Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
GURU besar bidang ilmu Kebijakan Publik Universitas Brawijaya, Jawa Timur, Prof Andy Fefta Wijaya mengatakan pemangkasan anggaran yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto berdampak pada pemda. Ia mengatakan saat ini pemerintah justru melakukan pemborosan dengan jumlah kabinet yang gemuk. Pasalnya, ada 48 menteri dan 56 wakil menteri ditambah 5 kepala badan.
"Efisiensi ini tak terlepas bagaimana di awal menentukan 48 kementerian sehingga menambah 22 kementerian. Ditambah wakil menteri dan menteri ada 108," tegas Andy Fefta Wijaya usai fokus grup diskusi di Universitas Brawijaya, Selasa (11/2).
Dalam satu kementerian saja, lanjutnya, membutuhkan menteri, wakil menteri, sekjen, dirjen, direktur, dan staf ahli. Semua pejabat itu perlu anggaran sangat besar. Apalagi sekarang pemerintah membuka kementerian baru.
"Membuka kementerian baru itu tidak sederhana karena costly. Tetap saja perlu dirjen dan direktur," tandasnya.
Menurut Andy, kondisi kabinet yang gemuk ini terjadi lantaran Presiden Prabowo Subianto lebih mengedepankan politik ketimbang melakukan pendekatan efisiensi yang tepat.
"Dari awal politik jadi panglima dalam pembentukan kabinet sangat terlihat, sehingga implikasinya terlihat sekarang," tuturnya.
Kendati demikian, Andy memberikan solusi. Caranya, kementerian dan lembaga bisa lebih efisien lagi dengan menentukan pejabat sesuai kebutuhan.
"Walaupun kementeriannya bertambah, ada solusi. Asalkan dirjen dan direktur tidak bertambah. Itu bisa dilakukan sehingga menjadi efisiensi," ucapnya.
Andy mengungkapkan kebijakan efisiensi yang dipukul rata mulai pemerintah pusat sampai pemerintah daerah (pemda), tidak begitu optimal. Hal itu kata dia, akan memengaruhi pelayanan publik.
"Saya khawatir kebijakan pukul rata berdampak ada pelayanan publik tidak tersampaikan," imbuhnya. (H-3)
Setiap kementerian maupun lembaga negara memiliki kekhususan dan kekuatan masing-masing dalam menjalankan fungsinya.
PRESIDEN Prabowo Subianto yang juga Ketua Umum Partai Gerindra tidak menghiraukan tudingan mengenai kabinet gemuk yang ditujukan pada Kabinet Merah Putih.
Prabowo mengatakan bahwa negara Timor Leste yang jumlah penduduknya hanya 2 juta jiwa bahkan memiliki kabinet berjumlah 28 orang.
Dia menekankan bahwa reshuffle merupakan hak prerogatif presiden. Termasuk soal waktu perombakan kabinet menjadi ranah Kepala Negara
Pemerintahan Prabowo-Gibran akan masuk dalam 100 hari, Peneliti senior Pusat Riset Politik BRIN Lili Romli menyoroti soal kabinet Prabowo-Gibran gemuk dinilai menyedot anggaran negara.
Proyek hilirisasi tahap kedua ini diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi baru dengan nilai investasi mencapai Rp116 triliun.
KETUA Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya mengapresiasi pembangunan 13 proyek hilirisasi II oleh BPI Danantara dan diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto, Rabu (29/4), berikut daftarnya
DINAS Pertanian dan Perikanan Pekanbaru memastikan sapi kurban Presiden Prabowo Subianto di Kota Pekanbaru pada momen Idul Adha 1446 H dalam kondisi sehat. Sapi simental berbobot nyaris 1 ton
Syahganda menyebut penunjukan Jumhur sebagai awal ‘pertarungan baru’, terutama dalam menghadapi kekuatan oligarki yang dinilai merusak lingkungan.
Partai Ummat juga menyerukan Kementerian Hukum menjaga independensi sebagai lembaga eksekutif yang seharusnya memberikan pelayanan.
Presiden Prabowo Subianto menyetujui pembangunan flyover di Bekasi guna mencegah kecelakaan kereta api. Anggaran Rp4 triliun disiapkan untuk 1.800 titik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved