Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Akan mudah dikonfirmasi validasinya, dengan membuka semua rekaman CCTV jalan tol.
Kasus tersebut juga akan melibatkan Divisi Propam Polri.
Sebelumnya, Front Pembela Islam (FPI) membantah Laskar FPI dibekali senjata api dan merasa difitnah terkait hal itu.
Pihaknya masih melakukan investigasi lebih lanjut dan mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi.
Jasa Marga mengungkapkan CCTV di Km 48+600 Tol Jakarta-Cikampek dilaporkan mati sejak Minggu (6/12) pukul 04.40 WIB. Penyebabnya ada gangguan pada jaringan backbone.
Menurut Sahroni, polisi memiliki alasan dan bukti yang kuat untuk melakukan tindakan tegas.
Argo menyebut saat ini Divisi Propam sudah membentuk tim khusus untuk mengawasi personel polisi yang menangani kasus tersebut.
Yusri mengatakan setelah dilakukan autopsi oleh tim forensik RS Polri, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk pengambilan jenazah.
Komnas HAM menggali keterangan dari Front Pembela Islam (FPI) secara langsung yang saat ini sedang berlangsung.
"Saya akan evaluasi Kapolsek yang tidak bisa menurunkan covid-19 di wilayah tanggung jawab Polseknya masing-masing," kata Fadil
Busyro menyebutkan, seharusnya polisi mengikuti prosedur dalam penyelidikan perkara.
"Besok akan kita kasih lihat bukti CCTV-nya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (7/12).
Besok, penyidik Polda Metro Jaya gelar perkara terkait kasus kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat saat acara pernikahan putri Habib Rizieq Shihab.
Front Pembela Islam (FPI) membantah kabar bahwa anggotanya dibekali senjata api dan merasa difitnah terkait hal itu.
Polisi diminta memikul tanggungjawab hukum terhadap peristiwa penembakan hingga menewaskan 6 (enam) orang anggota Laskar FPI.
Selain itu, Aziz mengatakan sembari memulihkan kondisinya, Rizieq juga ada acara keluarga.
KAPOLDA Metro Jaya Irjen M Fadil Imran berjanji akan membuat Ibu Kota menjadi lebih aman, sejuk, dan damai.
Gebrakan yang dilakukan Kapolda Metro Jaya Irjen M Fadil Imran dengan nmembentuk tim Pemburu Covid-19 diharapkan dapat menyadarkan masyarakat akan bahaya Covid-19.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan tidak perlu ada massa yang mengantar pemeriksaan Rizieq.
"Kami akan terus melakukan penegakkan hukum khususnya terhadap ormas-ormas yang berperilaku seperti preman," kata Fadil di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (4/12).
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved