Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi III DPR RI Nasyirul Falah Amru mengapresiasi Presiden Prabowo Subianto yang memberikan rehabilitasi kepada dua guru ASN dari Luwu Utara, Sulawesi Selatan.
Kedua guru ASN itu dipecat dan divonis penjara 1 tahun oleh Mahkamah Agung, akibat dari pungutan iuran untuk membantu membayar gaji 10 guru honorer yang sudah disetujui komite sekolah.
Politisi yang akrab disapa Gus Falah itu menyatakan, keputusan Presiden Prabowo itu menunjukkan empati dan keberpihakan terhadap korban ketidakadilan hukum.
"Langkah Presiden itu merupakan perwujudan dari penegakan keadilan, karena kedua guru tersebut sejatinya korban ketidakadilan," tegas Gus Falah, Jumat (14/11).
Anggota Fraksi PDI Perjuangan itu menyatakan, kedua guru itu diberhentikan secara tidak adil setelah divonis bersalah. Padahal, mereka mengumpulkan sumbangan sukarela untuk membantu guru honorer yang tidak digaji.
Seharusnya, sambung Gus Falah, langkah kedua guru itu menyadarkan semua pihak bahwa hak-hak guru honorer harus dipenuhi.
Gus Falah melanjutkan, langkah Presiden Prabowo itu juga merupakan pengingat bagi aparatur pemerintah sendiri agar berpihak pada kepentingan guru honorer.
"Kedua guru itu saja peduli pada hak guru honorer, mosok aparatur negara tidak, malah mereka dihukum. Keputusan Presiden itu seharusnya menjadikan aparatur negara peduli pada pemenuhan hak guru honorer," tegas Gus Falah
Sebelumnya, surat terkait pemberian rehabilitasi untuk dua guru SMAN 1 Masamba itu, yaitu Abdul Muis dan Rasnal, diteken oleh Presiden Prabowo di hadapan dua guru tersebut di ruang tunggu VVIP, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, baru-baru ini.
Langkah itu diambil tak lama setelah Presiden tiba dari kunjungan kenegaraan di Sydney, Australia.
Presiden Prabowo, yang sempat membaca sejenak surat tersebut, langsung membubuhkan tanda tangannya. (Cah/P-3)
Presiden Prabowo Subianto bertemu Luhut Pandjaitan bahas strategi ekonomi nasional di tengah dinamika global, fokus stabilitas, daya beli, bansos digital, dan investasi.
Pemerintah mempercepat pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) sebagai bagian dari strategi transisi energi nasional.
Dalam forum tersebut, disampaikan bahwa DPR kini menunggu langkah lanjutan dari pemerintah berupa penerbitan Surat Presiden (Surpres).
Sejak lama berbagai elemen masyarakat, mulai dari pekerja rumah tangga, akademisi, jurnalis, politisi, hingga tokoh agama, terus mendorong agar RUU tersebut segera disahkan.
RUU PPRTĀ tak kunjung disahkan. Koalisi Sipil bersama para pekerja rumah tangga mendesak pemerintah segera menerbitkan Surat Presiden (Surpres).
Prabowo dorong Indonesia tinggalkan BBM dan beralih ke energi listrik. Target produksi mobil listrik massal 2028, industri nasional mulai digenjot.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved