Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BMKG terus mengimbau masyarakat yang berdomisili atau sedang berada di beberapa wilayah yang berpotensi hujan dan angin kencang supaya berhati-hati.
Aktivitas sesar lokal menyebabkan terjadinya 53 kali gempa di wilayah Papua Barat dengan Magnitudo rata-rata 3 dan kedalaman di bawah 60 km atau gempa dangkal.
Petani diminta melakukan rekayasa komoditas, yaitu menyesuaikan jenis bibit komoditas, serta pola dan waktu tanamnya dengan kondisi cuaca dan iklim.
Potensi hujan ringan diprediksi terjadi di wilayah Kepulauan Seribu pada dini hari.
Dikutip dari laman BMK, sepanjang Senin (3/8) langit Jakarta diprediksi cerah berawan pada pagi hari, sedangka siang hari seluruh wilayah di Jakarta hingga Kepulauan Seribu diprediksi cerah.
"Daerah yang perlu diwaspadai karena telah mengalami HTH lebih dari 60 hari antara lain Kota Kupang, Kab. Belu, Kab. Timor Tengah Selatan (NTT) dan Kab. Dompu (NTB)."
BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat lebih siap dan antisipatif terhadap kemungkinan dampak puncak musim kemarau terutama di wilayah yang rentan kekeringan dan karhutla.
Dilihat dari situs BMKG, pada siang hari, cuaca di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu bercuaca cerah.
Nelayan diminta mewaspadai gelombang enam meter berpeluang terjadi selama tiga hari kedepan pada 28-30 Juli 2020.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofi sika (BMKG) mengajak masyarakat, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lain untuk meningkatkan respons
Potensi hujan lebat dan angin kencang terjadi pada 23-25 Juli 2020.
Data BMKG menunjukkan sejak Januari 2020 hingga saat ini sudah terjadi lebih dari 35 aktivitas gempa di Jawa Barat dan Banten yang guncangannya dirasakan oleh masyarakat
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofi sika (BMKG) menyerukan langkah masif pencegahan bencana akibat gempa bumi dan bencana tsunami guna meminimalkan risiko.
Sejumlah wilayah ada yang mengalami kekeringan, sementara hujan ekstrem justru mengguyur beberapa wilayah lainnya.
Sampai saat ini, BMKG belum mengetahui penyebab pasti terkait peningkatan aktivitas kegempaan. Butuh kajian mendalam dan evaluasi yang didukung data.
Beberapa wilayah sekitar memiliki karakteristik fisik dengan potensi yang hampir sama dengan wilayah terdampak banjir bandang saat ini.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar menyebutkan, kejadian hujan lebat di wilayah Luwu Utara dipengaruhi oleh suhu muka laut yang hangat di teluk Bone.
Selain itu, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat bakal mengguyur Kota Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi
Dalam tiga hari ke depan yakni 14-16 Juli 2020, beberapa wilayah Indonesia berpotensi hujan lebat disertai angin kencang kilat atau petir.
Gempa bumi dangkal terjadi akibat aktifitas subduksi.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved