFORM Tiktok menjadi salah satu media sosial terpopuler saat ini dengan semakin banyak penggunanya. Platform berbagi video itu pun banyak digunakan untuk mengembangkan bisnis digital oleh penggunanya, salah satunya lewat fotur Tiktok Ads.
Kepala Inkubator Bisnis Politeknik APP Jakarta dan Praktisi Literasi Digital, Fajria Fatmasari mengungkapkan, ada 3 tips yang perlu disiapkan untuk melakukan pemasaran berbasis Tiktok ads. Pertama, pilih dan tentukan terlebih dahulu sasaran audiens Anda.
"Kedua, siapkan dan atur anggarannya. Terakhir, rancang iklan yang akan Anda buat semenarik mungkin.”, papar Fajria Fatmasari dalam webinar bertajuk Konsep Bisnis Digital: Pemasaran Berbasis Tiktok Ads.yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi.
CEO & Co-founder Paberik Soeara Rakjat Pradipta Nugrahanto mengatakan, selayaknya lautan bebas yang baru ditemukan, Tiktok ads memiliki banyak potensi yang harus diarungi untuk lebih mengenal potensinya. Dalam mengarungi sebuah lautan baru etika menjadi wajib sebagai proteksi pada diri dari standar etika baru yang mungkin sedang berkembang di tiktok.
Tiga hal yang perlu kita perhatikan untuk tetap berperilaku etis di platform tiktok. Pertama, jangan pernah menggunakan kalimat yang mengandung kebencian atau dapat menciptakan misleading hanya untuk viral. Kedua, manfaatkan potensi kolaborasi sesama kreator untuk menjalin hubungan.
Terakhir, selalu ingat konsumen memiliki hak atas privasinya”, ujar Pradipta Nugrahanto.
Baca juga : Begini Cara Manfaatkan Facebook Ads Untuk Kembangkan Bisnis Digital
Chief Business Officer Paberik Soeara Rakjat Tio Prasetyo mengungkapkan, tiga tips aman bermedia digital: Pertama, gunakan kata kunci (password) yang kuat. Kedua, selalu kritis dan waspada terhadap link atau informasi yang didapat bukan dari situs yang dipercaya.
"Terakhir, selalu sadar dan meyakini tidak ada yang aman 100 persen di dunia digital”, papar Tio Prasetyo.
Webinar itu merupakan bagian dari program Indonesia Makin Cakap Digital yang diinisiasi Kemenkominfo pada 2021 untuk meningkatkan literasi digital masyarakat Indonesia.
Berdasarkan survei Nasional Kemenenkominfo dan Katadata pada 2021, tingkat literasi digital masyarakat Indonesia berada pada angka 3,49 dari skala 5 atau masih kategori sedang belum mencapai kategori baik.
Program Cakap Digital yang fokus pada 4 pilar digital, yaitu Kecakapan Digital, Etika Digital, Keamanan Digital, dan Budaya Digital pun diluncurkan dan menargetkan peringkat literasi divital Indonesia meningkat.
"Pada tahun 2022 akan diberikan pelatihan literasi digital kepada 5,5 juta masyarakat. Kinerja literasi digital pun mulai menunjukkan peningkatan dari segi kualitas. Peluang kecakapan digital tersebut perlu dimanfaatkan secara optimal, mengingat kita memiliki potensi sumber daya manusia yang besar”, ujar Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G. Plate. (RO/OL-7)
Dalam pelatihan ini, peserta juga diajak belajar dari fenomena akun-akun media sosial yang viral sebagai inspirasi strategi pemasaran digital.
Industri brokerage properti di Indonesia telah mengalami perubahan signifikan dalam lima tahun terakhir. Pergeseran perilaku konsumen yang semakin rasional dan berbasis data
Mahasiswa Pascasarjana Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana menggelar edukasi Pemasaran dan Digital Branding bagi UMKM untuk siswa SMA Negeri 1 Jatiluhur.
HIGO dan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) menjalin kolaborasi untuk menghadirkan solusi Wi-Fi marketing yang dirancang untuk mendukung digitalisasi pemasaran.
Melalui webinar ini, peserta akan mempelajari beberapa strategi teknis yang biasanya hanya dipahami oleh pengembang sistem iklan.
PT Folago Global Nusantara Tbk ( IRSX) memperkuat posisinya di industri digital pemasaran nasional.
Adhitya mengatakan sebagai wujud konkret semangat gotong-royong, MitMe Fest 2026 mendapat dukungan penuh dari mitra strategis lintas sektor.
Google Indonesia melantik 2.000 mahasiswa GSA 2026 dari 81.000 pendaftar. Program ini bertujuan memperkuat literasi digital dan penggunaan AI di kampus.
Perlunya pengawasan orang tua, kesehatan, serta literasi digital anak di era teknologi.
Studi terbaru mengungkap menurunnya penggunaan internet pada lansia bukan sekadar masalah fisik, melainkan pilihan sadar dan faktor kognitif.
Penulis Nadhifa Allya Tsana (Rintik Sedu) menilai media sosial kini menjadi platform efektif untuk mendekatkan budaya literasi kepada generasi muda.
Dari sekadar mengunggah foto, Mama Redha bahkan kini menjual hasil tangkapan laut melalui TikTok Live, dan aktif sebagai streamer.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved