Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPTEN Crystal Palace, Dean Henderson, menegaskan ambisi timnya untuk mengukir sejarah luar biasa setelah memastikan tempat di babak semifinal UEFA Conference League (UECL). Meskipun harus melewati malam yang penuh tekanan di Stadion Artemio Franchi, The Eagles berhasil menyingkirkan Fiorentina dengan keunggulan agregat 4-2.
Dalam laga leg kedua tersebut, Palace sebenarnya menelan kekalahan 2-1. Keunggulan agregat mereka sempat terancam saat Henderson ditaklukkan oleh tendangan jarak jauh Cher Ndour di awal babak kedua. Namun, sang kiper tampil gemilang dengan serangkaian penyelamatan krusial yang meredam gempuran tuan rumah hingga peluit panjang dibunyikan.
Seusai pertandingan, Henderson memberikan apresiasi tinggi kepada rekan setim dan para pendukung setia yang telah mendampingi tim melewati pasang surut musim ini.
"Ini adalah momen besar bagi mereka (pendukung). 100 persen. Mereka tetap mendampingi kami di masa-masa sulit musim ini, dan semoga kami bisa melangkah lebih jauh dan memberikan sesuatu yang benar-benar spesial," ujar Henderson kepada TNT Sports.
Henderson mengakui bahwa mempertahankan keunggulan tiga gol dari leg pertama bukanlah perkara mudah di hadapan publik Florence. "Saya pikir ini pertandingan yang sangat sulit malam ini. Anda tidak benar-benar tahu bagaimana laga akan berjalan. Skor 3-0 bisa menjadi skor yang berbahaya, namun kami berhasil lolos, jadi siapa yang peduli (dengan kekalahan di malam ini)."
Kini, setelah memastikan diri berada di empat besar, Crystal Palace tidak ingin sekadar menjadi penggembira. Henderson menegaskan target utama tim asuhan Oliver Glasner adalah mengangkat trofi juara.
"Tentu saja targetnya adalah pergi dan memenangkannya, itulah tujuannya. Kami memiliki kebersamaan di grup ini. Jadi, di fase krusial akhir musim ini, kami bersatu dan melangkah maju," tegas Henderson.
Kelolosan Palace ini harus dibayar mahal dengan cederanya dua pilar utama, Adam Wharton dan Maxence Lacroix, yang terpaksa ditarik keluar pada babak pertama. Meski demikian, Henderson tetap optimistis dengan kedalaman skuad yang ada.
"Saya tidak yakin (seberapa serius cederanya), tetapi pada akhirnya manajer terus berbicara tentang perlunya setiap orang untuk berkontribusi. Kebersamaan dalam grup ini fenomenal dan kami hanya harus terus mendesak maju," pungkasnya.
Crystal Palace kini menatap babak semifinal dengan kepercayaan diri tinggi, membawa harapan para pendukungnya untuk meraih kesuksesan perdana di kancah Benua Biru. (Crystal Palace/Z-2)
Andy Robertson puji performa debut Freddie Woodman saat Liverpool bungkam Crystal Palace.
Meski kalah 3-1 dari Liverpool, manajer Crystal Palace Oliver Glasner menyebut ini performa terbaik timnya di Anfield.
Manajer Liverpool Arne Slot angkat bicara soal kemenangan 3-1 atas Crystal Palace, gol perdana Alexander Isak, hingga kritik pedasnya terhadap keputusan wasit.
LIVERPOOL mengalahkan Crystal Palace 3-1 pada Sabtu (25/4) dalam lanjutan Liga Inggris.
Liverpool menjamu Crystal Palace di Anfield. Mampukah Arne Slot mematahkan rekor tak terkalahkan Palace musim ini demi tiket Liga Champions?
Crystal Palace dan West Ham United berbagi poin setelah bermain imbang 0-0. Hasil ini krusial bagi The Hammers menjauhi zona degradasi.
Rayo Vallecano mencetak sejarah lolos ke semifinal kompetisi Eropa untuk pertama kalinya meski kalah 3-1 dari AEK Athens. Menang agregat tipis 4-3.
Crystal Palace memastikan tiket semifinal Liga Konferensi UEFA pertama mereka meski kalah 2-1 dari Fiorentina di leg kedua. Unggul agregat 4-2 atas La Viola.
Sempat tertinggal agregat 0-2, Strasbourg bangkit secara dramatis dengan melibas Mainz 4-0 di kandang. Simak momen bersejarah klub Prancis ini di kompetisi Eropa.
Shakhtar Donetsk melaju ke semifinal UEFA Conference League setelah menahan imbang AZ Alkmaar 2-2. Unggul agregat 5-2, sang wakil Ukraina kembali ke empat besar Eropa.
Strasbourg menjamu Mainz di leg kedua perempat final Liga Konferensi. Tertinggal 2-0, skuat Gary O'Neil butuh keajaiban untuk membalikkan keadaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved