Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PIMPINAN Pusat Muhammadiyah mengingatkan pemerintah agar berhati-hati dalam mengambil komitmen lanjutan di Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza yang diinisiasi Donald Trump, terutama terkait rencana keanggotaan tetap, pengiriman pasukan, dan kewajiban iuran bernilai besar.
Muhammadiyah menilai, tanpa jaminan transparansi dan keadilan, keterlibatan Indonesia justru berisiko membebani negara dan menyimpang dari tujuan kemanusiaan.
Muhammadiyah merekomendasikan agar Indonesia tidak terburu-buru menjadi anggota tetap BoP. Salah satu pertimbangannya adalah kewajiban iuran sebesar USD 1 miliar atau sekitar Rp17 triliun yang dinilai berpotensi membebani keuangan negara dan rawan disalahgunakan.
“Mengingat besarnya iuran dan risiko penyalahgunaan dana, Indonesia sebaiknya menunda komitmen sebagai anggota tetap BoP,” bunyi siara pers Muhammadiyah, pada Minggu (8/2),
Sebagai alternatif, pemerintah didorong untuk menegosiasikan agar kontribusi dana Indonesia diarahkan secara khusus untuk operasi pasukan dan misi kemanusiaan di Gaza.
Muhammadiyah juga menekankan pentingnya jaminan bahwa dana tersebut benar-benar digunakan untuk pembangunan kembali Gaza dan penyediaan layanan publik dasar.
“Indonesia perlu mendapatkan jaminan bahwa dana iuran digunakan untuk rekonstruksi Gaza dan pelayanan publik seperti kesehatan, pendidikan, sanitasi, infrastruktur, dan keamanan umum, serta dapat ditarik kembali jika Indonesia mundur dari BoP,” tegas Muhammadiyah.
Terkait aspek keamanan, Muhammadiyah menegaskan bahwa setiap pasukan perdamaian yang bertugas di Gaza harus berada dalam kerangka PBB dan memiliki mandat jelas dari PBB. BoP juga diminta membuka ruang aman bagi organisasi kemanusiaan untuk bekerja di seluruh wilayah Palestina.
“Setiap personel Indonesia yang ditugaskan harus fokus pada perlindungan warga sipil, rekonstruksi, dan layanan kemanusiaan, bukan untuk kepentingan politik pihak tertentu,” ujar Muhammadiyah.
Meski Indonesia akan duduk bersama Israel dalam BoP, Muhammadiyah menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh mengendurkan sikapnya dalam menuntut pertanggungjawaban Israel atas kejahatan terhadap rakyat Palestina.
“Indonesia harus tetap konsisten menuntut pertanggungjawaban Israel atas dugaan genosida dan pembersihan etnis terhadap rakyat Palestina,” kata Muhammadiyah.
Lebih jauh, Muhammadiyah membuka opsi agar Indonesia mempertimbangkan mundur dari keanggotaan BoP apabila rekomendasi tersebut tidak dijalankan, khususnya jika Amerika Serikat dan Israel menolak prinsip keadilan bagi Palestina.
“Jika BoP tidak sejalan dengan konstitusi dan komitmen moral Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina, maka opsi pengunduran diri perlu dipertimbangkan secara serius,” pungkas pernyataan itu. (H-3)
Laporan Al Akhbar mengungkap pengalihan dana rekonstruksi Gaza sebesar US$17 miliar ke Israel di tengah ketegangan AS-Iran. Simak detail manuver politiknya.
Pasukan Indonesia akan dikerahkan ke Jalur Gaza mulai April 2026 sebagai bagian dari Pasukan Stabilisasi Internasional. Simak detail penempatannya di sini.
Dubes Rusia Sergei Tolchenov hormati keputusan Presiden Prabowo gabung Board of Peace (BoP) Gaza, namun ungkap alasan Rusia tak ikut serta. Cek faktanya.
Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan bahwa prajurit TNI yang tergabung dalam Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza tidak menjalankan operasi militer.
Menteri Luar Negeri Sugiono mengungkapkan isi pertemuannya dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio di Washington DC, Amerika Serikat.
Dino Patti Djalal soroti absennya poin Solusi Dua Negara dalam pidato Presiden Prabowo di Board of Peace Washington. Simak pesan penting pendiri FPCI ini.
Haedar Nashir berpesan agar UMSU di bawah kepemimpinan yang baru dapat menjalankan Catur Dharma Perguruan Tinggi dengan sebaik mungkin.
Semenjak gencatan senjata, tidak perubahan yang terjadi di Gaza, bahkan pembunuhan oleh tentara Israel masih berlanjut
KETUA PP Muhammadiyah sekaligus Penasihat Khusus Presiden Bidang Urusan Haji, Muhadjir Effendy menyatakan belum mendalami skema soal wacana pemerintah mengenai war tiket haji.
Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), H. Budi Setiawan, S.T., menegaskan bantuan bagi korban bencana harus disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi yang tepat.
KETUA Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menegaskan bahwa gelar akademik tidak secara otomatis menjadikan seseorang sebagai intelektual sejati.
Tantangan masa depan, baik di level lokal, nasional, maupun global, membutuhkan pemikiran yang tajam serta relevan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved