Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS Spanyol Carlos Alcaraz mengaku persaingannya dengan petenis Italia Jannik Sinner menjadi sumber motivasi tambahan jelang tampil di Barcelona Open. Duel keduanya dalam perebutan peringkat satu dunia semakin memacunya.
Alcaraz sendiri memiliki catatan apik di Barcelona Open dengan dua gelar juara pada 2022 dan 2023. Ia akan memulai langkahnya tahun ini menghadapi petenis Finlandia, Otto Virtanen, di babak 32 besar pada Selasa (14/4).
Adapun Sinner baru saja menggeser Alcaraz dari posisi puncak setelah menang di final Monte Carlo Masters. Namun, peluang untuk merebut kembali posisi tersebut terbuka bagi Alcaraz jika mampu menjadi juara di Barcelona.
“Saya rasa persaingan untuk menjadi nomor satu antara saya dan Jannik adalah sesuatu yang sangat indah. Itu juga menjadi motivasi tambahan bagi saya,” ujar Alcaraz.
Meski bersaing ketat di lapangan, Alcaraz menegaskan hubungan mereka tetap baik di luar lapangan. Ia menyebut keduanya saling menghormati meski tidak memiliki kedekatan personal.
“Hubungan kami baik. Memang tidak sampai sering bersama di luar lapangan, tapi tetap saling menghargai,” katanya.
Petenis berusia 22 tahun itu juga mengakui kehadiran Sinner mendorongnya untuk terus berkembang. Ia merasa rivalitas tersebut membantunya mengenali kelemahan dan meningkatkan kualitas permainan.
“Dia membuat saya jadi lebih baik, membantu saya menyadari apa yang harus diperbaiki dalam setiap latihan dan pertandingan,” ujarnya.
Alcaraz juga memuji perkembangan Sinner, terutama di lapangan tanah liat. Menurutnya, duel di antara mereka selalu berlangsung seimbang, tanpa ada favorit jelas, terlepas dari jenis permukaan lapangan.
“Setiap kali kami bertemu, tidak ada yang benar-benar diunggulkan, baik di rumput, lapangan keras, maupun tanah liat,” tambahnya. (H-2)
Carlos Alcaraz sukses melaju ke babak semifinal Barcelona Terbuka. Satu tiket ia raih setelah meraih kemenangan impresif 7-5, 6-3 atas Alex de Minaur di fase perempat final.
AMBISI Jannik Sinner menorehkan sejarah kian nyata. Petenis Italia itu semakin dekat menjadi petenis pertama yang mampu menyapu lima turnamen Masters 1000 secara beruntun di Madrid Open.
Jannik Sinner mengalahkan Elmer Moller 6-2 dan 6-3 di Madrid Terbuka 2026, memperpanjang rekor kemenangan beruntun di ATP Masters 1000 menjadi 24 laga.
Jannik Sinner dan Carlos Alcaraz bertekad melanjutkan dominasi mereka di Roland GarrosĀ setelah menguasai sembilan gelar Grand Slam terakhir secara kolektif.
Jannik Sinner resmi kembali ke peringkat satu dunia usai menundukkan Carlos Alcaraz di final Monte Carlo Masters 2026. Simak ulasan pertandingannya di sini.
Petenis Spanyol Carlos Alcaraz mengakui tampil kurang optimal pada momen-momen penting saat menghadapi Jannik Sinner di final Monte-Carlo Masters 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved