Atletico Madrid Gagal Juara Copa del Rey, Diego Simeone: Kami Kurang Tajam!

Thalatie K Yani
19/4/2026 09:10
Atletico Madrid Gagal Juara Copa del Rey, Diego Simeone: Kami Kurang Tajam!
Atletico Madrid kalah dramatis dari Real Sociedad di final Copa del Rey melalui adu penalti. Diego Simeone soroti kegagalan timnya mengonversi peluang emas.(Atletico Madrid)

MIMPI Atletico Madrid untuk mengakhiri puasa gelar Copa del Rey selama 13 tahun harus kandas secara dramatis. Los Colchoneros dipaksa menyerah oleh Real Sociedad dalam laga final yang berlangsung di Stadion La Cartuja, Sabtu (18/4) waktu setempat. Meski sempat dua kali bangkit dari ketertinggalan untuk memaksakan babak perpanjangan waktu, Atletico akhirnya kalah 3-4 dalam drama adu penalti.

Dalam konferensi pers pascapertandingan, pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, memberikan apresiasi atas perjuangan anak asuhnya, namun ia tidak bisa menyembunyikan kekecewaan atas kegagalan timnya memanfaatkan peluang.

"Pertama-tama, saya ucapkan selamat kepada lawan. Kami bereaksi dengan baik terhadap gol pertama, meski setelah itu ritme kami melambat. Di jeda babak, kami berbicara dan mengubah tempo dengan memainkan permainan yang seharusnya dimainkan. Kami bisa saja mencetak gol ketiga melalui Johnny (Cardoso) atau Baena," ujar Simeone mengutip dari Marca.

Kegagalan di Waktu Normal Jadi Penentu

Simeone menilai momen krusial kekalahan timnya bukan terjadi saat adu penalti, melainkan kegagalan mengonversi peluang emas di menit-menit akhir waktu normal. Menurutnya, peluang yang didapat Johnny Cardoso dan Alex Baena seharusnya bisa mengunci kemenangan tanpa harus melalui babak tambahan.

"Para pemain telah melakukan upaya yang luar biasa, tetapi pertandingan seharusnya diputuskan dalam 90 menit. Peluang Johnny atau Baena seharusnya berbuah gol. Namun seperti yang selalu kami katakan, mereka (Real Sociedad) memiliki ketajaman itu dan kami tidak memilikinya," tegas pelatih asal Argentina tersebut.

Pada babak tambahan waktu, kedua tim memiliki peluang seimbang, termasuk tembakan Julian Alvarez yang membentur tiang gawang dan penyelamatan gemilang kiper Juan Musso. Namun, keberuntungan akhirnya berpihak pada Real Sociedad di babak adu penalti.

Menolak Kirim Pesan untuk Suporter

Saat diminta memberikan pesan bagi para penggemar Atletico yang kecewa, Simeone memilih untuk bersikap realistis. Ia merasa kata-kata tidak akan cukup untuk mengobati luka para suporter setelah kegagalan di final.

"Sulit untuk memberikan pesan, karena para penggemar butuh kemenangan, bukan pesan. Yang tersisa bagi kami hanyalah bekerja keras setiap hari," tambahnya.

Kekalahan ini membuat Liga Champions menjadi satu-satunya peluang tersisa bagi Atletico Madrid untuk meraih trofi musim ini. Kendati demikian, Simeone menegaskan dirinya belum mau memikirkan laga semifinal mendatang melawan Arsenal karena masih merasakan pedihnya kekalahan di final ini.

"Saya tidak memikirkan Arsenal. Kekalahan ini sangat menyakitkan bagi saya. Kami butuh kemenangan, tapi kami tidak bisa meraihnya. Meskipun begitu, cara kami berkompetisi memberikan saya banyak ketenangan pikiran," tutup Simeone. (Football-Espana/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya