Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
JANNIK Sinner mengaku puas dengan permainannya di Internazionali BNL d'Italia (Roma Terbuka), turnamen pertamanya setelah menjalani skorsing selama tiga bulan akibat kasus dengan Badan Antidoping Dunia (WADA).
Petenis peringkat satu dunia itu berkompetisi untuk pertama kalinya sejak memenangi Australia Terbuka pada Januari dan meraih lima kemenangan di Roma.
Rekor 26 kemenangan beruntun Sinner berakhir di tangan Carlos Alcaraz pada babak final di Roma, Senin (19/5) WIB.
"Set pertama memang sedikit mengubah permainan. Namun secara umum, saya sangat senang dengan turnamen ini," kata Sinner selepas pertandingan.
"Mudah-mudahan ini memberi saya kepercayaan diri untuk bermain tenis yang bagus juga di Paris. Mari kita lihat apa yang akan terjadi di sana."
"Namun setelah tiga bulan, datang ke sini, meraih hasil ini sangat berarti bagi saya, juga bagi tim saya. Kami bekerja keras untuk berada di sini. Senang juga dengan keluarga saya dan segalanya," lanjut petenis Italia itu.
Sinner mengincar gelar ATP Masters 1000 kelimanya dan yang pertama di Roma. Didukung oleh penonton tuan rumah yang bersemangat di Campo Centrale, ia bersaing ketat dengan Alcaraz dalam set pembuka sebelum menyerah di set kedua.
Alcaraz, juara Masters 1000 tujuh kali, kini memimpin Sinner dengan skor 7-4 dalam head to head mereka.
"Bermain di sini, di Italia, di Roma, adalah sesuatu yang sangat, sangat istimewa," ujar Sinner.
"Mereka mendukung saya seperti anak kecil. Dukungannya luar biasa. Yang pasti ada beberapa hal yang kami lihat hari ini yang harus kami tingkatkan jika ingin tampil baik di Paris."
"Saya lebih dekat dari yang diharapkan dalam banyak hal. Namun, di sisi lain, itu bagus. Itu adalah pekan yang hebat bagi saya. Beberapa pertandingan berjalan sangat baik, beberapa pertandingan bisa lebih baik. Namun, ini tenis. Ada banyak pasang surut," tambah petenis berusia 23 tahun itu.
Dengan catatan 12-1 pada musim ini, menurut indeks menang/kalah ATP, dan duduk di posisi kedua dalam ATP Live Race To Turin, Sinner akan mengalihkan fokusnya ke Roland Garros, tempat ia akan berusaha merebut gelar major keempatnya dan yang pertama di lapangan tanah liat. (Ant/Z-1)
AMBISI Jannik Sinner menorehkan sejarah kian nyata. Petenis Italia itu semakin dekat menjadi petenis pertama yang mampu menyapu lima turnamen Masters 1000 secara beruntun di Madrid Open.
Jannik Sinner mengalahkan Elmer Moller 6-2 dan 6-3 di Madrid Terbuka 2026, memperpanjang rekor kemenangan beruntun di ATP Masters 1000 menjadi 24 laga.
Jannik Sinner dan Carlos Alcaraz bertekad melanjutkan dominasi mereka di Roland Garros setelah menguasai sembilan gelar Grand Slam terakhir secara kolektif.
Alcaraz sendiri memiliki catatan apik di Barcelona Open dengan dua gelar juara pada 2022 dan 2023.
Jannik Sinner resmi kembali ke peringkat satu dunia usai menundukkan Carlos Alcaraz di final Monte Carlo Masters 2026. Simak ulasan pertandingannya di sini.
Petenis Spanyol Carlos Alcaraz mengakui tampil kurang optimal pada momen-momen penting saat menghadapi Jannik Sinner di final Monte-Carlo Masters 2026.
Ganda putri Indonesia Aldila Sutjiadi/Janice Tjen harus mengakui keunggulan Siegemund/Zvonareva di perempat final Madrid Terbuka setelah duel sengit tiga set.
Anastasia Potapova mencetak sejarah sebagai lucky loser pertama yang menembus perempat final Madrid Terbuka usai menumbangkan Elena Rybakina.
Stefanos Tsitsipas melaju ke babak 16 besar Madrid Open 2026 usai tekuk Daniel Merida. Ia akan menghadapi Casper Ruud dalam perebutan tiket perempat final.
Aryna Sabalenka melaju ke perempat final Madrid Terbuka setelah mengalahkan Naomi Osaka. Sementara itu, Coco Gauff harus tersingkir usai kalah dari Linda Noskova.
Aldila Sutjiadi beberkan kunci kemenangan atas unggulan keenam Madrid Open 2026. Fokus pada strategi dan momentum bersama Janice Tjen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved