Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SERIKAT Buruh Migran Indonesia (SBMI) mengutuk sekaligus menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban insiden penembakan lima pekerja migran Indonesia (PMI) di perairan Tanjung Rhu, Malaysia pada pukul 03.00 waktu setempat, Jumat.
"Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) mengutuk penembakan yang merenggut nyawa buruh migran dan mendorong pemerintah Malaysia dan Indonesia segera melakukan investigasi menyeluruh demi memastikan keadilan bagi korban dan pelindungan seluruh PMI di luar negeri," kata Ketua Umum SBMI Hariyanto Suwarno.
Melalui siaran pers SBMI di Jakarta, Selasa (28/1), Hariyanto mengatakan bahwa langkah diplomatik harus menjadi pintu pembuka bagi aksi yang lebih tegas, yang mendesak tanggung jawab pihak terkait.
Disebutkan bahwa penembakan yang dilakukan patroli Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) telah menewaskan seorang PMI asal Aceh dan menyebabkan empat lainnya mengalami luka serius.
Menurut SBMI, kejadian ini merupakan pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia (HAM), khususnya hak atas hidup dan keamanan, sekaligus membutuhkan perhatian serius dari semua pihak.
Pemerintah Indonesia melalui KBRI di Kuala Lumpur telah mengambil langkah awal dengan mengirimkan nota diplomatik kepada Pemerintah Malaysia yang meliputi pernyataan sikap, permintaan klarifikasi, protes, atau permohonan tertentu terkait hubungan bilateral.
SBMI mengapresiasi upaya tersebut dan menyebutnya sebagai bentuk pelindungan terhadap hak-hak WNI di luar negeri.
Namun, SBMI menekankan bahwa langkah tersebut harus diikuti dengan investigasi menyeluruh guna memastikan keadilan bagi korban dan keluarganya dan seluruh PMI di Malaysia serta memastikan insiden serupa tidak terulang.
SBMI menambahkan bahwa penembakan yang dilakukan terhadap buruh migran, apapun alasannya, adalah bentuk penggunaan kekuatan berlebihan yang melanggar standar HAM internasional.
Sebagai negara anggota PBB, katanya, Malaysia memiliki kewajiban untuk menghormati dan melindungi hak-hak setiap individu, termasuk warga negara asing di dalam yurisdiksinya.
Penggunaan kekuatan yang tidak proporsional terhadap PMI menunjukkan pelanggaran serius terhadap prinsip-prinsip pelindungan sipil yang diatur dalam Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia dan Kovenan Internasional tentang Hak-Hak Sipil dan Politik (ICCPR), katanya.
Kematian pekerja migran di perairan Malaysia dengan cara ditembak oleh APMM menambah deretan panjang permasalahan terhadap keamanan buruh migran di negara tersebut.
Pada 2024 sebanyak 125 PMI asal NTT pulang dengan 'peti mati'. Sebelumnya pada 2022, Koalisi Buruh Migran Berdaulat mengungkapkan bahwa 149 buruh migran tewas di Depot Tahanan Imigrasi (DTI) Malaysia di Sabah akibat kondisi buruk dan tidak adanya akses kesehatan di dalam tahanan Imigrasi Malaysia.
Kemudian, pada awal tahun ini sudah tercatat lima buruh migran tewas di Malaysia, salah satunya tewas di tangan alat negara Malaysia.
SBMI menilai kondisi hak buruh migran di kawasan Asia Tenggara sudah sangat mengkhawatirkan, khususnya terkait dengan keamanan dan pelindungan.
Mirisnya keberadaan buruh migran dianggap sebagai ancaman sebuah negara dan belum berorientasi pada keamanan manusianya, sehingga pengakuan hak atas keberadaan buruh migran tergadaikan, kata SBMI. (Ant/I-2)
Berdasarkan kabar dari KBRI Kuala Lumpur, WNI tersebut meninggal dunia di Rumah Sakit Idris Shah Serdang pada Selasa (4/2) sekitar pukul 18.30 waktu Malaysia.
Insiden penembakan tersebut telah menewaskan dua WNI, dengan beberapa lainnya mengalami luka-luka.
Judha menjelaskan saat ini KBRI Kuala Lumpur belum menerima notifikasi kekonsuleran atas penangkapan tersebut.
Hendry menilai tindakan Presiden Prabowo mengawal kasus ini sudah tepat. Presiden sebagai kepala negara berkewajiban menjaga keamanan rakyat Indonesia baik di dalam atau luar negeri.
Nihayatul mencatat, kasus penembakan PMI menambah panjang daftar tantangan yang harus dihadapi oleh para pekerja migran di mana pada banyak kasus.
KBRI Kuala Lumpur menemui empat WNI yang ditembak oleh APMM di Malaysia. Mereka mengakui tidak melakukan perlawanan terhadap APMM.
Misi Dagang ini menjadi yang pertama digelar di luar negeri pada tahun 2026 diikuti oleh sekitar 105 pelaku usaha dari berbagai sektor strategis.
Tim gabungan TNI AL dan BAIS TNI mengamankan 5 PMI ilegal dan 1 ABK yang pulang dari Malaysia melalui jalur tikus di Coastal Area Karimun.
George mengatakan pihak berwenang secara aktif membantu mengoordinasikan pendataan korban untuk keperluan evakuasi dan distribusi bantuan.
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim memberikan sinyal kuat bahwa pemerintahannya, melalui perusahaan migas nasional Petronas, siap melakukan negosiasi dengan Rusia.
Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonkav 13/SL berhasil menggagalkan penyelundupan 192 botol miras ilegal di Sebatik Barat, Nunukan, Kalimantan Utara.
Kwarnas tetapkan Gudep Pramuka KBRI Kuala Lumpur sebagai percontohan luar negeri. Memiliki pembina tersertifikasi, aktif di Malaysia, dan siap kirim regu ke Jamnas XII.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved