Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SATUAN Tugas Penerbitan Kawasan Hutan (PKH) mencari bukti pembalakan liar hutan yang diduga menjadi penyebab bencana alam di Sumatra. Pendalaman itu dengan menggandeng banyak pihak.
"Ya, saat di PKH kan ada unsurnya dari Polri ada, dari Kehutanan ada, dari TNI ada, Kejaksaan juga ada, BPKP juga ada," kata Kepala Puspenkum Kejaksaan Agung (Kejagung) Anang Supriatna di Kantor Kejagung, Jakarta Selatan, Jumat (5/12).
Anang mengatakan, pencarian bukti tidak dilakukan sebelum penanganan bencana di Sumatra selesai. Tujuannya untuk mencegah calon pihak berperkara 'bersih-bersih' di lokasi. "Ya sudah, sudah dari kemarin bergerak," ujar Anang.
Anang menetaskan tiap pihak yang bekerja sama dalam pencarian informasi pembalakan hutan di Sumatra memiliki tugas berbeda. Data yang didapat nantinya akan dikumpulkan untuk dicek kemungkinan adanya pihak yang bisa dimintai pertanggungjawaban. "Tapi semua bergerak sama-sama," tutur Anang. (Can/P-2)
Dirdik Jampidsus Kejagung, Syarif Sulaeman Nahdi, mengungkapkan bahwa penetapan tersangka ini merupakan hasil pengembangan.
Adapun ketiga tersangka baru tersebut antara lain adalah HS (Hendry Sulfian) selaku Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Rangga Ilung, Kalimantan Tengah
Saat menjabat sebagai Kepala KSOP Rangga Ilung, HS memberikan surat persetujuan berlayar kepada PT MCM dan perusahaan lainnya yang terafiliasi dengan PT AKT.
Tiga tersangka baru ditetapkan dalam perkara yang berjalan sejak 2016 hingga 2025.
Kejagung menegaskan akan terus melakukan pendalaman untuk mencari bukti terkait kasus ini.
Bazar ini digelar untuk memaksimalkan penyelesaian masalah aset yang sulit dijual karena rendahnya respons masyarakat.
JK menilai pemerintah perlu mengambil langkah konkret sebagai solusi jangka panjang. Terutama melalui penghijauan kembali kawasan hutan setelah bencana usai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved