Diego Simeone: Atletico Madrid Siap Jemput Takdir Juara Liga Champions!

Thalatie K Yani
15/4/2026 05:46
Diego Simeone: Atletico Madrid Siap Jemput Takdir Juara Liga Champions!
Usai singkirkan Barcelona, Diego Simeone tegaskan Atletico Madrid siap akhiri penantian panjang trofi Liga Champions. (AFP)

PELATIH Atletico Madrid, Diego Simeone, menyatakan kesiapan timnya untuk akhirnya memenangkan trofi Liga Champions setelah berhasil menyingkirkan Barcelona di babak perempat final. Meski harus menelan kekalahan 1-2 pada leg kedua di Riyadh Air Metropolitano, Selasa malam, Los Rojiblancos tetap melaju ke semifinal dengan keunggulan agregat 3-2.

Atletico Madrid, yang belum pernah mencicipi gelar juara di kompetisi tertinggi Eropa ini, dijadwalkan akan menghadapi pemenang antara Arsenal atau Sporting Lisbon di babak empat besar.

"Kami akan menjalaninya dengan penuh harapan dan keyakinan total. Kami menyadari kekuatan dan kekurangan yang kami miliki," ujar Simeone dalam konferensi pers usai laga. "Kami siap. Kami akan mengejar apa yang telah kami incar selama bertahun-tahun."

Kebanggaan Sang Pelatih

Simeone, yang sebelumnya pernah membawa Atletico ke final pada 2014 dan 2016, merasa bangga dengan konsistensi skuatnya. Mengingat terakhir kali mereka mencapai semifinal adalah tahun 2017, pencapaian kali ini terasa sangat emosional bagi pelatih asal Argentina tersebut.

"Sudah empat belas tahun saya memimpin, dan saya masih merasa antusias melihat tim ini terus bersaing," ungkap Simeone. "Para pemain telah berganti, kami harus memulai dari awal berkali-kali, dan di sinilah kami kembali berada di antara empat tim terbaik di Eropa."

Senada dengan sang pelatih, penyerang veteran Antoine Griezmann mengakui laga melawan Barcelona sangatlah berat. Atletico sempat tertinggal dua gol cepat melalui Lamine Yamal dan Ferran Torres, sebelum akhirnya gol balasan dari Ademola Lookman menjadi penentu kelolosan mereka.

"Bersama para pendukung kami dan kualitas yang kami miliki, kami yakin bisa mencetak gol. Kami memang kurang nyaman saat menguasai bola dan tidak cukup tenang dalam bermain, tetapi kami berhasil mencapai semifinal," kata Griezmann.

Kekecewaan Hansi Flick

Di kubu lawan, pelatih Barcelona Hansi Flick merasa timnya lebih layak lolos jika melihat performa di kedua leg. Namun, ia menyayangkan kegagalan lini depannya dalam memaksimalkan peluang serta kartu merah yang kembali diterima pemainnya. Setelah Pau Cubarsi di leg pertama, giliran Eric Garcia yang diusir wasit pada laga di Madrid.

"Kami memainkan babak pertama yang fantastis, tetapi kami seharusnya mencetak lebih banyak gol. Jika melihat kedua pertandingan tersebut, kami layak melaju ke semifinal," ujar Flick dengan nada kecewa.

Meski demikian, Flick meminta skuat mudanya untuk memetik pelajaran berharga dari kegagalan ini.
"Sangat mengecewakan bagi semua orang, termasuk saya. Namun inilah sepak bola, inilah hidup, dan kami harus bangkit kembali. Kami memiliki tim muda dan saya yakin kami akan berkembang musim depan," pungkas pelatih asal Jerman tersebut. (AFP/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya