Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan menjaga subsidi bahan bakar minyak (BBM) dalam 12 bulan ke depan, tetapi penyalurannya akan dibuat lebih ketat agar hanya dinikmati masyarakat yang benar-benar berhak. Kelompok mampu diminta membayar BBM sesuai harga pasar.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat memberikan taklimat dalam Rapat Kerja Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/4). Ia menyebut satu tahun ke depan sebagai fase krusial yang harus dihadapi dengan langkah terukur, terutama di tengah tekanan global pada sektor energi.
“Untuk jangka pendek, yang saya anggap kritis, satu tahun ini, 12 bulan ke depan, kita harus kendalikan konsumsi bahan bakar. Sesudah 12 bulan, kita akan menjadi sangat kuat,” ujar Prabowo.
Menurut dia, posisi Indonesia relatif lebih aman karena pasokan minyak dan gas nasional tidak banyak bergantung pada jalur strategis global seperti Selat Hormuz. Pemerintah juga menyiapkan opsi pasokan alternatif, sembari mengandalkan kekuatan sumber daya energi dalam negeri.
“Intinya sekarang, kita siap, kita kuat menghadapi satu tahun ini. Sumber-sumber minyak dan gas kita tidak terlalu banyak yang lewat Selat Hormuz, kita bisa mencari alternatif lain, selain kita punya kekuatan dalam negeri yang sangat kuat,” katanya.
Dalam skema yang disiapkan pemerintah, subsidi BBM dipastikan tidak akan dicabut untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Fokus kebijakan adalah menjaga perlindungan bagi rakyat kecil, sekaligus menutup ruang subsidi dinikmati kelompok yang secara ekonomi mampu.
“Untuk BBM bersubsidi, kita akan pertahankan untuk rakyat kecil dan rakyat miskin. Kita akan pertahankan untuk 80% rakyat kita. Tapi pada saatnya, orang-orang kuat, orang kaya, kalau mau pakai bensin yang mahal, ya harus bayar harga pasar. Sudah kaya, minta subsidi lagi, ya enggak lah. Yang kita bela rakyat miskin,” tegas Prabowo.
Ia menekankan, kebijakan itu bersifat sementara, tetapi penting sebagai momentum memperbaiki pola konsumsi energi nasional yang selama ini dinilai belum efisien. Pemerintah, kata dia, tidak boleh terlena oleh kondisi yang terlihat aman.
“Ini hanya periode tertentu. Kita tidak boleh jadi bangsa yang terlalu santai. Mari kita koreksi diri kita,” ujarnya.
Prabowo juga mengingatkan bahwa situasi global yang penuh tekanan tidak boleh dihadapi dengan sikap lengah. Justru, menurut dia, kondisi ini harus dijadikan peluang untuk membenahi tata kelola, menekan pemborosan, dan memperkuat disiplin fiskal serta energi.
“Krisis ini bagi saya adalah sebuah peluang. Kesulitan, tantangan, hambatan, rintangan adalah peluang. Membuat kita harus bekerja lebih baik, harus bekerja lebih efisien, tidak boleh boros, tidak boleh ada kebocoran, tidak boleh ada korupsi,” pungkasnya. (Z-10)
PT Pertamina mengapresiasi dan mendukung upaya penegakan hukum terhadap penyalahgunaan BBM dan Elpiji. Hal itu dilakukan melalui sinergi bersama aparat penegak hukum.
Kenaikan harga BBM dan elpiji non-subsidi menciptakan disparitas harga yang cukup siginifikan.
Pengamat menilai karakteristik konsumen BBM non-subsidi tidak mudah berpindah ke BBM dengan oktan lebih rendah.
Kepercayaan penuh yang diberikan Presiden Prabowo kepada Kapolri Listyo Sigit merupakan fondasi yang kuat bagi operasionalisasi agenda anti-penyelundupan.
Dari 11 kasus tersebut dua di antaranya ditangani langsung oleh Polda Kaltim, sementara sisanya diungkap oleh Polres Berau dan Polres Kutai Barat.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung menyebut warga yang berada pada golongan kelas menengah atas di Jakarta semakin kaya saat ini. Gini Ratio Meningkat,
Tiongkok mencatat peningkatan jumlah triliuner yang mencengangkan dengan 108% dalam 10 tahun terakhir. Sementara AS mengalami peningkatan sebesar 81%.
Deklarasi Menteri Keuangan G-20 menyerukan penerapan perpajakan progresif. Mereka menekankan agar orang superkaya memenuhi kewajiban pajak secara adil.
BADAN Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia menyebut prevalensi penggunaan narkoba menurun di dua tahun terakhir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved