Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
LAYANAN Facebook, WhatsApp, dan Instagram sudah kembali normal setelah sempat tumbang selama tujuh jam, Selasa (5/10) lalu.
Meski pun layanan sudah normal, padamnya WhatsApp, sebagai aplikasi pesan instan yang paling populer di Indonesia, menyisakan keingintahuan apa yang menyebabkan perusahaan sebesar Facebook bisa mengalami gangguan seperti kemarin.
Wakil direktur infrastruktur di Facebook Santosh Janardhan membagikan masalah apa yang membuat produk Facebook mati total kemarin.
Baca juga : Meta Enggan Terbuka Soal Detail Penyebab Gangguan pada Facebook dan Instagram
Pemadaman ini dipicu sistem yang mengatur kapasitas jaringan tulang punggung global kami," kata Santosh, melalui tulisan di blog resmi Facebook, dikutip Rabu (6/10).
Tulang punggung yang dimaksud adalah jaringan yang dibangun Facebook untuk menghubungkan semua fasilitas komputasi. Jaringan tulang punggung ini berupa kabel serat optik sepanjang puluhan ribu mil yang menghubungkan semua pusat data (data center) milik Facebook.
Lalu lintas data antarfasilitas komputasi ini diatur oleh router.
Baca juga : Mafindo Temukan Hoaks Politik Meningkat Tajam Jelang Pemilu 2024
Secara berkala, Facebook mengadakan perawatan infrastruktur, seperti memperbaiki kabel yang rusak dan memperbarui perangkat lunak di router.
Saat perawatan infrastruktur kemarin, Facebook bermaksud memasukkan perintah (command) untuk memeriksa ketersediaan kapasitas tulang punggung. Tapi, perintah tersebut justru memutus pusat data mereka.
"Sistem kami dirancang untuk audit perintah seperti ini untuk mencegah kesalahan seperti ini, namun, sebuah bug di perangkat audit mencegah sistem mematikan perintah tersebut," kata Santosh.
Baca juga : Laba Meta Triwulanan Melonjak saat Pasar Iklan Bergejolak
Perubahan konfigurasi ini menyebabkan koneksi server dari pusat data ke internet putus. Masalah ini bertambah karena server DNS tidak bisa berkomunikasi dengan border gateway protocol (BGP) jika DNS tidak bisa berkomunikasi dengan pusat data.
"Hasil akhirnya, server DNS kami tidak terjangkau meski pun mereka masih beroperasi. Akibatnya, mustahil internet menemukan server kami," kata Santosh.
Facebook akhirnya mengirim petugas datang langsung ke lapangan untuk menyetel ulang sistem. Fasilitas fisik perusahaan teknologi biasanya menerapkan perlindungan keamanan yang sangat tinggi agar tidak bisa diakses sembarangan.
Baca juga : Meta Beri Lencana Verifikasi Bagi Akun Pebisnis
Perangkat keras dan router Facebook dirancang supaya sulit dimodifikasi meski pun diakses secara fisik. Tim di lapangan pun
membutuhkan banyak waktu untuk mengakses perangkat keras.
Begitu jaringan tulang punggung bisa diperbaiki, Facebook menghadapi masalah baru, mereka tidak bisa serta-merta mengembalikan layanan secara penuh karena sistem bisa jebol akibat lalu lintas melonjak.
"Pada akhirnya, layanan kami kembali relatif cepat tanpa kegagalan sistem lebih jauh," kata Santosh.
Di Indonesia, masalah pada produk-produk Facebook ini terjadi sekitar dini hari sampai pagi. Facebook, Instagram, dan WhatsApp diperkirakan padam selama tujuh jam. (Ant/OL-1)
Instagram merilis fitur terbaru di 2026 yang fokus pada integrasi AI canggih dan pengalaman AR. Simak daftar fitur unggulannya di sini.
Instagram secara resmi memperkenalkan kemampuan bagi pengguna untuk menyunting komentar yang telah dipublikasikan.
Pemerintah panggil Meta dan Google karena melanggar aturan perlindungan anak. Sanksi administratif hingga pemblokiran akses siap diberlakukan.
Juri California menyatakan Meta dan YouTube bersalah atas kecanduan media sosial pada seorang perempuan muda.
Juri Los Angeles memenangkan gugatan wanita muda atas kecanduan media sosial. Meta dan Google dianggap sengaja membangun platform yang merusak mental anak.
Instagram resmi hapus enkripsi end-to-end (E2EE) mulai 8 Mei 2026. Simak alasan Meta, dampak privasi, dan cara amankan data chat Anda sebelum dihapus.
WhatsApp hentikan dukungan untuk Android 5.0 Lollipop mulai 8 September 2026. Simak daftar perangkat terdampak dan cara aman backup data chat Anda.
WhatsApp tengah menguji fitur bubble chat dan desain baru di Android beta. Pengguna bisa balas pesan tanpa keluar dari aplikasi, makin praktis untuk multitasking.
WhatsApp uji fitur Bubble Chat di Android. Simak 5 keunggulan utamanya untuk multitasking dan balas pesan lebih cepat tanpa buka aplikasi.
Simak panduan lengkap cara backup WhatsApp ke Google Drive secara otomatis dan manual untuk mengamankan riwayat pesan Anda dengan mudah.
Panduan lengkap cara melacak lokasi seseorang menggunakan fitur resmi WhatsApp dan Google Maps untuk keamanan dan keperluan darurat.
Dengan fitur ini, Anda dapat memulihkan seluruh riwayat pesan, foto, hingga video saat melakukan instalasi ulang aplikasi atau berpindah ke ponsel baru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved