Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Momentum ini terjadi secara beruntun, sehingga penghujung tahun bisa menjadi waktu yang tepat bagi siapa pun yang ingin menikmati keindahan langit.
Ketika malam 5 November 2025 disinari purnama besar nan cemerlang, banyak orang menatap ke langit dan menyebutnya dengan nama baru yang hangat di telinga, Braver Moon.
FENOMENA langit menarik terjadi pada Rabu malam, 5 November 2025. Malam itu, Bulan purnama tampak lebih besar dan terang dari biasanya karena bertepatan dengan momen fenomena supermoon.
Fenomena Supermoon akan terlihat Rabu, 5 November 2025. Planetarium Jakarta ajak warga menikmati piknik malam dan pengamatan Bulan serta Saturnus gratis di TIM.
Fenomena langit yang menakjubkan, Supermoon, diperkirakan kembali menghiasi langit malam pada Rabu, 5 November 2025.
November 2025 akan dipenuhi dengan berbagai peristiwa langit yang spektakuler. Dari kemunculan supermoon hingga hujan meteor, sejumlah kejadian astronomi akan mempercantik malam.
Menjelang akhir Oktober 2025, planet Venus semakin sulit diamati karena posisinya kian rendah di langit timur dan mendekati Matahari.
Komet Lemmon (C/2025 A6) akan melintasi konstelasi Serpens Caput pada 26 Oktober malam.
Fenomena langit spektakuler tengah berlangsung di penghujung Oktober 2025. Komet Lemmon (C/2025 A6) kini sedang mencapai puncak kecerahannya.
Fenomena langit langka terjadi 20–21 Oktober 2025: hujan meteor Orionid berpuncak, dua komet baru bersinar terang, dan bulan baru menjadikan langit sempurna gelap.
Pada 18 Oktober 2025, fenomena langit yang menarik, yaitu hujan meteor Epsilon Geminid (ε-Geminid), akan mencapai puncaknya.
Fenomena langit kembali akan menghiasi malam di awal Oktober 2025.
Oktober 2025 akan menjadi bulan penuh pesona astronomi. Dari supermoon terang hingga hujan meteor tanpa gangguan cahaya bulan, berikut sembilan fenomena langit spektakuler Oktober 2025.
Cahaya Zodiak atau “fajar palsu” kembali terlihat di langit minggu ini.
Gerhana matahari sebagian menghiasi langit Pasifik pada 21 September 2025.
Fenomena langka akan terlihat pada 19 September menjelang fajar, ketika bulan sabit, planet Venus, dan bintang terang Regulus tampak berdekatan.
Sesekali, ketika menatap langit, kita bisa melihat cahaya yang lebih terang di kedua sisi matahari. Fenomena itu dikenal sebagai sun dogs.
Fenomena langit spektakuler akan menghiasi Oktober mendatang. Komet Lemmon (C/2025 A6) diperkirakan melintas dekat Bumi pada 20 Oktober 2025.
Hujan meteor ini baru dapat terlihat dari Jakarta sekitar pukul 22.09 WIB, ketika titik radian di rasi Perseus muncul di atas cakrawala timur. Fenomena akan berlangsung hingga fajar
September 2025 akan dipenuhi dengan berbagai fenomena langit spektakuler. Mulai dari hujan meteor, gerhana bulan total, gerhana matahari sebagian, dan lainnya.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved