Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Pasokan yang cukup baik dari petani dan pengepul membuat stok pengecer di pasar aman.
Sejak kebijakan BPNT diberlakukan, penyaluran beras Bulog ke warga miskin turun drastis. Beras yang diserap pada 2017- 2018 rentan turun mutu.
Ia juga menekankan, dibandingkan program bantuan beras sejahtera (rastra), BPNT dinilai lebih tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat.
Karena dituntut dari sisi kuantitas, Bulog akhirnya mengesampingkan kualitas dari hasil produksi yang diserap.
Henry Saragih mengungkapkan penyebab utama Indonesia akhirnya harus mengimpor beras pada 2018 adalah kesalahan data yang disuguhkan Kementerian Pertanian (Kementan).
Perseroan saat ini harus bertanggung jawab kepada banyak instansi pemerintah seperti Kementerian BUMN, Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan dan Kementerian Sosial.
"Ini karena kebijakan pada kepemimpinan menteri pertanian sebelumnya. Bulog dipaksa serap banyak. Akhirnya dapat gabah dan beras yang kualitasnya tidak bagus,"
"Masih ada sekitar satu juta ton beras dari luar negeri. Itu aman, kok. Kondisinya masih baik," ujar Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog Tri Wahyudi Saleh
"Ini karena kebijakan pada kepemimpinan menteri pertanian sebelumnya. Bulog dipaksa serap banyak. Akhirnya dapat gabah dan beras yang kualitasnya tidak bagus."
Anton mengatakan selama ini Bulog belum pernah memusnahkan stok beras rusak, bahkan ketika ia memimpin Kementan.
Bulog DIY menargetkan penyerapan beras sebesar 89 ribu ton, hingga saat ini baru terkumpul sebanyak 31.619 ton atau sekitar 31%.
Presiden menyoroti adanya beras turun mutu dan meminta agar ada perbaikan tata kelola cadangan beras pemerintah.
Namun, dia memastikan penjualan CBP ke pasar tidak akan membuat harga beras jatuh karena pemerintah akan menyesuaikannya dengan permintaan dan penawaran yang ada.
"Saya minta dibenahi manajamemen pengelolaan cadangan beras penerintah, penumpukan stok beras yang tidak tersalurkan harus jauh-jauh hari kita pikirkan," katanya
Sekretaris Perusahaan Bulog Awaludin Iqbal menjelaskan sebenarnya stok beras yang turun mutu atau kualitas itu bukan dimusnahkan.
Volume tersebut dinilai masih sangat kecil mengingat stok pembuka perseroan pada awal tahun ini mencapai 2,1 juta ton
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengatakan beras sebanyak itu memang sudah tidak layak dikonsumsi manusia namun masih bisa dimanfaatkan untuk pakan ternak.
Banyak beras yang menumpuk di Gudang Buloh mengalami penurunan mutu yang mengakibatkan kurang layak dijual ke pasar.
Untuk mengurangi stok beras di gudang, bulog menggelar stabilitasi harga beras di pasar dalam rangka program Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH).
Dalam Permentan disebut cadangan beras yang telah mengalami penurunan mutu harus dimusnahkan,namun persoalan ganti rugi belum juga terselesaikan karena kajian tentang hal itu belum selesai
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved