Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Prabowo Subianto mengungkapkan pengalamannya saat pertama kali meluncurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Prabowo mengaku sempat mendapat ejekan dari kalangan intelektual dan akademisi yang meragukan efektivitas program tersebut.
“Waktu saya meluncurkan program ini, saya diejek, saya dituduh macam-macam. Bahkan yang banyak mengejek adalah orang-orang yang terdidik, profesor-profesor terkenal mengejek dan menghina saya,” ungkap Presiden Prabowo saat peresmian SPPG Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026).
Presiden Prabowo mengaku para profesor tersebut meramalkan bahwa program MBG akan mengalami kegagalan dan hanya menjadi sarana untuk menghambur-hamburkan anggaran negara. Ia menyayangkan adanya narasi yang menyerang kebutuhan dasar rakyat kecil hanya karena dendam pribadi.
“Mereka meramalkan proyek ini pasti gagal, menghambur-hamburkan uang. Mungkin sebagai ungkapan dendam dan dengki, itu biasa. Tapi menyerang hal yang sangat diperlukan oleh orang yang ekonominya belum kuat, itu sungguh menyedihkan bagi saya,” katanya.
Meski dihujani kritik, Presiden Prabowo menegaskan keyakinannya bahwa program MBG berada di jalan yang benar. Ia menyoroti kondisi 25% anak Indonesia yang saat itu mengalami stunting akibat kurang gizi kronis. Baginya, stunting bukan sekadar masalah kesehatan, melainkan dampak dari proses pemiskinan rakyat yang harus dihentikan melalui intervensi langsung.
“Kita tidak bisa dengan teori atau hanya kata-kata indah. Satu-satunya jalan adalah intervensi langsung pemerintah kepada anak-anak, ibu hamil, dan lansia. Stunting mengakibatkan sel otak dan tulang tidak berkembang baik, kita harus hentikan ini,” tegasnya.
Presiden Prabowo mengatakan Indonesia bukanlah negara pertama yang menjalankan program makan gratis. Menurut studinya, sudah ada lebih dari 75 negara yang menjalankan program serupa guna memastikan kesejahteraan rakyatnya.
“Mungkin bagi mereka yang di atas, makan bergizi gratis tidak penting. Tapi di seluruh dunia, program ini sangat diperlukan oleh mayoritas rakyat. Indonesia mungkin negara yang ke-76 atau ke-77 yang melaksanakannya,” pungkas Prabowo. (H-3)
Presiden Prabowo Subianto menyebut program Makan Bergizi Gratis (MBG) Indonesia jadi percontohan dunia karena mampu melayani 60 juta penerima manfaat.
Makan Bergizi Gratis (MBG), menjadi fondasi awal untuk membangun kualitas SDM anak-anak Indonesia melalui intervensi pemberian gizi.
AJL 2026 juga memberikan ruang bagi jurnalis untuk menjalankan fungsi kontrol sosial, khususnya dalam mengangkat isu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari berbagai sudut pandang.
Ahli Teknologi Pangan, Yuyun Anwar mengusulkan penerapan katering rantai dingin (Cold Chain Catering) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Badan Gizi Nasional mengatur distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG). Siswa dapat menu fresh 5 hari, kelompok 3B hingga Sabtu, dan daerah 3T menu pangan kering.
SEBANYAK 492 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Sumatra ditutup sementara atau di-suspend mulai 9 Maret 2026 tanpa batas waktu.
MENTERI Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menyatakan tim Ekspedisi Patriot siap menyukseskan target pembangunan 2.500 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Papua tahun ini.
Pemerintah membentuk forum evaluasi untuk memperkuat Program Makan Bergizi Gratis agar lebih efektif, terarah, dan mampu menjangkau kebutuhan gizi masyarakat secara merata.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya menyasar peningkatan kualitas sumber daya manusia, tetapi juga mulai menunjukkan dampak signifikan sebagai penggerak ekonomi daerah.
Penguatan tata kelola dan sistem distribusi terus dilakukan untuk memastikan program berjalan optimal, transparan, dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.
Ia menjelaskan bahwa data tersebut mencakup ratusan kabupaten/kota yang menjadi fokus intervensi, dan akan digunakan sebagai acuan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved