Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENELITI senior Pusat Riset Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Firman Noor berharap para menteri di kabinet pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka bisa langsung tancap gas untuk bekerja maksimal demi rakyat.
"Semoga kabinet Prabowo Gibran bisa langsung tancap gas, ya. Karena kondisi masyarakat kita hari ini sangat butuh perhatian. Banyak hal yang perlu pembenahan setelah sekian lama terbengkalai di era yang semuanya serba nepotisme, eksklusif dan pencitraan," kata Firman saat dihubungi, Rabu (16/10).
Ia berharap, pemerintahan ke depan dapat lebih mengedepankan kepentingan rakyat dibanding kepentingan individu.
"Mudah-mudahan ini lebih down to earth ya. Dan kalau katanya zaken kabinet, langsung tunjukan kalau mereka adalah kumpulan para ahli yang siap bekerja untuk masyarakat," tegas dia.
Terkait dengan pembekalan para calon menteri yang sampai mengundang pakar-pakar asing, Firman menilai hal tersebut sah-sah saja dilakukan. Menurutnya, itu bukanlah hal yang luar biasa.
Yang diharapkan, kata dia, agenda tersebut tidak sekadar kumpul-kumpul pembekalan. Lebih dari itu, yang diharapkan ialah hasil untuk masyarakat.
"Namanya pembekalan di manapun saya kira intinya membekali yang hadir. Dalam dunia perusahaan, pendidikan, mendatangkan pakar dari luar itu hal biasa. Menurut saya ini hal biasa ya, tidak ada yang luar biasa," pungkas dia. (Ata/M-4)
Di sisi lain, menurutnya, Gibran seolah menutup celah konflik tanpa harus masuk ke dalam perdebatan soal sejarah politik keluarganya.
Lucky menilai, kondisi tersebut mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menyikapi informasi yang beredar.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka merespons pernyataan Jusuf Kalla terkait peran politiknya bagi Jokowi. Gibran sebut JK sebagai idola dan mentor
Wapres Gibran melepas Presiden Prabowo ke Rusia untuk bertemu Putin. Agenda utama mencakup kerja sama energi, pasokan minyak, dan isu geopolitik global.
WAKIL Presiden Gibran Rakabuming Raka, mendorong adanya pelibatan hakim ad hoc dari kalangan profesional dalam persidangan kasus penyiraman air keras Andrie Yunus.
Anggota Komisi II DPR RI Deddy Sitorus sempat menyinggung soal wacana Wapres Gibran untuk berkantor di IKN.
Azis Subekti meminta para menteri dan kepala lembaga untuk lebih berani menyampaikan hambatan nyata daripada sekadar menyodorkan angka keberhasilan yang menenangkan.
Prabowo memilih beberapa orang bermasalah hukum untuk masuk ke dalam kabinetnya, hal itu menandakan bahwa tidak ada komitmen awal pemerintahaannya terhadap penegakan hukum.
Tito Karnavian sebagai Menteri Dalam Negeri bisa melakukan konsultasi dengan pihak-pihak terkait seperti Aceh sebelum mengeluarkan keputusan menteri,
Akankah ancaman terkini senasib dengan ancaman-ancaman sebelumnya? Bukan janji tapi sekadar basa-basi? Jika benar dia akan merombak kabinet, siapa saja yang bakal diganti?
Para menteri ini dinilai memiliki kejelasan arah kebijakan, tata kelola yang efisien, serta gaya kepemimpinan yang responsif dan komunikatif.
Menkeu Sri Mulyani Indrawati akhirnya memberi komentar terkait dirinya yang diisukan mundur dari Kabinet Merah Putih. Ia mengatakan tetap bekerja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved